iklan iwb

banner-460x110-CB-500F460x110_ok

Honda CBR1000RR SP (1)

Bro dan sis sekalian…dipercaya oleh AHM memegang motor berharga lebih dari setengah M merupakan kehormatan tersendiri bagi IWB. Sebab tidak semua peserta turing Big bike Honda Bali-Lombok beruntung bisa mencicipinya. Memiliki power to weight ratio mumpuni…nunggang Honda CBR1000RR SP selama 1 jam lebih dengan jarak puluhan kilometer menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Awalnya IWB rada ciut nyali mengingat motor ini mahal bener. Tapi berbekal pengalaman memegang moge IWB sedikit terkejut pasca mengeksplorasi sang CBR. Lho emang kenapa…??
Banner-Nmax-OnlineBooking_TMC_IWB_460x110px
460x110 prj

iklan iwb

viar 460x160

Sebab jujur ini adalah motor superbike terjinak dan tergampang yang pernah IWB jajal. Mulai suspensi, power delivery, kemampuan melibas tikungan, sensasi braking, hingga agility menaklukkan jalanan sempit. Oke…mari coba IWB jabarkan satu persatu…

Ergonomi

Honda CBR1000RR SP (2)

CBR1000RR SP menganut posisi riding pure superbike. Stang model clip on under yoke dengan posisi jok ditarik kebelakang. Dari sini sampeyan bisa bayangin ergonomi yang ditawarkan. Badan dipaksa dlosor…tangan menjulur jauh kedepan untuk meraih stang…pijakan kaki cenderung kebelakang dengan badan memeluk tanki. Wes sampeyan bayangin kalau soal kenyamanan CBR1000RR SP ora ono nyaman – nyamane blas. Yah….mirip dengan supersport lain mzbro….

Motor ini memang diracik sebagai kuda besi penakluk sirkuit yang membutuhkan handling maksimal. Makanya desain dibuat menyatu dengan badan bungkuk memeluk tanki. Dan IWB sarankan?CBR1000RR SP hanya digunakan untuk biker berpostur diatas 165 cm. Sebab dibawah itu niscaya sampeyan akan cukup kesulitan khususnya ketika berhenti ataupun berpindah posisi. Mungkin kalau jajal short run masih oke. Selebihnya iso jengking mlumah murep sampeyan…

Engine

engine CBR1000RR SP

CBR1000RR SP dibekali engine 1000cc 4 silinder DOHC 16 klep dengan bore dan stroke 76mm x 55.1mm. Kompresi rasio 12.3:1?..dinding silinder dilapisi nickel-silicon carbide (Ni-SiC) yang membuatnya kuat serta minim friksi. Motor ini diklaim mampu memuntahkan power hingga [email protected],250 RPM dan torsi 114 [email protected],500RPM. Bobot SP hanya 191 kg. Monggo sampeyan hitung PWRnya. Diatas kertas cukup nggegirisi mzbro. Tapi gimana praktek dilapangan..??

Mengejutkan. Walau tanpa dibekali traction control…IWB sangat gampang mengontrol power delivery disegala rentang rpm. Ciri khas 4 silinder dimana lembut dibawah memang sangat menguntungkan. Hanya saja entah kenapa untuk CBR1000RR SP segalanya sangat mudah. Setiap jengkal putaran gas begitu terukur dan gampang dirasakan. Bahkan ketika nunggang diatasnya sampeyan akan lupa bahwa kita sedang nunggang monster. Tapi jangan salah, sekali colek motor ini bisa melesat secepat kilat…

honda_cbr1000rr_sp_2014_-18

Tendangan torsi baru bangun saat kita melewati 5000 rpm keatas. Ledakan tenaga seperti meletup jika sampeyan terus buka gas lebih dalam. Yang menjadi poin dari semuanya adalah lengkingan saat kitiran mesin makin tinggi. Sampeyan tidak akan merasakan adanya stress dari komponen. Aluuusss serta nyaris minim vibrasi. Sayang…karena dijalan raya IWB hanya mampu mengembangkan kecepatan sekitar 140 km/jam. Itupun harus nyodok rombongan didepan. Yang patut menjadi catatan bagi sampeyan…motor ini tidak direkomendasikan untuk melaju pelan secara terus menerus. Kenapa..??

