iklan iwb
iklan iwb

banner-460x110(1)

Sonic 150R vs Satria FU150 (9)

Bro dan sis sekalian….akhirnya kelar juga proses editing adu drag serta komparasi head to head Suzuki Satria FU150 vs Honda Sonic 150R. Rasa penasaran untuk menguji dilapangan siapa yang menang. Bukan hanya klaim data diatas kertas masing-masing pabrikan. Melibatkan owner langsung salah satu Satria FU lansiran 2014…..motor ayago black predator ini masih menempuh jarak 2000-an kilometer. Wih….sik kinyis-kinyis juga yak motor. Sedang IWB menggunakan unit milik main dealer Wahana Artha dengan status jarak tempuh sekitar 800-an km. Komparasi sendiri tidak hanya melihat sisi performa namun akan mengupas feeling berkendara ataupun handling secara keseluruhan. Nah….siapa yang unggul???….
Indonesia-road-racing-championship

iklan iwb

muffler

Ergonomi

Sebagai unit penantang FU, Sonic memiliki posisi ergonomi lebih agresif. Feeling IWB dapatkan dari handle bar stang…..jangkauan tangan dan derajat kemiringan badan. Sementara untuk FU…..entah kenapa IWB merasa feeling ergonomi lebih rileks. Analisa pribadi karena Suzuki membekali jok ujung depan tipis sehingga badan tidak dipaksa membungkuk untuk meraih stang…..

sonic 150r vs Satria FU (2)

Dari sini IWB bisa membayangkan….untuk jarak jauh kemungkinan Satria FU unggul dibanding Sonic. Tingkat pressure yang didapatkan pada pengendara lebih minim. Feeling kenyamanan FU sedikit diatas Sonic 150R. Tapi kembali pada DNA produk sendiri. Ayago diracik untuk perkotaan yang cukup jarang digunakan menempuh jarak puluhan kilometer seperti diluar kota…..

Handling

Dari sisi feeling handling…..keduanya memiliki karakter sama-sama solid. Untuk high ataupun low speed cukup terukur dan presisi. Namun semua berubah ketika digunakan untuk boncengan. Tidak seperti diawal saat single ride…..handling FU langsung ngedrop. Manuver sedikit kedodoran dan susah melakukan manuver. Secara umum…kita akan merasakan jok belakang seperti melesak kebelakang. Siksaan makin kuat tatkala motor digunakan untuk melibas polisi tidur. Sampeyan kudu alon-alon kalau nggak mau nyanggrok khususnya leher knalpot bawah. Belum lagi suara “kemlethek” rantai seperti membentur swing arm. Testing ini melibatkan boncenger dengan bobot 80 kg. “Dibelakang juga sempit ki joknya..” ujar bro Irwan keIWB. Kemudian gimana dengan Sonic150R??…..

Sonic 150R vs Satria FU150 (8)

Beda 180 derajat. Sebagai joki didepan IWB merasakan handling nyaris tidak berubah. Salutnya…IWB seperti tidak merasakan membonceng bobot berat. Dipakai zig zag tetap nurut tidak kedodoran. Padahal butuh extra effort untuk melakukannya pada FU. Yang paling menyenangkan adalah reaksi engine. Accelerasi tetap maknyuz kangbro. Tidak heran Irwan berkomentar…”Gila juga Sonic….jambakannya tetap terasa dari belakang..” celotehnya ketika IWB membuka gas guna menyalip kendaraan didepan…..

Dibandingkan FU….torsi Sonic memang jauh lebih padat kendati digandoli beban. Kelebihan lain…rebound suspensi belakang yang termasuk cepat sehingga tidak ada sensasi ajrut-ajrutan kala melibas polisi tidur. Positifnya lagi….suspensi tidak memberikan feeling melesak kedalam. Jadi impressinya motor seperti tidak berat belakang. Sumbangsih rigidnya sasis….hitungan distribution weight dan komponen suspensi menyumbang terbesar kinerja tetap prima. Disini Honda berhasil mempertahankan performa handling disegala kondisi. Satu yang menjadi kekurangan disisi ini adalah kekerasan busa. “Space jok luas untuk dibelakang. Tapi busa kurang empuk. Masih empuk Satria…”seru bro Irwan berusaha memberikan testimoni…..

