iklan iwb

supra GTR150 (15)

Bro dan sis sekalian…..kelar sudah IWB melakukan edit video turing diatas Supra GTR150. Mengusung engine DOHC 4 katup…..rombongan Blogger melibas rute super bervariasi. Lha piye pakde….jalanan mulus, setengah nggronjal…super gronjal….trek off road lempung (tanah liat) yang super liciiinnnn…tanjakan, dlosoran eh turunan disuguhkan kepada para peserta turing. Emboh ki, kenapa AHM menyodori kita trek nggilani. Balung tuwo serasa muda kembali kangbro. Tapi memang….dengan seluruh tantangan yang diberikan, kitapun akhirnya bisa menyimpulkan feeling berkendara secara komplit. Nah…seperti apa plus minus sang bebek terbaru Honda ini??. Berikut impressi IWB….

iklan iwb

Ergonomi riding

supra GTR150 (10)

Khas bebeklah kangbro….nggak ada feeling lain kecuali rileks. Tangan meraih dengan santai dan posisi kaki juga nyaman. Pandangan mata kearah konsol speedometer jelas padang jingglang. RPM analog…speed, trip meter, BBM, posisi gear ditunjukkan secara digital. Uniknya saat?diatas Supra GTR, kaki leluasa bener sebab desain fairing yang kecil bagian kiri kanan. Wisss pokoke ora ono complaint perkara ini. Ciri Honda selalu memberikan posisi nyaman bagi pengguna diatasnya. Tapi satu hal yang harus diperbaiki menurut IWB hanya satu yakni?busa jok yang masih kurang soft. Soal keempukan busa IWB masih menyukai versi Supra yang 125cc…..

Engine

Bebek Supra GTR150 mengusung mesin DOHC 4 katup 6 speed. Nah…kalau rewel dengan spek ini sudah seharusnya sampeyan memang kudu naik kekelas 250cc. Kenapa?. Sebab mesin 150cc yang diusung Supra GTR150 memiliki performa tidak mengecewakan. Kailan tenaga terus ngisi walau akselerasi bawah tidak segalak Sonic. Hal ini dimaklumi mengingat Supra GTR mengadopsi ban besar. Sebagai informasi ban yang di usung bebek ini memang terbesar di kelasnya. Depan?berukuran 90 serta belakang 120. kompensasinya engineering Honda harus memperbesar sproket belakang….

supra GTR150 (14)

Dengan karet bundar segambot itu, bebek ini?memiliki tarikan termasuk yahud. Yang cukup terasa ketika engine digantung melewati 5000 RPM, tendangannya terus ngisi. Feeling saat betot gas nafas lumayan panjang. Hal itu karena Supra GTR?memiliki redline yang cukup tinggi sehingga kita puas ketika bermain diputaran atas. Proses eksplorasi tidak hanya sampai disitu. Pada saat mendaki digunung Tangkuban Perahu, IWB berusaha lepas dari rombongan. Begitu pula ketika turun gunung. Pokoke geberrr pakdeeee. Demi ekplorasi maksimal dan IWB pun bisa menyimpulkan….

Mesin memiliki climbing ability yang jempolan. Mesin juga rileks walau disodorin tanjakan setinggi apapun. Reaksi gigi per gigi cukup meyenangkan dan tidak ada power ngedrop. Artinya konfigurasi gear sudah pas. Sayang vibrasi mesin tidak sehalus new CB/R150. Getaran masih terasa di stang. Level vibrasi mirip dengan Sonic. Dari analisa IWB kemungkinan karena frame atau sasis tidak sebesar motor sport. Praktis getaran tidak bisa optimal disebar dan diserap oleh rangka. Untungnya?level vibrasi masih dalam batas toleransi. Pada saat turing kemarin IWB juga gagal menggali top speed. Jalanan ramai ora memungkinkan pakde. Ngeri euy…..

Handling

Honda new Supra GTR150 (60)

Urusan melenggak lenggok, Supra GTR adalah jagonya. Hal?ini IWB buktikan?ketika bebek terbaru Honda ini IWB push melewati tikungan-tikungan tajam gunung Tangkuban Perahu dikecepatan tinggi. Feelnya lincah dan enteng. Traksi ban juga bekerja dengan baik. Yang IWB sukai adalah motor ini juga nurut saat ditekuk melibas tikungan model U turn. Tanda kinerja suspensi, ban dan frame tidak mengecewakan. Hanya saja entengnya handling sedikit memberikan kerugian ketika sang moped diajak berlari diatas 90 km/jam….

