iklan iwb
honda-cbr-150-modification
“Ban cacing CBR150R…gambar hanya ilustrasi..”

Iwanbanaran.com – Cuaca yang panas menyengat tidak membuat IWB mundur untuk nyuciin tunggangan ke tukang steam. Apalagi saat dilokasi Beberapa biker juga sabar menunggu proses pencucian. Celingak-celinguk….ah aman, yang nunggu nggak banyak. Hajarrr wis……
MBtech-iwanbanaran.com (22 Jun-15 Jul'16)

IWB segera serahkan tunggangan ke abang tukang cuci. Motor digelandang diatas mesin hidrolis. Nah….ini yang IWB demen. Pasti jauh lebih bersih sampai kekolong-kolong. Awalnya IWB agak ciut nyali. Lha piya pakde…diangkat mesin hidrolis takutnya kepleset…gedubrak iso nyesek tenan. Namun ketinggian ternyata tidak terlalu ekstrim. Aman wis…..

Sambil santai dikursi duduk….IWB mengamati satu persatu motor yang dicuci. Sekonyong-koyong mata IWB seperti tertahan pada satu motor fairing. Berwarna hitam…..yup, CBR150R versi Thailand mzbro. Bukan Minerva lho…tapi CBR beneran. Kuda besi yang diimport oleh para importir umum ini memang masih terlihat berwibawa. Kendati pernah dikloneg Minerva auranya tidak luntur oleh jaman. Tapi…sik-sik…ini mata IWB yang siwer apa beneran ki??….

iklan iwb

Ban dari jauh terlihat timpang. Walahhh….koq kayaknya kecil bener yak. Karena jarak terlalu jauh IWB pun cuek dan melanjutkan ritual leyeh-leyeh. Mungkin salah lihat…demikian batin IWB. Selang sejam…sebuah suara memanggil..”bang udah bang…” serunya membuyarkan suasana santai. Benar saja….siabang tukang cuci sudah kelar nyuci tunggangan IWB. Beranjak dari tempat duduk….bayar kekasir IWB segera menuju tempat pengambilan motor….

Pada saat yang sama ternyata siempu CBR juga ngambil tunggangannya. Dari dekat baru IWB sadar. Motor Honda yang terkenal kencang dikelas 150cc ini sudah berganti?ban jauh lebih kecil dari standartnya. Ealahh…jebule ban cacing cakkkkk…sobekkkk. Sekuprit ukurane pakde. IWB perhatikan tindak tanduk sang biker yang sepertinya berusia 25 tahunan. Ini umur harusnya sudah matang lho…koq masih demen ban cacing yak?. Karena gatal…IWB nyamperin doi….

CBR-nya keren bro…”celoteh IWB. Pada posisi nunggang motor doi melirik ke IWB. Tidak menjawab…doi mundurin motor bersiap pergi. “Ini ban kecil amat yak, kalau kencang nggak melayang bro?..” tanya IWB sambil bergaya nunduk-nunduk melihat ban bagian belakang. “Nggak koq…..stabil. Justru malah enteng tarikannya.”serunya membuat IWB?manggut-manggut….

Posisi motor sudah lurus menuju pagar. Mesin dihidupkan…..kembali IWB bertanya. “Licin nggak bro saat hujan?”. Doi kembali melirik IWB. Sepertinya biker ini sudah merasa jengah dengan pertanyaan yang IWB lontarkan. “Nggak !” jawabnya singkat. Sekonyong-konyong doi membuka gas ingin segera berlalu. Dan tiba-tiba…. “Sreetttt…”tindakannya tersebut membuat ban belakang selip. Manyun wissss…..

Untung kaki sibiker cepet reflek menahan motor agar nggak jatuh. Sik slamett pakde. Maklum kangbro….posisi motor masih diatas semen basah tempat cucian ketika doi membuka gas secara mendadak. Power terkirim ke-ban belakang secara instan. Sempitnya diameter ban yang kontak keaspal membuat traksi gampang lepas. Dilalah semua ditunjukkan pasca si biker membantah….

Tanpa banyak bicara rider CBR yang merah mukanya tersebut langsung berlalu. IWB hanya melihat dari jauh dengan hati prihatin. “Masih saja karena alasan keren dan tren….nyawa dipertaruhkan. Kasihan bener sampeyan mzbro….“batin IWB sambil ikut berlalu dari lokasi. Sebuah kisah nyata?yang berpotensi mengancam keselamatan. Bisa dibayangkan jika “slide” tersebut?terjadi dijalan raya pada kecepatan tinggi. Ora iso bayangno……(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!