iklan iwb

Lorenzo assen

Iwanbanaran.com – Bro dan sis sekalian…..tim Yamaha factory memang sedang kurang beruntung di Assen . Harus kehilangan poin dari Vale, harapan satu-satunya rider team mate yakni Lorenzo-pun tidak kalah terpuruk. Sempat nongkrong diposisi 19, Lorenzo mengakui….Assen 2016 adalah balapan terlemot yang pernah ia jalani. Lorenzo tidak sungkan mengakui hal tersebut….
MBtech-iwanbanaran.com (22 Jun-15 Jul'16)

?

iklan iwb

Aku adalah pembalap terlemot atau bahkan ini merupakan?race paling?lambat yang pernah aku lalui. Aku bisa meraih posisi karena banyak rider crash…..bukan karena menyalip mereka. Di race awal aku lumayan kompetitif. Namun semua berubah saat hujan mulai deras. Aku mulai lambat dan terus melambat. Aku tidak tahu kenapa, yang jelas semua terasa tidak bagus…..

“Aku hanya berusaha agar tidak jatuh, oleh karena itu ritme melambat. Lalu posisi melorot paling akhir bahkan rider didepanku cukup jauh. Sempat terpikir untuk masuk PIT karena buat apa membalap diposisi 19 tanpa poin.Untungnya mereka (race director) menghentikan balapan sehingga aku bisa mengulang balapan dari awal….

“Pada race kedua dengan ban lunak motor terasa lebih baik. Tapi aku masih menjadi rider paling lambat. Vinales, Laverty dan rider lain tidak terlalu jauh. Akan tetapi tidak mungkin untuk mendekati sebab?aku sibuk menjaga agar motor tidak crash. Dalam pikiranku hanya satu…..bisa masuk posisi 10 dan mendapatkan poin, itu saja...”tutur Lorenzo seperti dilansir Speedweek. Terus sebenarnya masalahnya dimana??….

“Motor senantiasa memberiku warning seperti mau jatuh. Jika kamu memaksakan diri pada kondisi tersebut maka biasanya crash. Anehnya kendati aku sudah melambat perasaanku?tetap tidak merasa aman. Aku tidak merasakan traksi ban depan baik saat braking ataupun masuk pertengahan tikungan. Jadi aku membalap dalam posisi tidak seperti biasanya. Jika feeling mengatakan bagus, seperti di Motegi 2015…aku juga kencang saat hujan. Tapi jika tanpa traksi….aku bisa paling buncit. Mungkin jika race tidak dihentikan aku akan mengalami balapan paling membosankan seumur hidupku.“tutup Jorge….

Last…dari penuturan Lorenzo sepertinya doi benar-benar mumet bin pusing kangbro. Lorenzo memang tipikel rider dry race. Doi sangat konsisten dibalap kering tapi langsung kalem jika disodori hujan deras. Sebuah kelemahan yang pastinya harus dicari solusi ditengah ketatnya persiangan memperebutkan gelar juara dunia 2016. Jorge di Assen??. Mantap ki….gentle cak?:mrgreen:?…….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!