iklan iwb

460X100Honda_2

marc_crash

Bro dan sis sekalian….komentar masing-masing pembalap Motogp pasca race selalu menarik untuk kita kupas. Begitu juga Marc Marquez yang ternyata mengakui akan tetap sulit bagi dia mengalahkan Valentino Rossi dengan ban sama sekalipun. Hal ini terungkap dari penuturannya pasca race Argentina. Hhhmmm….menarik ki…
blog-460x120-altiwb(1)

iklan iwb

bloger 2 photo kontes

Yup….masing-masing rider bisa mengukur tiap jengkal potensi mereka. Cocok atau tidak komponen yang digunakan untuk motornya diukur sedetil mungkin. Akhirnya setelah menimbang dan menganalisa….Marquez mengakui akan sulit bagi dia mengalahkan Rossi dengan kompon ban extra keras. Karena itulah mereka menjatuhkan pilihan pada ban hard ketimbang extra hard. Berikut penuturannya yang IWB kutip via Crash…….

“Fortunately I’m ok. It was just a bit scary in the beginning because I had so much pain in my stomach. It’s a shame what happened, because we were having a good race. It was really interesting, because our tyre choice was different from Valentino’s, because I knew that it would have been impossible to beat him with the [same] harder compound. So I took a risk, pushed at the beginning and opened a gap. The strategy was working out well for us ? it’s just a pity about the last two laps. When I saw that he was closing in on me, I decided to save the tyres a little. On the final laps I went back in the low 1’39s and knew we would be fighting to the end. But when he passed me – you saw on the video what happened….

“Valentino is Valentino and it is difficult to beat him. I’ve always said that he’s my idol and my reference, so you always learn things from him. Now I’m already thinking about Jerez. I already understand what happened here. So in Jerez I will do my best and try to recover points. There are still many races and anything can happen.”

– Marc Marquez/Crash-

PA1687591.0008

Terjemahan lebih kurangnya seperti ini…

“Untunglah aku baik-baik saja (pasca dlosor). Hanya sedikit takut diawal karena perutku terasa sangat sakit. Cukup memalukan dengan apa yang terjadi karena kita memiliki race yang bagus. Lumayan menarik karena kita memilih ban berbeda dibanding Valentino, sebab aku tahu tidak akan mungkin mengalahkannya dengan ban kompon lebih keras (sama). Jadi aku mengambil resiko, menggeber motor sekencang yang aku bisa untuk membuka gap. Ketika ku lihat dia mulai mendekatiku, aku putuskan untuk sedikit menghemat ban. Pada final lap aku kembali bermain dibawah 1’39detik dan tahu bakal bertarung hingga akhir. Tapi saat dia (Rossi) menyalipku…..kamu lihat saja divideo apa yang terjadi…..

“Valentino adalah Valentino dan sulit untuk mengalahkannya. Aku selalu katakan dia adalah idola dan referensiku, jadi kamu harus selalu belajar sesuatu darinya. Sekarang aku sudah mulai berpikir tentang Jerez. Aku cukup mengerti yang terjadi disini. Jadi diJerez aku bakal lakukan yang terbaik untuk mengembalikan poin. Masih banyak race dan apapun bisa terjadi..”

-Marc Marquez-

Dari penuturan diatas jelas terjawab, tuduhan sibocah ajaib salah melakukan kalkulasi ban sepertinya tidak sepenuhnya benar mzbro. Karena Marquez dan tim sudah bisa mengukur kemampuan mereka jika memakai extra hard tire. Kita ambil contoh saja Jorge Lorenzo yang tidak lebih baik dibanding Dovi, Cal dan Iannone yang menggunakan ban hard. Mereka tahu berdasarkan analisa, Rossi bakal sulit dikalahkan dengan ban yang sama akibat kecepatan dan konsistensinya. Apalagi diatas kertas trek ini memang cocok untuk Yamaha. Karena itu dengan melakukan penggunakan ban hard reguler….mereka berharap Vale tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar. Sayang…..progress lawan ternyata cukup cepat dan sudah nempel didua lap terakhir…..

