iklan iwb

Web banner 460X110px

rio-haryanto

Bro dan sis sekalian…pasca IWB merilis artikel status Rio Haryanto yang kudu membayar hingga sekitar 15 juta (kisaran 25o Milyar) untuk masuk Manor Marussia team Formula 1…banyak yang heran dan bertanya ke IWB….kenapa Rio harus membayar?. Bukannya doi harusnya malah dibayar dengan kontrak sebagai driver?. Sebelum menjawab….kita harus tahu dulu tentang profile dunia FI terlebih dahulu…..
460x110 IWBbanner Yamalube motoGP R

iklan iwb

Salah satu yang keheranan datang dari Kang Ahmad Yogyakarta. Doi sepertinya masih belum mudeng kenapa Rio kudu membayar dengan nominal yang mencengangkan padahal secara logika harusnya malah sebaliknya. Berikut isi surelnya…

“Bang Iwan saya ahmad dari Jogja. Mau sekedar pengen tau aja……Kan Rio Haryanto udah ketrima di F1. Tapi bukannya dapat kontrak lha kok malah di suruh bayar sekian ratus M. Emang kenapa?. Bukane pembalap itu di bayar bukan membayar. Mungkin pertanyaan ini mewakili banyak orang kang. Monggo di jawab nggeh. Salam aspal nggronjal” serunya. Pertanyaan yang cukup logis. So…mari kita tahu dulu tentang Formula 1….

Olah raga ini sangat mahal….jelas !. Bahkan seorang Valentino Rossi via buku Biografinya harus mengubur cita-citanya menjadi pembalap Formula 1 karena saking besarnya finansial yang dibutuhkan. Kembali kesistem perekrutan driver. Untuk F1….ada dua jalan perekrutan yakni model “pay driver” serta program pengembangan pembalap. Untuk “pay driver”…hampir 80 persen pembalap F1 sekarang menyandang status tersebut diawal. Yakni…

Membawa dana untuk timnya…baik sponsor atapun dana dari jalan lain. Hal ini cukup dimaklumi mengingat dana dalam Formula 1 sangat besar dalam satu musim. Triliunan mzbro. Estimasi kasar bisa IWB gambarkan sebagai berikut…

A. Penelitian dan Pengembangan kendaraan ? 41 juta (Rp 885 miliar). Meliputi :

– Track testing: ? 10 juta (Rp 208 miliar)
– Wind-tunnel testing: ? 16 juta (Rp 333 miliar)
– Lain-lain: ? 15 juta (Rp 313 miliar)

Termasuk menyewa sirkuit, lab, pengembangan komponen, material, R & D kendaraan dsb

B. Gaji tim : ? 42 juta (890 Milyar)

Formula 1

– Kru: ? 26 juta (Rp 542 miliar)
– Pembalap: ? 13 juta (Rp 271 miliar)
– Atasan: ? 3 juta (Rp 62 miliar)

Kru dalam FI cukup banyak. Walau jumlah pastinya tidak tergali pada umumnya kru jumlah diatas tim Motogp. Belum lagi salary atau gaji standart yang lebih mahal dibanding balap roda dua. Mereka adalah para tim ahli yang tentu digaji tidak murah….

C. Produksi: ? 39 juta (Rp 813 miliar)

– Perakitan: ? 13 juta (Rp 271 miliar)
– Suplier mesin: ? 20 juta (Rp 417 miliar)
– Komponen kunci: ? 6 juta (Rp 125 miliar)

Sebuah mesin F1 melibatkan beberapa vendor kunci. Walau pabrikan juga terlibat didalamnya…..untuk membuatnya memiliki performa optimal…mesin F1 kudu diracik dengan super serius sehingga biaya produksi sangat mahal…