Setang jadi terasa terlalu enteng sehingga mengurangi rasa pede. Walaupun memang seperti inilah gen bebek. Jangan berharap seanteng motor sport sebab secara suspensi wae berbeda. Satunya full fork…. satunya half fork. Ibarate demikian mas bro. Tapi jika kita membandingkan dengan motor sekelasnya ke stabilan tidak jauh berbeda. Yah…. inilah plus minus dari pada bebek untuk urusan handling. Lincah diajak manuver di kemacetan…. namun tidak sestabil sport pada kecepatan tinggi. Plus minus?mzbro….

Suspensi

Honda new Supra GTR150 (70)

Dibekali suspensi dengan tabung terbesar dikelasnya membuat Supra GTR hanya meringis ketika menghantam lubang. Smooth kangmzzzz. Walaupun IWB tes menghantam lubang dengan kedalaman “nggilani” sekalipun reaksi supensi IWB acungin jempol. Jelas kombinasi ban 90 dan suspensi 31 mm membuat peredaman lebih maksimal. Disaat bebek lain hanya memiliki inner tube antara 26 hingga 28 mm…. Honda sudah lebih maju dengan big size suspension. Ukuran ini setara dengan milik sport NCB serta CBR150. Nilai plus yang tidak bisa kita bantah tentunya….

Karakter suspensi termasuk ?stiff. Jadi secara umum jangan berharap selembut Supra X125. GTR 150 lebih keras dan secara karakter jelas berbeda. Konskwensinya Supra X125 super nyaman melibas jalanan bergelombang namun limbung ketika manuver secara agresif. Sementara GTR150 sedikit keras tapi anteng ketika ditekuk-tekuk pada high speed. Jadi kira-kira demikian mas bro. Wiss dapet point seperti apa suspensi Supra DOHC ini kan pakde….

Pengereman

Honda membekali Supra GTR150 dengan kaliper single piston depan belakang. Secara umum kinerja lumayan oke?untuk penggunaan normal. Namun ketika kita melakukan hard braking, perangkat ini tidak terlalu istimewa. Butuh momentum yang pas jika itu terjadi. Untungnya entah kenapa IWB merasa rem belakang termasuk pakem. Jadi kurang maksimalnya rem depan ditutupi oleh kehandalan rem belakang….

Material dan finishing

Honda new Supra GTR150 (15)

Material Supra GTR150 sebenarnya sudah mengalami kemajuan dibanding produk-produk sebelumnya. Khususnya ketebalan casing yang cukup lumayan. Namun finishing pada painting sebenarnya bisa ditingkatkan lagi. Mungkin karena pemilihan cat yang menggunakan model matte alias dof sehingga memberikan kesan burem. Belum lagi unit yang ada di depan IWB pada kondisi kotor….

Desain

Secara desain Honda sudah banyak berubah. Tapi kalau sampeyan nanya agresif mana?. IWB masih megang MX King untuk urusan ini. Tapi urusan engine??. IWB tidak ragu vote Supra. Mangkane jenggoten tenan mzbro. Desain Supra masih meninggalkan feel elegan Honda. Dan memang RND AHM memposisikan bebek ini diatas MX yang menjual garang agresif. Supra tidak demikian sebab menurut AHM…GTR diposisi untuk rider mature yang berwibawa, suka turing dan doyan performa. Bebek identik dengan lemot terhapus oleh kehadiran Supra GTR150….

Kesimpulan

Honda new Supra GTR150 (2)

Supra GTR150 adalah bebek yang mengusung mesin DOHC pertama di Indonesia. Iming-iming ini memang membuat kita ngiler. Apalagi secara performa motor ini tidak mengecewakan. Akselerasi, tendangan RPM atas dan reaksi mesin yang rileks membuat kita nyaman walau harus menyalip kendaraan didepan. Hal ini meningkatkan passing dan climbing ability. Handling yang lincah dan ringan dipadukan ban besar menjadikan Supra GTR150 layak dipinang……

Last….Jupiter MX150 kini memiliki lawan tangguh. Kendati secara posisi harga diatas bebek Yamaha, tapi tidak bisa kita pungkiri tawaran mesin DOHC yang memiliki power band lebih rata menjadikan posisi Supra GTR150 diatas angin. Trasmisi 6 speed dengan beberapa kelebihan yang disandang jelas patut diwaspadai oleh Yamaha. Apalagi Honda berani menawarkan kemampuan?produknya?untuk melibas jalanan rusak. Torsi dan power yang besar memungkinkan untuk itu. Nah, sekarang tinggal sampean yang memutuskan apakah hati lebih sreg pada Jupiter MX150 atau Supra GTR150 ?. IWB serahkan seluruh keputusan kepada?sampeyan. Untuk melengkapi artikel ini IWB sudah racik video turing Supra GTR150 Bandung-Karawang dari awal hingga akhir. Selamat menikmati mzbrooooo….(iwb)

Video lengkap turing Supra GTR150 Bandung-Karawang

HP klik disini

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!