Engine

Nah….ini dia jantung dari siayago bike. Untuk membuktikan keampuhan performa…IWB sengaja mengadu kedua produk dilapangan. Jadi ora usah kakehan teori diatas kertas ataupun GPS. Toh sudah banyak para media lain bahas secara lengkap dan komplit. Melibatkan pemilik FU langsung…..bobot kita bertiga nyaris imbang. Bro Sawal 78 kg…..Irwan 79 kg dan IWB 81 kg (opo 82 kg ya :mrgreen: ). Sebelumnya IWB memastikan pada bro Sawal sebagai owner status tunggangannya. Doi memastikan FU miliknya adalah stock engine alias standart ting-ting. Jarak tempuh baru 2000 km. Menyeting FU pada metode “high” perfomance….awal start dilakukan oleh bro Sawal….

Sayang bro Sawal langsung tertinggal jauh. Kayaknya kurang berpengalaman ki mzbro. Akhirnya bro Sawal mempercayakan tunggangan pada IWB dan bro Irwan sebagai joki. Kita sepakat posisi badan tegak tidak boleh nunduk agar kamera bisa merekam dengan baik. Start dimulai….

sonic 150r vs Satria FU (3)

Sampeyan akan melihat….IWB sudah melakukan start dengan baik kalau nggak malah bisa dibilang nyolong :mrgreen: . Namun masuk gigi 4 ketika speedometer menunjukkan kecepatan 100 km/jam….FU mulai tertinggal tanpa mampu menyalip kembali. Testing pertama Sonic 150R unggul. Tidak puas…kami melakukan running kedua…

Disini Irwan melakukan flying start dengan sempurna. IWB yang mengendarai FU tertinggal dan tidak mampu mendekati malah cenderung terus menjauh. Wehhh…emang nggak kuat ki. IWB merasakan gear 5 dan 6 tidak bisa berbuat banyak jabanin Sonic. Puas??. Ora….jajal maneh untuk memastikan. Pada test ketiga ini IWB kerahkan segala kemampuan (main selip kopling ala alay nom-noman :mrgreen: ). Berhasil….pada gear 4 sempat nyodok kedepan. Tapi…

Kembali secara pasti saat shifting gear 5….power FU seperti ngedrop kalah ringan dibanding Sonic yang pelan-pelan kembali menyalip FU. Ahhh….ulang-ulang. Belum yakin ki. Running keempat kembali digelar. IWB fokus total dan melakukan metode selip kopling sejak awal (kalau Irwan santai melakukan shifting seperti biasa). Berhasilll….gaya ini berhasil mendongkrak akselerasi awal FU. Tapi kembali…..masuk kecepatan 110 km/jam keatas, superioritas engine Sonic susah dikalahkan (angin saat itu memang kencang bro). Perlahan dan pasti….Sonic mendahului ayago Suzuki ini. Hhhmm…apa karena bobot IWB yang lebih berat dibanding Irwan yak. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, akhirnya….kita sepakat “swap” tunggangan. Hasilnya??….

sonic 150r vs Satria FU (1) a

Malah jauh. Satria FU ketinggalan cukup jauh dari Sonic yang IWB tunggangi. Setelah melakukan beberapa kali adu betot Irwan menyerah. “Udah Wan…..jauh. Kalah….power kalah ngisi. Berat untuk mencapai RPM atas..”serunya terlihat kurang antusias. Doi mengatakan…perbedaan feeling langsung terasa setelah nunggang Sonic ganti keSatria FU. Setelah diadu head to head baru terasa tendangan atas tenaga FU seperti kurang apalagi kalau sudah mencapai high RPM. Spek overbore seperti sia-sia tidak bergigi karena sulitnya mendekati red line…

Sementara Sonic tidak. Ayago bike racikan Honda ini tenaganya padat disegala rentang RPM. Bahkan pada final gear gaya dorong masih cukup kuat. Tidak diragukan….keputusan “near square” Honda pada mesin DOHC terbaru mereka menunjukkan hasil positif. Makanya IWB sendiri dari joki FU ganti ke Sonic seperti melek merem. Ora ngoyo cak mesine :mrgreen: . Telat oper gigi wae ora kuatir ngedrop. Mungkin kurang panjang mz Iwan treknya. Kan overbore kelebihannya memang kudu panjang treknya….

