iklan iwb

460x110 (10)

460x110(8)

011-top_right_LG
“Gambar hanya ilustrasi……”

Bro dan sis sekalian….hingga detik kita semua pasti dibuat heran, kenapa sih ada beberapa dealer yang sengaja mempersulit kita untuk membeli cash?. Mau sampeyan punya uang segepok kalau judule “beli kontan” ora bakalan dilirik. Bahkan kadang statement-nya bikin ciut nyali ” kalau cash bisa 3 bulan pak inden….kredit paling dua minggu”….nah, itulah pernyataan yang sering kita dengar. Pertanyaannya…..ada apa sih sebenarnya dan kenapa praktek tersebut tetap tumbuh subur??….
Banner-nmax

iklan iwb

Mendapatkan informasi dan penuturan dari Mr. X (sebut saja demikian)…..doi menjabarkan secara gamblang praktek kerjasama sales dan leasing. Penuturannya begitu gamblang dan runut. Pelan-pelan membaca satu persatu membuat IWB makin ngowoh. Benarkah demikian??. Untuk jelasnya monggo baca laporannya berikut ini….

Bagi info aja ya om Iwan soal DP kredit motor. Soalnya pernah ditawari temen buat buka showroom jual motor. Terus alasan kenapa sales motor nyuruh kita kalo beli harus kredit. Misal kita DP 3 juta, yang disetor ke pihak leasing cuman 1,2 juta mas, sisanya buat salesnya. Jadi cashback tergantung salesnya mau ngasih berapa. Kalo 500ribu berarti sales masih untung 1 juta lebih. Terus DP 5 juta ,kalo gak salah cuman 2 jutaan yang disetor ke leasing. Terus kalo beli cash, paling banyak salesnya dapat 500ribu. Itulah alasannya kenapa lebih diutamakan yang kredit dari pada beli cash. Terus saya tanya lagi temen saya, kalo DP yang 500ribuan dapat berapa, katanya paling 100-200ribu. Gitu aja ya mas Iwan..semoga bermanfaat.

Nah….opo ora dlongop sampeyan. Ibarat orang mau angop…baca info diatas langsung mingkem nggak jadi. Lha piye…..mengejutkan tenan je. Menurut Mr. X lagi….persentase jatah ada tabel yang diberikan pihak leasing. Dimanapun dan apapun pabrikannya. Hanya saja memang ada yang bermain terang-terangan namun ada juga yang halus tidak sporadis alias merayu dengan lembut. Nah….yang terang-terangan dan terkesan memaksa ini yang jengkelin dan kudu dibasmi. Lha piye…..mau beli cash malah diskak mat nggak dikasih nafas. “Cash inden 3 bulan pak…..kredit dua minggu kita usahain” kalimat saktinya. Jian tempe menjes tenan……

Last…..sebenarnya cukup dimaklumi jika leasing memberikan insentif bonus pada sales. Tapi ketika sang sales menggunakan sistem penjualan kredit sebagai hukum wajib untuk memuluskan memperoleh penghasilan besar dari “memeras”….inilah yang nggak bisa ditolerir. Praktek susah dibasmi karena peran leasing memang sangat kuat. Pabrikanpun kadang nggak berdaya mzbro. Lha piye…..namanya juga bisnis. Pusat butuh dealer untuk menyokong solidnya jaringan. Lha kalau hampir semua dealer melakukannya….opo sampeyan mau nyengir jika mereka kompak memboikot nggak mau jualan. So….memang hanya pabrikan tangan besi, tegas dan powerful yang sanggup melakukannnya. Nah…sekarang tahu kan kenapa kita susah beli motor cash khususnya new product yang jadi buruan konsumen??…..(iwb)

011-top_right_LG

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!