Last….Performa Vale juga menjadi perhatian rekannya….Jorge Lorenzo yang saat membalap dengan belakang sama (extra hard). ?Balapan Valentino sulit dipercaya, dia bisa lebih kencang dari siapapun dengan ban lebih keras. Dia betul-betul dalam kondisi yang sulit dipercaya” seru Lorenzo. Bukti The Doctor memang sedang dalam kondisi puncak??. Kita tunggu saja race-race berikutnya untuk menyimpulkan. Yang jelas kalau terus seperti ini kayaknya Rossi punya kans serius menjadi ancaman buat Marquez dimusim 2015. Sedang dari sisi Marc…..doi bukanlah sosok angkuh yang tidak sudi mengakui keunggulan lawan. Mental sang juara mzbro. Dua jempol buat mereka berdua. So, piye menurut sampeyan….punya opini lain??….(iwb)

Alokasi ban GP Argentina 2015

tyre-strategy-arg15

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

236 COMMENTS

    • Saya udh sms Marq sama tim risoles kl ada ksalahan tim ymha mohon maaf, tp kyaknya blum sampai sms nya…
      Dan sms fbh bila ada fby yg kurang sopan ,mohon maaf sebesar besarnyaa…

      # sukses buat mas IWAN

    • Marc Marquez menang bro
      Lihat aja nih hasilnya

      Hasil Race Termas de rio Hondo 2015

      1. MARC MARQUEZ ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 35.644s
      2. HIROSHI AOYAMA JPN Repsol Honda Team (RC213V) 41m 41.329s
      3. CAL CRUTCHLOW GBR CWM LCR Honda (RC213V) 41m 43.942s
      4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 43.996s
      5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 45.836s
      6. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 55.520s
      7. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 59.977s
      8. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 3.314s
      9. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 42m 10.041s
      10. Maverick Vi?ales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 42m 10.452s
      11. Danilo Petrucci ITA Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 42m 15.850s
      12. Jack Miller AUS CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 42m 18.298s
      13. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 18.373s
      14. Loris Baz FRA Athina Forward Racing (Forward Yamaha)* 42m 18.497s
      15. Stefan Bradl GER Athina Forward Racing (Forward Yamaha) 42m 18.681s
      16. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 42m 18.896s
      17. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 42m 19.044s
      18. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 42m 19.452s
      19. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 20.522s
      20. Marco Melandri ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 31.880s
      21. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RC213V-RS) 42m 39.015s
      22. Alex De Angelis RSM Octo IodaRacing (ART) 42m 44.088s
      JORGE LORENZO ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) DNF
      VALENTINO ROSSI ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) DNF
      Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) DNF

      #biarFBHsenang

      Syalalalalalala
      Dudududududu

    • Ada Update Tambahan Part Vario 150/125 esp Untuk Konsumen . . . Silah Cek Ke AHASS Bro | tmcblog

      AHM malu-malu bilang recall, bahasanya update hihihihi.
      Ada berita aib AHM kok blogger dollariah ngga estafet sebar beritanya yak.Kalau berita aib Yamaha langsung blow up heboh antar blogger jemuran sampai dilebih”kan sama fbh.

  1. bukannya rossi pole dari urutan 8, MM dari urutan 1 kok mrk udah tau aja kalo bakal sulit lawan rossi… penjelasane piye iki??

    • Di warm up lap pagi kan mm93 make extra hard,,terus diganti menjadi hard menjelang race. Dari situ kan sudah kelihatan akan bagaimana lap timenya nanti pas race kalo mm93 make extra hard. Mm merasa ngga maksimal kalo make extra hard,,mungkin lap timenya akan lebih buruk

  2. artikelnya mengarah klo kang iwan mendewakan rossi & meng ekspose marquez seolah2 marquez inferior…dg pict. dan kalimat yh ditebalkan!!!