Walah….kuwi jalanan SCBD wis dowo kang. Berarti kita kudu ke-tol Palimanan kalau kurang jauh…kan panjang tuh :mrgreen: . Btw…spek overbore-pun tidak bisa optimal jika paket secara keseluruhan kurang mendukung. Karena sebuah engine bukan hanya tergantung pada satu komponen namun haruslah paket konstruksi total meliputi pembakaran, kelistrikan serta part dalam. Lha sampeyan punya engine overbore tapi duwur susah ngangkat terus arepe piye?. Apakah artinya secara performa FU Euro 2 ini kalah dibanding Sonic??…

Sonic 150R vs Satria FU150 (6)

Dari testing IWB….ya, tidak diragukan. So…dari kacamata IWB sudah tepat jika Suzuki segera menelurkan versi new engine Satria FU injeksi. Karena kini Satria FU bukan lagi sebagai ayago terkencang ditanah air. At least berdasarkan testing pribadi. Namun satu nilai plus Suzuki dimata IWB. Kontrol vibrasi engine ke stang masih sedikit unggul dibanding Sonic. So…akan lebih baik kedepan Honda sudi menambahkan mounting pada pengikat engine kesasis Sonic agar getaran mesin sehalus FU….

Fuel consumption

Walau IWB tidak secara spesifik melakukan testing….dengan pengabut bahan bakar karbu, FU memang lebih boros dibanding Sonic. Apalagi untuk jabanin power ayago Honda, kita harus menyeting riding mode menjadi “high” . Alhasil sama-sama full tank dari Depok….pasca tiba ke Serpong dengan berbagai tes, Sonic masih tinggal setengah tanki sementara FU sudah masuk seperempatnya (berdasarkan sinyal bar)…

Fitur dan material

Sonic 150R vs Satria FU150 (7)

Untuk Fitur….jelas Sonic unggul dibanding FU. Lahir pada generasi terbaru, Honda telah menjejali speedometer full digital dan lampu LED. Hanya saja untuk material harus diakui Suzuki memiliki casing body lebih solid walau tidak jauh signifikan. Yup…..dengan segala kelebihan yang ditawarkan dengan harga terjangkau, Honda memang kudu putar otak meracik produk mereka. Lha kalau mau sempurna semua….mau dibanderol piro??. Mungkin ibaratnya seperti itu :mrgreen: …..

Kesimpulan

Tidak diragukan, secara mesin…Sonic 150R unggul dibanding FU. Mengadopsi mesin modern hasil pengembangan engine CBR150R membuat engine basis pengembangan dari FXR150R ini kerepotan. Dan memang disinilah kekuatan produk Honda K56A ini. Mesinnya smooth dan enteng bener. Begitu pula handling yang stabil serta lincah didukung frame rigid serta distribution weight yang cukup baik. Hanya tiga poin yang menjadi PR Honda jika ingin membuatnya sempurna yakni….pengurangan vibrasi mesin, jok yang cenderung keras dan material casing yang sedikit masih dibawah rival mereka. Selebihnya…dua jempol !. So….mana yang unggul diantara keduanya??. Sampeyan sendirilah yang berhak memutuskan mzbro.  Penasaran dengan jalannya drag race Satria FU vs Sonic?. Intip wae detil videonya dibawah ini. Wisss…nyarap sik saiki. Driji keriting rek ngetik puanjannggg ki :mrgreen: ……(iwb)

Video drag race Honda Sonic 150R vs Suzuki FU150

HP klik disini

Sonic 150R vs Satria FU150 (1)

Sonic 150R vs Satria FU150 (10)

IWB-sonicSpecial thanks to : Bro Sawal (owner FU), bro Irwan (Road ride) serta bro Sakti (Wahana Artha)

Post by IWB. Follow us on….

Twitter : @iwanbanaran
FB Fanspage : Iwanbanaran.wordpress.com
Email : [email protected]
Youtube channel : Iwanbanaran
Path : Iwanbanaran
Google+ : Iwanbanaran
Instagram : Iwanbanaranblog
Blog Author : IWBspeed.com | Iwanbanaran.com

iklan iwb
Previous articleTerjawab sudah….Viar Cross X150 SF hanya sebagai pelengkap varian sebelumnya. Berikut banderol resminya !
Next articleResmikan YRFI Lampung…..ritual turing motor 150cc-pun dilakukan !!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!