iklan iwb

Ninja250FI

Bro dan sis sekalian….akhirnya secara resmi Korlantas Polri sudah mengetukkan palu tanda pemilahan SIM C segera diberlakukan. Seperti yang kita tahu….kedepan SIM akan dibagi menjadi 3 kelompok penggolongan yakni SIM C, C1 dan C3. Hanya saja IWB sedikit bingung dengan berita terbaru yang dishare oleh Detik sebab disini untuk kategori 250cc yang ternyata masuk golongan C1. Byuh……
New iwb-tmc

Mtx-440

iklan iwb

Dari informasi yang IWB kutip dari Detik…SIM akan dibagi menjadi 3 golongan yakni….

  • SIM C: untuk sepeda motor berkapasitas mesin kurang dari 250 CC
  • SIM C1: untuk sepeda motor berkapasitas 250-500 CC
  • SIM C2: untuk sepeda motor berkapasitas mesin 500 CC ke atas.

Nah…monggo sampeyan intip dari tabel diatas, motor 250cc dimasukkan dalam golongan C1 yang juga diisi oleh moge 500cc. Hal ini beda dengan berita awal dimana 250cc masih masuk golongan C polos dan baru 251cc keatas ke C1. Artinya…….jika patokan berdasarkan STNK yang biasanya merupakan pembulatan walau cc kurang sepersekian…..berarti sampeyan para penunggang Ninja 250 FI ataupun YZF R25 kudu siap-siap ganti SIM C1. Apalagi aturan ini sudah sangat dekat yakni 1 Mei 2016….

tes ujian sim c

Aturan penggolongan SIM C yang baru mulai berlaku 1 Mei 2016. Nantinya SIM C akan terdiri dari tiga jenis, yakni C, C1, dan C2. Rencana tersebut akan direalisasikan pada triwulan pertama 2016. Paling telat April 2016. Penggantian SIM C dengan golongan baru akan dimulai serentak Februari – April 2016..” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin. Nah…jadi biker diberi kesempatan mencari SIM C1-2 selama jenjang 2 bulan. Setelahnya peraturan akan berlaku dan sampeyan akan langsung ditilang jika pada April 2016 masih menggunakan SIM C polos saat nunggang sport 250cc keatas….

Last…selain menggaris bawahi penggolongan SIM, Korlantas Polri juga mengumumkan aturan baru tentang perpanjangan SIM dimana masa tenggang 14 hari sebelum habis masa berlaku. Jikapun telat kita akan diberi kelonggaran hingga 3 bulan untuk segera memperpanjang. Setelahnya…..ya terpaksa membuka permohonan baru melalui tes tulis ataupun praktek. Uniknya…..peraturan baru ini bukannya tanpa kontra. Sebab beberapa pengamat seperti Ketua Presidium IPW Netta S Pane via detik menyoroti legalitas payung hukum serta praktik pengurusan SIM yang masih sulit lepas dari praktik percaloan sehingga dikuatirkan sistem ini malah akan membuka objek baru bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Semoga saja tidak. Penggolongan SIM??. IWB kudu golek C2 ki pakde….sobek tenan :mrgreen: …...(iwb)?

 

 

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!