  3. Skill+performa motor keseluruhan yg ciamik kunci kesuksesan the doctor… Marquez tetep ane bilang salah pilih ban. Statement yg doi berikan buat alibi saja. Di awal buka gap lebar, itu karna mbah rossi terhimpit beberapa rider. Andai si mbah start di pos 2, bakal ketinggalan lebih jauh lagi si bocah. Menurut ane si bocah mirip si mbah skill ridingnya. Coba pake ban sama, doi ga usah ngirit2 ban di beberapa lap tetakhir… Tetep point pentingnya adalah skill rider yg ciamik wajib didukung performa motor keseluruhan yg ciamik pula…

  4. masih banyak waktu, apapun masih bisa terjadi. entah itu kemenangan dan juga lagi2 kesalahan yang kadang trlihat bodoh

  5. @Bedebew
    Salah maneh. Saya coba ingin garis bawahi poin dari perkataan Marc. Yo wis…ben marem yang ditebelin saya ilangin. Koq pakai mendewakan barang. Menungso koq didewakan…tobat tepuk pramuka tenan :mrgreen:

  6. jadi bgtu to…sejak awal ane juga udah nebak kok marques malah pake ban hard bukan extra hard kek vale..tapi apapun keputusan yang dia ambil udah tau konsekuensi dan akibat nya 😀
    deg2an saat vale udah mendekati marques ane kira bakal terjadi saling adu salip ternyata malah dlosor..hufff seketika deg2an ilang..hahahaha

    semoga jerez kedepan lanjut cucuk cucukan maneh ya 😀

  7. ini yang paling saya suka kang. dua-duanya sama2 rendah hati dan saling memuji. sebuah pembelajaran bagus 🙂

  8. spertinya vale juga termotivasi untuk menjadi world champion lagi “VALE IS VALE” tdk ad org yg sperti dia. bravo valentino rossi

  9. Rendah hati berani mengakui kekalahan gak kyak fby kunyuk dungu yg suka kalap dan ngehina pembalap cb kalo brani mreka ikut motogp naik mtornya doang pasti udah keder gak karuan ngoahahaha

  10. udahlah FBH laknat akui kekalahan lo
    jngan jd budak cbr jones thailand
    tlonglah jngan begok2 amat jd orang
    go yamaha dan YIMM
    AHM dan FBH disinyalir lg mojok sambil mewek
    pkek nyalahin bloger lg tololnya mnta ampun
    jjiiaakakakakakkkkk…..

  11. markues mana mampu menghadirkan race yang seru (saling overtake) salip menyalip dengan konsisten minimal 5 kali race yang ada ngacir ala race CELENG gak seni coyyyyy,,good rossi josss99

    • Si bocah masih harus belajar banyak sama si mbah kayaknya… Performa skill, performa motor, attitude, seniman motogp, dan yg lebih penting kesabaran dan proses pendewasaan… Insya Allah bisa jadi the next Rossi, walaupun The Doctor itu cuma Rossi…

  12. Fansboy yamogok tuh munafik mreka gak pernah mengakui kelemahan sendiri -menang di motogp bungah gak karuan setiap komen di reply……..tp kalo kalah ngamuk pake seribu alasan
    -menganggap sohc jauh lebih superior dari dohc
    -ms merek pujaanya yamoped makin ciut tp merasa seolah semakin di depan aslinya udah jauh ketinggalan kikikikik

  13. Ora popo kalah

    Msh ada 15 race lyg akan dtg

    Seng ak malesi ki komentatore joni lontong karo venilia

    Bajiruutt tenan mosok posisi 3 diisi CC jare sangat disayangkan

    Biyuuhh ketok nek sales yakefet

  14. ?? artikel yg lalu,fbh kambing berandai2 “seandainya margono make ban extra hard,pasti rossi dikamplengin”

    Lha,itu margono aj ngakuin kalo akan tetep susah lawan rossi kok fbh kambing berandai2 seperti itu

    Ngoahahahaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here