iklan iwb

460x110(1)

satria FI vs Sonic

Wis kangbro…ambil nafas dulu biar tenang khususnya untuk para fansboy yang suka mengeluarkan aji semburan maut :mrgreen: . Kalau ada fansboy yang memiliki tanda-tanda hipertensi IWB sarankan jangan baca artikel ini soale ditakutkan bisa bikin kepala cekot-cekot ngrikitin lawang lan kursi karena ora terimo. Biarlah bahasan IWB hanya untuk para pembaca murni yang terbuka….tidak teracuni merk dan sudi berpikir jernih…deep analyze tanpa ditunggangi rasa suudzon sehingga kita semua menjadi makin pintar. Dan….seperti yang sudah tertuang dijudul utama….IWB ingin ngeshare hasil komparasi Test dyno power head to head? new Satria F150 FI vs Sonic 150R serta MX King yang dilakukan tabloid roda dua M+ (suwun buat bro Bregas). Dilalah hasilnya Sonic kembali unggul!!!….
Yamaha_GIF_440x100_rev

iklan iwb

banner-promos

M+ melakukan pengujian ketiga motor diatas mesin dyno sebagai bagian dari komparasi head to head. Mesin dyno sendiri menggunakan Dynojet 250I dimarkas R9 Premium Store Kebun Jeruk Jakbar. Untuk mendapatkan hasil seakurat mungkin M+ memutuskan melakukan pengujian berbarengan ditempat yang sama……jam yang sama dan kondisi yang identik pula. Pertama yang digelandang diatas mesin dyno adalah sang pioner Satria F150 FI, lalu MX King dan terakhir Sonic150. Digeber berulang-ulang akhirnya diperoleh angka sebagai berikut…..

Satria F150 FI

Power : 14,[email protected]
Torsi : 10,[email protected]@8510RPM

Yamaha MXKing

Power : 13,[email protected],160RPM
Torsi : 12,[email protected]

Sonic 150R

Power : 14,[email protected],280RPM
Torsi : 13,[email protected]

Screenshot_2016-03-22-17-43-07-2

Nahhh….ngowoh tenan. Dari hasil uji coba menggunakan Dynojet 250I yang diracik M+…Sonic 150 kembali unggul. Tabel sendiri disodorkan secara gamblang…..torsi dari low hingga high RPM tiap motor yang dites (terlampir). Sementara MX King unggul dari Satria pada torsi yakni 12,23Nm vs 10,64Nm. Terus….kita kudu piye??. Apakah hasil diatas tidak valid?. Apakah M+ merekasaya?. Kenapa Sonic unggul?. Kenapa nggak Satria yang menang??….

Nah…pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti menghantui kita semua sebagai biker. Apalagi fansboy…wihhhh caci maki biasanya keluar tuh pakde secara brand pujannya merasa dirugikan. Jarno wae ora usah melu-melu tiwas malah stres dewe :mrgreen: . Kita coba diskusi secara wajar dan sehat aja. Oke kita kembali ketema bahasan. Kalau diperhatikan ada kemiripan hasil dyno Ultra speed vs Dynojet dimana power Sonic gampang melenting. Power 14,9HP didapatkan di RPM cenderung rendah yakni 8.280 RPM. Bandingkan dengan Satria yang nangkring diangka 14,44HP diputaran mesin 10.525 RPM….

Screenshot_2016-03-22-17-43-07

Torsi Sonic juga lebih njengat yakni 13,[email protected] sedang Satria 10,[email protected] RPM. Ingat…ini power on wheels ya. Bukan crank yang biasanya dilakukan pabrikan dan dipasang dibrosur. Power yang diperoleh tanpa ada beban seperti rantai……pelk, ban serta gesekan kompon keaspal. Jadi kalau ada yang ngedumel…koq torsi sama kayak bebek. Jawabannya bebek yang mana dulu. Kalau patokannya power klaim brosur jangan dibandingkan dengan hasil dyno kangmz. Disitulah IWB kadang merasa sedih :mrgreen: . Kalau sama-sama diatas mesin dyno…baru tuh seimbang. Artinya apa??…..

Ledakan power yang cepat dari mesin spek near square Sonic mungkin langsung terasa diatas mesin dyno. Spek ini diuntungkan sebab speed bisa diraih secara optimal. Tapi ketika sampeyan uji diatas jalanan sesungguhnya….spek overbore Satria bakal sulit dijabanin Sonic. Lha piye….nafas Sonic wis entek, Satria masih mringis. Contoh gamblang IWB terima dari bro Defrans yang ngeshare hasil drag jalanan kedua motor. Kebetulan teman doi pemilik Satria FI dan bro Defrans owner Sonic…..

1914784_1070297553035851_6852471793565181927_n

” Kang Iwan, ane udah sekitar 5 kali tes melawan satria injeksi temen ane. dari kesemua tes itu kesimpulannya sonic bisa ungguli satria injeksi sampai gigi 4 dengan rolling start. di gigi 5 sonic mulai terkejar sama satria injeksi. menurut kesaksian temen saya juga topspeed yang pernah dia raih dengan satria injeksi adalah 142 km/h. sedangkan sonic saya bisa 145 km/h dengan kondisi trek yang sama dan braking point yang sama. untuk berat badan, joki satria injeksi lebih ringan beberapa kg dari saya. karena masih penasaran, akhirnya kamipun tukar motor. saya joki satria dan temen saya jadi joki sonic. kami start berbarengan dengan rolling start. trek hanya sekitar 200 meter lebih. saya sampe heran kang. di gigi 4 pun sonic saya ninggalin satria fi yang saya tes sekitar 1-2 bodi motor. padahal saya sudah shifting dengan metode clutchless upshift dan shifting satria dilakukan di 12000 rpm…”

-Defrans Marcelino-

Nah…menarik kan kangbro. Bro Defrans mengatakan…Sonic bisa unggul digigi 4….lalu 5 mulai disusul. Limiter yang cukup tinggi hingga nyaris 12,500-13ribu membuat nafas FU FI panjang. Dyno memang penting. Tapi kalau sampeyan menjadikan mesin dyno sebagai acuan mutlak juga nggak tepat sebab banyak faktor yang membuatnya bisa berbeda. Uji head to head dijalananpun sebenarnya juga demikian karena joki memegang peranan penting. So….langkah yang paling bijak, jajal dewe….rasakan geber dan lalu simpulkan terus diboyong. Lha wis bengok-bengok nang dunia maya…tuku wae ora, lak yo tepuk pramuka pakde :mrgreen: …..

Last…..jujur bagi IWB yang sering ngetes motor…..power 150cc era sekarang nyaris memiliki perbedaan yang sangat tipis. Ngedrag pol-polnya paling terpaut 1-3 body. Pabrikab sudah meracik sesempurna mugkin…disesuaikan kondisi dan kebutuhan. Harapan IWB….jangan mumet dengan uji tes dyno. Toh beda nol sekian HP tidak akan banyak memberikan dorongan signifikan. Paling kayak ditiup angin semilir pakde. So….komparasi uji test dyno antara Satria FI vs Sonic vs MX150??. Wis…bubar-bubarrr, ketimbang mumet turu wae cakkkk :mrgreen: ……(iwb)

Screenshot_2016-03-22-17-41-39 Screenshot_2016-03-22-17-41-49

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!