D. Pengoperasian dilapangan
– Logistik: ? 13 juta (Rp 271 miliar)
– Entertain : ? 10 juta (Rp 208 miliar)
– Pengiriman: ? 5 juta (Rp 104 miliar)
– IT: ? 3 juta (Rp 62 miliar)
– Biaya pabrik: ? 2 juta (Rp 41 miliar)
– Servis: ? 2 juta (Rp 41 miliar)
– Bahan bakar: ? 1 juta (Rp 20 miliar)

debutart_peter-crowther-assocs_12569

So….jika dikalkulasi dalam satu musim maka jatuhnya dikisaran ? 158 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Jumlah yang fantastis mzbro. Nominal diatas adalah jumlah kasar dan umum yang dibutuhkan sebuah tim Formula 1 supaya bisa eksis ikut disana. Tidak heran……belum tentu semua pabrikan sudi menghamburkan uang mereka jika prestasi kurang sesuai target. Ambil contoh Toyota yang memutuskan mundur dari F1. Artinya apa??….

Pay Driver atau pembalap yang membawa dana tetap dibutuhkan untuk kelangsungan sebuah tim. So…tidak cukup hanya talenta. Walau dibenci namun ini hal umum sejak era 1970an. Ambil contoh Fernando Alonso, yang dikontrak Ferrari karena dia sukses membawa Santander sebagai sponsor ke tim kuda jingkrak. Di awal kariernya, Michael Schumacher dan Niki Lauda juga merupakan ‘pay driver‘. Contoh lain adalah Pastor Maldonado….

Dari referensi yang IWB terima….doi sukses membawa dana hingga 30 juta poundsterling permusim ke timnya dari perusahaan minyak nasional di Venezuela akibat sokongan Presiden Hugo Chavez. Termasuk Sergio Perez yang di-support sepenuhnya oleh pemerintah Meksiko. Contoh lain adalah Juan Manuel Fangio, pemilik lima gelar juara dunia, juga dapat dana dari Pemerintahan Juan Veron….

Dari penjabaran IWB diatas bisa dipastikan…..nilai 250 M dari rider bukan apa-apa dibandingkan beban biaya yang disandang tim. So….talenta saja tidak cukup jika driver berbakat ingin masuk F1. Harus ada media dan sarana untuk menuju kesana. Jalanan terjal menghadang dan jangan kaget kenapa cukup sulit menembus Formula 1. Lha……tapi kan tim punya sponsor??. Ora “nyucuk” kangbro. Nilai sponsor hanyalah pendukung dan tidak bisa meng-cover semua. Bisa IWB jabarkan nilai standar sponsorship placement average pada mobil Formula 1…..

f1 formula

E. Sponsorship Placement

– Hidung atas sayap depan: ? 2 juta (Rp 41 miliar)
– Sayap kaca spion: ? 3,4 juta (Rp 70 miliar)
– Sisi lubang angin bodi: ? 6,8 juta (Rp 141 miliar)
– Lubang angin atas: ? 17 juta (Rp 354 miliar)
– Sidepod: ? 17 juta (Rp 354 miliar)
– Sayap belakang: ? 17 juta (354 miliar)
– Bagian bawah sayap belakang: ? 3,4 juta (Rp 70 miliar)

Nah….dapat gambarankan. Walau nilai placement tiap tim berbeda….itulah gambaran kasar nilai sponsor yang bisa digotong sebuah tim. Jauh to…masih kurang banyak dibandingkan dana yang dihabiskan sebuah tim dalam satu musim. Dan semakin besar tim….maka nilai dana yang dibutuhkan juga semakin fantastis. So…jika Rio ingin mendapatkan tim kompetitif….dana yang harus dikucurkan pastinya akan lebih dari 15 juta poundsterling (250 Milyar rupiah). Sebab IWB mendengar Force India sebelumnya meminta sumbangan dana hampir 25 juta Euro yang akhirnya ditinggalkan Rio sebelum Manor Marussia datang dengan dana permintaan sumbangan yang sedikit lebih ringan…..

