iklan iwb
mobilio murah
“Jualan mobil ditenda darurat…..target memang kejam”

Iwanbanaran.com – Pas lagi asyik ngisi bensin bersama keluarga….IWB dikejutkan pemandangan yang tak biasa. Tenda kecil dipinggir SPBU yang biasanya diisi motor skutik kini berganti empu. Ora percoyo kangbro awalnya. Lha piye…..tendanya termasuk memprihatinkan dengan posisi darurat seperti tidak memenuhi syarat untuk diisi mobil. Namun pemandangan tersebut benar adanya…

MBtech-iwanbanaran.com (22 Jun-15 Jul'16)

Dua mobil beda merk seperti saingan ingin menggaet calon pembeli. Ditaruh ditenda kecil….entah kenapa secara pribadi malah membuat image mobil tersebut jadi anjlok. Ora eksklusif blas. Belum lagi saat baca banner atau umbul-umbul yang nempel didepan booth. Tertulis DP 10 juta. Waladalahhh….lha tuku motor koq koyok tuku CBR ki piye…..

iklan iwb

Betul kangbro…10 juta biasanya setelah dapat potongan cashback. Jelas kita sebagai konsumen harus jeli. jangfan tergiur DP murah jika sampeyan nanti malah terjerumus pada angsuran perbulan yang mencekik leher. Sepertinya 10 juta ini berlaku untuk varian Brio. Untuk mobilio??…IWB nggak mudeng. Harus dicek secara langsung tuh…..

Apapun itu…metode jualan roda empat seperti jualan motor juga kurang tepat.?Sebab kesannya jadi “cheap” banget. Padahal kedua mobil yang dipajang tidak juga termasuk murah. Mobilio RS dijual kisaran 215 jutaan (nggak tahu sekarang naik berapa). Sementara Avanza pada rentang yang sama (Veloz). Tapi ketika siproduk ditaruh dalam tenda kecil diatas tanah darurat seperti diatas?. Waaahh….IMHO rusak tenan ki image keduanya…

Target memang kejam. Ketika market dan ekonomi lesu, apapun dilakukan demi mendongkrak penjualan. Sales dituntut kreatif mencari celah untuk mendongkrak penjualan. Mungkin dari segi strategi tindakan diatas terlihat kurang tepat. Hanya saja jika kita menilai dari sisi lain…..tindakan mereka memang jauh lebih elok?dibandingkan ?black campaign, melakukan provokasi, fitnah, pembunuhan karakter hingga?patil sana-sini….

Setidaknya mereka masih bisa berdampingan…tidak merasa pongah, tidak memusuhi dan sudi duduk berdampingan. Tidak ada buruk sangka atau suudzon yang pada ujungnya merusak silaturahmi yang sudah terjalin hanya karena masalah “Brand”. Jika itu sudah itu dilakukan?. Konsumen jualah yang akan memutuskan.?Setuju ora soal ini pakde?….. :mrgreen: …..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!