iklan iwb
iklan iwb

Web banner 460X110px

Anggono Iriawan (AHM)

Bro dan sis sekalian…sopo sih nggak ingin karir balapnya terus maju dan bisa menembus kompetisi global. Dan itulah yang digaris bawahi oleh Anggono Iriawan saat presscon HRC Kemayoran. Sukses menggelar selama 12 tahun sejak 2003….doi menegaskan bahwa program HRC jelas. Menjadi gerbang bagi rider lokal yang ingin mewujudkan mimpinya sebagai pembalap nasional serta internasional. Itulah kenapa mereka memiliki penjenjangan…stepping dari bawah hingga atas yang pada ujungnya adalah meraih mimpi bersama-sama berkiprah diajang balap sesungguhnya…..
460x110 IWB

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Y P 440

Anggono Iriawan (Manajer Motorsport and Safety Riding PT Astra Honda Motor) mengatakan…..HRC merupakan gerbang bagi para pembalap lokal yang ingin mewujudkan mimpinya menjadi pembalap profesional. Honda Racing Akademy juga sukses melahirkan pada pembalap muda berbakat seperti Dimas Ekky, Yoga Dio, Gerry Salim ataupun Faridz Izdihar. Dimas sendiri sudah ikut Suzuka Endurance 8 Hours serta CEV Spain Moto2. Dan sebagai informasi…CEV Spain merupakan kunci keajang Motogp. Sebab dari sanalah para tim tangguh memperhatikan…kemudian jika bagus ditarik bergabung bersama. So…semua terorganisasi dengan baik serta berjenjang dan jelas. Tidak heran rider luar Honda-pun tertarik dan berharap bisa bergabung dengan tim AHRT….

Semua tergantung ridernya. AHM tidak pernah memberikan janji. Bisa ditanyakan kepada para pembalap kami…apakah pada saat masuk ke HRA ada iming-iming hadiah?. Tidak ada. Namun kami dengan senang hati mendidik, membantu dan menyediakan tangga untuk maju bersama. Dan saat ini hanya HRC yang menawarkan mimpi menjadi kenyataan bagi para pembalap. Sebuah peluang dan jalan…..menuju kebalap profesional…“seru Anggono. So…adakah pembalap yang cukup menonjol tahun ini?.Kami ada Irfan Ardiansyah. Dia cukup bagus ditahun pertamanya. Tapi banyak juga pembalap kami lainnya seperti Yassin Somma, Arya Aditya dan rider muda lain..”tutur Anggono…..

Last……dalam prosesnya Honda melibatkan Alberto Puig (mantan manajer Dani Pedrosa) sebagai sosok yang berperan penting dalam merekrut pembalap handal ditubuh HRC. Saat ini kita juga boleh berbangga karena ada total 7 pembalap tanah air yang sukses menembus ajang balap AATC di 2016 nanti. So…apapun pabrikannya jika arahnya untuk membawa bangsa ini pada arah yang positif wajib kita dukung. Jangan membuat sekat atau tembok berdasarkan brand. Namun mari kita bergandengan tangan atas nama nasionalisme untuk merah putih. Majulah negeriku dan kami mendukung balap nasional berkiprah diajang balap internasional. Juozzz gandozzzz !!! (iwb)

 HRC 2015 (9)HRC 2015 (8) HRC 2015 (10) HRC 2015 (7)HRC kemayoran podium

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

60 COMMENTS

  1. Statement ‘provokatif’ dr seorang BOD ahm.. Kalo niat bantu pembalap lokal mbok ya bahu membahu dgn pabrikan lainnya ( Yamaha, Suzuki, Kawasaki ). Meraup untung koq diambil sendiri. Tak selamanya sukses, bahkan banyak pmbalap lokal yg di’bully’ oleh pembalap mancanegara ( kalah ).. Mestinya dipikir matang2 sebelum membuat statement !!

    Kalo statement base on marketing sih lain soal, lha ini koq sifatnya majeur-impact

  2. news.motorplus-online.com/read/RFbe7PAmYC6Anpz9a2bX38QiQn4byCoKXl-r0B-GCH0/5/0/Yudhistira-Diprogramkan-AHM-Turun-Di-Moto2-Dengan-Gresini-Racing

  3. untuk saat ini.
    tahun depan atau yg dimasa depan gua yakin yamahmud, suzuki, kaoskaki bakal bisa bikin sebanyak hondut bikin.
    majuuuu terus sembalap indonesia, jangan lupa rem yo.
    YANG BC PEMBALAP BERPRESTASI = JONES PENYENDIRI TANPA PRESTASI LOW LIFE.
    Itu sudah…..

  4. pasti pada nyinyir..buktinya emang gitu sih..y cuma jualan iklan..k gak peduliin sembalap yg penting jualan laku.. s selow kaya siput..

  5. Hanya HRC yang mampu menjadikan mimpi dlosor pembalap lokal menjadi kenyataan, Honda Racing Celeng.

    ckckckckkc. . .