Last….bakat tanpa media juga akan mentah. Seperti pembalap Formula 1….walau sampeyan memiliki talenta jempolan saat ini sulit menembus keajang balap jet darat tanpa membawa dana ke tim tersebut. Kecuali dari awal sampeyan ikut model pengembangan pembalap. Namun ingat…..metode ini kansnya sangat kecil sebab pembalap harus sejak awal ikut dalam penjenjangan yang biasanya diatur sebuah brand. Dan untuk saat ini porsinya hanya 20 persen dari driver F1 yang berlaga. Untunglah keinginan negara ini sangat kuat agar Rio bisa gol. IWB mendengar Pertamina sudah menggelontorkan dana hingga 5 juta dolar AS atau sekitar Rp 67,5 miliar untuk membantu Rio. Selain itu Rio sendiri getol mendatangi 22 perusahaan swasta untuk mendapatkan sponsorship. Harapan kita…semoga perjuangan Rio Haryanto membuahkan hasil sehingga anak negeri ini bisa dipandang diajang balap bergengsi dunia. Amin YRA. Gooooo Riooooo !!!! (iwb)

Beberapa momen kemenangan Rio Haryanto diGP2

rio haryanto win (3) rio haryanto win (1)rio haryanto win (5)rio haryanto win (4)rio haryanto win (2)

Rio haryanto

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

143 COMMENTS

    • Driver maupun tim dibayar per balapan dari keuntungan hak siar n sponsor yg dikelola penyelenggara sirkus F1
      Semakin tinggi posisi akhir race bonusnya semakin besar
      Posisi akhir klasemen yg tinggi/bagus maka daya tawar minta gaji/nilai kontrak kepada tim semakin tinggi (diluar bonus/bayaran per race) karena tim juga menaikkan nilai kontrak sponsor akibat mobil sering disorot kamera

  1. Sirkuit sentul milyaran oke, publik masih bisa akses, na ini cuman buat seorang? Kok buat benerin jalan, bangunan sekolah nggak sengotot ini?

    Saya disebrang kemenpora.

    • Promosi Indonesia bro?? Nama Indonesia lebih dikenal dan menarik orang untuk cari tahu?. Efeknya bisa pariwisata atau investasi

      Sering nonton tv yg ada iklannya toh? Tuh produk bayar jutaan per 30 detik tayang

      Pernah liat iklan koran 1 halaman penuh? Bandrolnya ratusan juta

      Pernah liat baliho segede gaban? Tuh ratusan jt tergantung durasi

      Nah Rio ibarat baliho promosi Indonesia yg ditonton seluruh dunia

  2. Maaf kalo ga salah yg menyediakan kursi F1 dengan status pay driver hanya di lakukan tim tim kecil masbro,semacam sauber,marussia dan tim kecil yg lain. Karena mereka kesulitan keuangan dalam pengembangan mobil mereka. Sekalipun pembalap jelek bisa masuk F1 dengan sistem pay driver. Kalo tim besar biasanya lebih ke pembalap yg punya talenta besar dan kemungkinan bisa juara dunia di masa depan. Kalo masalah sponsor semua pembalap F1 wajib membawa sponsor besar yg mampu mendukung penuh pendanaan tim secara keseluruhan. Tim besar semacam ferrari,mclarren atau mercedes tidak menyediakan tempat untuk pay driver.

    • Klo gak pay driver tetepi di belakang sembalap ada sponsor gede, dukungan pemerintah yg besar, gak mungkin modal prestasi tok trus minta gaji tinggi

  3. Budget tiap tim beda-beda bang Iwan, thn 2015 yg paling besar adlh RedBull, pembalap dng gaji tertinggi thn 2015 adlh Fernando Alonso.