Sebab jika speed dibawah 70 km/jam indikator suhu mesin bakal cepat naik. Dari panel speedo IWB sempat menembus 110 derajat celsius. Pada rentang ini hawa panas sudah mulai menjalar dibagian paha, Bahkan yang paling ekstrem “heat” juga menyebar kebagian sasis twinspar-nya. So….IWB kudu pintar – pintar menjaga average speed minimal pada rentang 100 km/jam. Jika itu bisa kita lakukan, suhu mesin akan turun secara pelan. Ideal yang cukup bersahabat engine kita jaga pada suhu 98 – 100 derajat celcius. Jian bener – bener motor high performance mzbro. Sadis ora gelem dijak alon suwe rekkk :mrgreen: …..

Handling

Honda CBR1000RR SP (5)

IWB yakin ketika sampeyan melihat fisik CBR1000RR SP mindset kita akan mengatakan “berat”. Body gambot dan kokoh dijejali engine super besar. Tapi ternyata semua tidak terbukti. Yup….sekali lagi IWB dibuat tercengang sebab motor ini adalah superbike teringan secara handling yang pernah IWB jajal. Baik untuk manuver low ataupun high speed. Cukup mudah bagi IWB melakukan zig zag serta salip menyalip dikepadatan lalu lintas. Jika kita membicarakan mengenai motor dengan harga 575 juta rupiah memang cukup sulit mencari celah kelemahan. Tapi untuk?CBR1000RR SP ini IWB harus akui handling memang cukup special. Enteng, stabil dan easy kontrol. Bobot 191 kg nyaris seperti 150 kg. Feelnya jian empuk tenan mzbro…

Suspensi

Honda CBR1000RR SP (7)

Honda CBR1000RR SP dijejali suspensi depan USD spring preload dengan ukuran 43 mm. Sementara bagian belakang menggunakan monoshock Unit Pro-Link yang dikombinasikan swing arm aluminium. Tentu sebagai motor supersport karakter suspensi sudah seharusnya stiff atau cenderung keras. Tapi yang mengherankan guncangan tidak banyak terjadi saat motor digunakan untuk melibas jalanan rusak. Total Balance pada CBR1000RR SP lumayan mengagumkan. Suspensi bekerja sempurna saat digunakan melaju kencang atau cornering namun saat dibutuhkan suspensi juga cukup baik meredam hentakan dari permukaan aspal yang tidak rata…

Pengereman

Honda CBR1000RR SP (6)

Pada versi CBR1000RR SP Honda membekali perangkat rem Brembo monoblock. Jika kita biasa nunggang motor kecil tentu komponen ini sudah sangat mumpuni. Tapi IWB mencoba menilai dari beberapa moge yang pernah IWB jajal. Dan untuk Brembo pada CBR1000RR SP….feel braking terasa cukup solid serta terkontrol. Gigitannya tidak ngagetin namun seiring tuas ditarik motor berhenti dengan anteng. Jarak pengereman bisa kita atur sesuai kebutuhan. Apalagi dikombinasikan dengan suspensi depan, respon braking SP masuk kategori superior…..

Kesimpulan

Honda CBR1000RR SP (4)Honda CBR1000RR SP (3)

Berkendara sejam menggunakan CBR1000RR SP memberikan feeling positif bahwa motor ini memang layak menyandang sebagai superbike CBR series yang legendaris. Bertenaga (tidak ragu soal ini), handling mantap, mudah dikontrol, gampang dikendarai, minim vibrasi membuatnya menjadi moge yang patut dipertimbangkan sebagai koleksi. Mungkin Honda terkesan pelit dengan minimnya fitur elektronik seperti absennya riding mode serta traksi kontrol….

Namun saat mencicipinya sampeyan akan lupa seluruh kekurangan tersebut. Design memang selera. Tapi jika kita membicarakan feel riding…CBR1000RR SP sulit dicari kelemahan. Yang cukup berat mungkin pricing mzbro. Dengan banderol kisaran 575 juta…rival mereka Kawasaki juga memiliki jagoan tak kalah bengis yakni Ninja H2 serta beberapa moge Eropa seperti MV Agusta ataupun Ducati. Sayang IWB tidak memiliki kesempatan jajal sang H2 untuk sekedar membandingkan. So…CBR1000RR SP??. Jiaannn juoz gandozzz kotozz kotozzzz mung iso doweh, ngaplo lan ngowoh :mrgreen: . Adol pekarangan pirang meter iku cakkkk....(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!