    #save pembalap lokal

  6. Kang Iwan, sekedar masukan aja, biar ini blog enak di baca, klo bisa ruang buat artikenya di lebarin dikit, ini artikel pada kepotong, jadi mau baca juga kudu reka2 oppo sambungan yang di sebelah kanan yang kepotong, udah sering artikel2 yang kepotong dibagian kanannya.

    tks, semoga di benerin sama adminnya 🙂

  7. Nah yang kaya gini kudu d dukung…

    Ajarin balap pake motor sport bukan bebek. Karna bebek bukan buat balap.
    Dan sudah terbukti, jago d bebek nihil di motor sport. Aka SALAH DIDIK.

    jangan salahkan rider. Salahkan yang ngasih JANJI.

    From Zero To Zero maneh…
    Wkwkwkwkwk..

  8. Untuk saat ini memang cuma honda yg Menawarkan jenjang prestasi, Yamaha, Suzuki, Kawasaki mentokx di ARRC, harusx mereka bisa mengorbitkan pembalap ke WSS – WSBK biar penjenjanganx nyata

  9. Statementmu terlalu berlebihan pak anggono.
    Prestasi menuju global itu tidak diukur dalam omr pak.
    Balap professional juga di sirkuit permanen, mengadu skill dan teknologi dengan merk lain.
    Pak anggono ini orientasinya cuma bisnis saja. OMR jauh dari kejurnas pak.
    Gak usah muluk2 mau mendunia kalo mainnya omr.
    Yang di blow up cuma sport, padahal matiknya banyak, bebeknya banyak.

    Ahh bapak ini lebay… Jangan jualan gimmick mulu pak.

  10. sebelah blg “oke Honda yg didik, tar klo sdh jd pembalap hebat gw rebut, gw kontrak utk iklan motor gw.” Jd gak usah kluar duit buat didik pembalap muda, tinggal kontrak pembalap yg sdh jadi / hebat

  11. Di Indonesia,Hanya HRC yang ngibrit kabur di Mana ada Yamaha…
    makanya bikin OMR, biar yg menang Honbull doang..

  12. hmm,udah enak dikasih kesempatan masih ada aja pihak2 yang gak mampu melakukan hal yang sama, mencela apa yang sudah dilakukan Honda.
    Hello? kalo bisa, lakukan hal yang sama, atau bahkan lebih baik lagi.
    ane bukan fbh, tapi appreciate dngan apa yang telah Honda lakukan.
    jangan jadi tong kosong yang ngeklaim paling super tapi memble.
    jangan pecundangi diri anda sendiri.

  13. ngapain menang tapi cuma jago kandang. kalo Honda mau ane yakin gampang buat fokus di kejuaraan nasional.
    tapi yang ane tangkep, visi Honda lebih jauh dari itu.
    dan buat para pembalap, ane yakin go internasional adalah impian mereka.
    tidak bisa sekelas internasional pun tidak apa2. at least they have tried once, for the rest of their life.
    seperti kemenangan di PON atau asian games,tidak akan sehebat dan segila kemenangan di olimpiade. kalahpun tak apa, karena kelas dunia.

  14. CBR 150 K45 kok ngak berani turun kejurnas 150cc sentul besar malu dong sama R15 yang turun dan sering podium. Masa klan CBR mainnya cuma OMR di sirkuit kecil dadakan di alun-alun dan pembatasnya karung goni hayaa

  15. suka2 gua lha uang2 gua ,,,kenapa lu yang pusing ,, nah lu sumbangsihnya apa? cuma bacot ngak mutu hahaha…mending upgrade hidup lu dulu , baru kritik …kalopun kritik kasih masukan yang cerdas …bukannya kumur2 di awang2 yang smua orang juga bisa hahahahaha …eh itu foto luh yah hahahaha

  16. Wah ckckckck…. Doni tata dulu di support yamaha sampai ke GP250….. Kalo mau semua pabrikan bikin kejuaraan nasional dari 150cc sampai 1000cc nah peringkat 3 besar kirim dah ke kejuaraan all japan champioship atau kejuaraan bergengsi lainnya… Jadi kejuaraan berjenjang bro… Insya allah dari 1000 pembalap pasti ada yg masuk ke kejuaraan dunia duperbike atau moto gp…

  17. Ngemeng! Hwehwehwe. Kalo mau memajukan pembalap diindonesia, sini patungan sama pabrikan lain bangun sirkuit. Kan pabrikan ente duitnya paling ga berseri tuh. Hwehwehwe.

    Ngakunya aja paling cinta indonesia tapi apa yang dilakukan 0 besar! Jualan aja kenceng, export loyo. Ga membantu negara dapat devisa. Hwehwehwe.

  18. jos visioner, wani modali. gak koyo sebelah. stagnan terus. arep R&D produk wae ngomonge butuh biaya besar. lha pancen rak gelem modal, mikire mung untunge tok. yamaho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here