    F1 2015 team budgets:

    1. Red Bull Racing ?468.7m
    2. Mercedes ?467.4m
    3. McLaren Honda ?465m
    4. Ferrari ?418m
    5. Williams ?186.4m
    6. Lotus ?139.1m
    7. Toro Rosso ?137.45m
    8. Force India ?129.7m
    9. Sauber ?103.25m
    10. Manor ?83m

    Gaji Pembalap 2015:

    1. Fernando Alonso McLaren-Honda ?35m
    2. Sebastian Vettel Ferrari ?28m
    3. Lewis Hamilton Mercedes ?25m
    4. Kimi Raikkonen Ferrari ?18m
    5. Nico Rosberg Mercedes ?13.5m
    6. Jenson Button McLaren-Honda ?10m
    7. Felipe Massa Williams ?4m
    = Nico Hulkenberg Force India F1 ?4m
    = Sergio Perez Force India F1 ?4m
    = Romain Grosjean Lotus F1 Team ?4m
    = Pastor Maldonado Lotus F1 Team ?4m
    12. Valtteri Bottas Williams ?2m
    13. Daniel Ricciardo Red Bull Racing ?1.5m
    14. Daniil Kvyat Red Bull Racing ?750,000
    15. Max Verstappen Scuderia Toro Rosso ?250,000
    = Carlos Sainz Scuderia Toro Rosso ?250,000
    17. Felipe Nasr Sauber ?200,000
    = Marcus Ericsson Sauber ?200,000
    19. Will Stevens Manor ?150,000
    20. Roberto Merhi Manor ?50,000

    Thn 2015 tim Manor menggeluarkan total ?83m, tapi langganan double DNF n jadi tim juru kunci dg 0 poin.
    Gimana peluang Rio coba?

    • Makanya mas kalo pembalap yg punya prestasi dan bakat besar otomatis punya nilai jual tinggi,contoh terbaik max verstappen. Akhirnya sponsor berdatangan buat tim,padal sang ayah josh verstappen hanyalah pembalap biasa yg memperkuat tim kecil semacam arrows,minardi.

  4. Belum resmi teken kontrak masbro, baru hari ini meeting d London….. surat menpora itu baru “jaminan” saja ….. istilahnya,\ klo ada org lain bawa duit lbh gedhe, Rio bs terdepak, pesaing kuat adalah pascal wehrlein pembalap ‘titipan’ Mercedes, sang pemasok mesin Manor taun depan…… sayang John Boot ud resign dr manor ……..tp kita doakan saja Rio lolos ujian terakhir ini…

  5. Ane jg mw ikut balapan f1 ahh. Ane mw modip mbit dohc di modif jd mobil jet f1. Ferarri mah lewat klu mbit dohc modif jd f1.

    Ngiahaha

  6. Oia nambah dikit, buat nurunin 2 mobil n 2 pembalap di balapan f1, tim redbull scara keseluruhan punya 710 orang anggota tim, kedua ferrari dng 700 orang, thn 2015 yg paling sedikit tim Manor dng 200 orang anggota tim.

    • Kan udah dibiayai ortunya sendiri ditambah sponsor sejak di gokart sampe F2

      Lha kalo perusahaan buku tulis KIKY suport full bisa2 ratusan karyawan kena phk

  7. Bagus sih kang!
    Tapi lebih bagus untuk realisasi sentul!
    Prospek lebih bagus secara bisnis juga bagus!
    Coba kalkulasi wisatawan luar negeri yg nonton gp!
    Bisa dapat devisa besar!

    • Itu duit alokasi iklan/promo punya BUMN/BUMD/Swasta…… Pemerintah melalui kemenpora hanya memberi dukungan payung hukum kepada pihak2 yang mau menggelontorkan duit sponsor ke Rio agar nantinya tidak menjadi permasalahan hukum

      Ahok sebelumnya mau sponsorin pakai BUMD Jakarta tapi setelah dikonsultasikan ternyata gak boleh dan ahok mengakui itu

  8. yo wis kang . .rahan melu bae lah.
    Gaweni slera manganE dadi ra kepengin.
    Duit milyaran mung go bayarin wong luar.
    Bukan apa apa kang.
    Mengko nek menang wong bule’ne ora trima.
    Masa wong indo menang. Truz ,mobile debongkar de adul2.
    Ckckckck.
    Aja kosi kena ping pindo

