iklan iwb

460x110(3)

dark

Terseok-seok seorang tua renta berjalan kelelahan. Badannya yang kurus hanya dibalut baju seadanya. Letih membuat dia berhenti disebuah gubuk tua. Cuaca dingin menusuk karena hujan deras enggan berhenti. Sikakek nampak gemetaran menahan tiap jengkal angin yang menyapu dari ujung ke ujung. Karena kasihan IWB segera menghampiri dan mencoba menegur sang kakek……
IWB-Banner-Animated

iklan iwb

banner-promos

“Kek…..kakek baik-baik saja?” tanya IWB. Wajah yang tertunduk lesu tengadah dengan pelan. Tampak keriput dimata dan pipinya yang tidak lagi muda. Matanya redup seperti menahan letih beratnya hidup didunia ini. “Nggak apa-apa nak….kakek baik-baik saja..“jawabnya lirih. Suaranya parau dan berat. IWB yakin kakek ini belum makan. Baju compang-camping tak terurus makin membuat IWB trenyuh….

Tanpa pikir panjang…IWB segera mengambil kain batik yang kebetulan IWB bawa dari rumah nyantol ditas kresek tunggangan. Disana juga ada makanan kecil roti serta susu. Selang hanya sepersekian detik….kain batik IWB selimutkan kebadan si kakek. Tampak wajahnya tersenyum. “Kamu baik sekali nak…terima kasih banyak..”bisiknya. Dengan gemetar….tangannya memegang roti yang sudah IWB buka. “Kek….ini juga ada uang sedikit buat kakek. Ngomong-ngomong keluarganya kemana kek?“tanya IWB…..

Kakek tersebut hanya menatap jauh. Matanya yang layu pelan namun pasti keluar air mata. Tidak menjawab….kakek yang IWB prediksi berusia 75 tahunan ini kemudian memegang batik yang sekarang berada dibadannya. “Bagus nak batiknya…..milik siapa?“tanyanya lirih. “Baru saya beli kek….tapi nggak apa-apa buat kakek saja supaya badan nggak dingin..“jawab IWB berusaha membuat kakek bahagia. Kembali dia tersenyum….

new Vario150 (2)

Jari-jarinya yang keriput terus menggosok kain batik yang dikenakan. Matanya juga tidak lepas dari sana. IWB menangkap keanehan. “Bagus batiknya nak…..sepertinya cocok buat striping terbaru Honda Vario 150..” ujarnya seperti menggumam. Waladalah…ini kakek intelek bener tahu perkara motor Vario. Disaat IWB terbengong……sikakek kembali berkata. “Nak…minta air putih. Kakek haus sekali..”. Sambil keheranan IWB beranjak dari tempat duduk….

Balik badan…IWB segera mengambil air putih dari dek depan motor. IWB masih keheranan….ini koq kakek tahu perkara motor yak. Nggak wajar ah. Entah kenapa posisi motor yang dekat menjadi terasa jauh. Lamaaa bener. Ahh…mungkin hanya kebetulan…batin IWB. Air putih sudah ditangan…IWB membalikkan badan dan disaat itulah IWB terkejut. Lho, kakeknya kemana????. Walahhhh. Pandangan IWB menyapu sudut persudut saking penasarannya. Lho….koq ilang???….

Butuh beberapa saat untuk mencerna situasi. Waduh…..sobek tenan. Bulu roma mulai bereaksi. Hawa dingin yang menusuk makin membuat IWB merinding. Digubuk hanya terlihat batik IWB yang kini teronggok dilantai bambu. Jalanan yang lengang juga IWB pelototin. Aneh…nggak mungkin sikakek bisa ilang secepat itu karena gubuk ini berada dilokasi yang tidak memungkinkan sembunyi. Walahhh. Mental langsung ambrol mzbro.?Tanpa pikir panjang….IWB segera mundur….lari kemotor….starter dan geberrrr. Jalanan pekat akibat hujan tidak IWB hiraukan. Pikiran IWB hanya satu……tinggalkan lokasi tersebut secepatnyaaaa!!!……(iwb)

Noted : Cerita diatas hanya karangan semata. Pesan moral didalamnya…monggo sampeyan sendiri yang menganalisa :mrgreen:?

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!