  9. Saran buat Lek iwan,,
    Cantumin jg kumpulan twit Mr.Imam Nahrowi tentang prosedur pembayaran kekurangan 15jt Euro yg dijamin sama pemerintah RI melalui kemenpora,,
    Fix, Kemenpora melobi BUMN, BUMN nd swasta agar bisa menjadi sponsor Rio di F1-2016, yg nantinya akan terpajang di baju balap Rio Haryanto,,

    Jdi pemerintah gag ngasih duit ke Rio,
    Pemerintah melalui kemenpora hanya memberi jaminan atas kekurangan 15jt Euro dari 20jt Euro,(5jt udah fix dari Pertamina)

    Tolong lek biar pada ngerti ini komentator dimari,, khususnya FBY yg dari dulu cupet banget cara berpikirnya,,

    Makanya jangan salahkan saya kalo saya menjudge mereka sbg kaum “Marjinal”
    karna kelakuan mereka,,

    Suwun Lek,,

  10. Saran buat Lek yg punya blog,
    Cantumin jg surat perjanjian yg ditandatangani Mr.Imam Nahrawi nd kumpulan twit Mr.Imam Nahrowi tentang prosedur pembayaran kekurangan 15jt Euro yg dijamin sama pemerintah RI melalui kemenpora,,
    Fix, Kemenpora melobi BUMN, BUMD nd swasta agar bisa menjadi sponsor Rio di F1-2016, yg nantinya akan terpajang di baju balap Rio Haryanto,,

    Jdi pemerintah gag ngasih duit ke Rio,
    Pemerintah melalui kemenpora hanya memberi jaminan atas kekurangan 15jt Euro dari 20jt Euro,(5jt udah fix dari Pertamina)

    Tolong lek biar pada ngerti ini komentator dimari,, khususnya FBY yg dari dulu cupet banget cara berpikirnya,,

    Makanya jangan salahkan saya kalo saya menjudge mereka sbg kaum ?Marjinal?
    karna kelakuan mereka,,

    Suwun Lek,,

    Reply

  11. Ruginya pertamina bukan berarti defisit…..rugi dlm artian seharusnya pertamina mendapat kelebihan untung 15,2 T tapi itu tidak didapatkan……
    Misal harga permen 600 rupiah, seharusnya dijual 1000 rupiah….untung 400 rupiah….tapi anda jual 800 rupiah….jadi anda dikatakan rugi 200rupiah…..

  12. klo memikirkan biaya yg mending utk inilah,itulah,,kgak ada habisnya bro2..setiap sektor udah ada pos anggarannya kok.tinggal gmn penyerapannya aja.bkn semua negara kaya kok yg ada pmbalap di F1.

  13. Seandainya orang sekelas valentino rossi ujug2 banting stir ke formula 1 kira kira apa ya disuruh bayar juga ya kang?soalnya sudah punya market dan daya jual yg tinggi..mohon pencerahannya.

  14. Driver maupun tim dibayar per balapan dari keuntungan hak siar n sponsor yg dikelola penyelenggara sirkus F1
    Semakin tinggi posisi akhir race bonusnya semakin besar
    Posisi akhir klasemen yg tinggi/bagus maka daya tawar minta gaji/nilai kontrak kepada tim semakin tinggi (diluar bonus/bayaran per race) karena tim juga menaikkan nilai kontrak sponsor akibat mobil sering disorot kamera

    • F1 seperti lingkaran setan….
      Ga ada duit ga ada prestasi, ga ada prestasi ya gak ada duit

      Tim papan atas akan selalu eksis seperti mclaren, williams, RBR, ferarri, Mercedez…. Lainnya akan selalu ganti2 nama tim mengikuti pemilik baru atau sponsor utama

    • Sering….. karena Rio bisa Klasemen akhir posisi 4, soale mereka merasa asing dengan ASAL INDONESIA yg gak punya sejarah motorsport level dunia

      Ingat dan sadari bahwa Indonesia itu masih dipandang inferior loh…..

  15. Dana ini Terlalu besar untuk tim gurem macam manor, disorot camera juga jarang, mending buat renov sirkuit balipat binuang or yg di sidrap

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here