iklan iwb

460-x-110-rev460x110(2)

Bro dan sis sekalian….direktur Pertamina Ahmad Bambang di kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (17/12/2014) buka suara atas makin anjloknya harga minyak mentah dunia. Menggunakan patokan US$ 79/barel pada saat pemerintah menaikkan harga BBM subdisi dari 6500 ke 8500….mereka mengakui bahwa kalkukasi sebelumnya sudah tidak berlaku. Maksude??…..
460x110(4)

iklan iwb

Yup….dengan terdorongnya harga minyak mentah dunia diangka US$ 59/barel, menurut Direktur Pertamina Ahmad Bambang membuat beban subsidi pemerintah saat ini adalah nol alias impas. Tidak ada lagi dana yang dikeluarkan pemerintah untuk menyubsidi Premium karena harga posisi Premium sudah menempati harga asli. “Ya kalau sekarang dolarnya Rp 12.500 lebih, minyaknya US$ 59 per barel, ya sama harganya antara premium subsidi dengan non subsidi, impas” ujarnya seperti dilansir detik. Lha terus apakah ini artinya status oktan 88 bukan lagi bensin subsidi??…..

Secara kalkulasi duit begitu mzbro. Pertamina masih akan melakukan meeting bersama pemerintah. Bakal ada beberapa opsi yang diusulkan mereka salah satunya adalah pengaplikasian opsi fix subsidi. Premium dan solar akan disubsidi dengan harga tetap dari pemerintah. Contohnya gini mzbro. Pemerintah memberi subsisi 1500 rupiah perliter. Jadi mau bensin naik atau turun….pemerintah tetap menanggung 1500/liter…selebihnya? masyarakat yang bayar….

So….harga Premium bakal fluktuatif mengikuti harga minyak mentah dunia. Dengan kata lain ketika harga minyak dunia anjlok Premium juga ikut turun. Sebaliknya saat naik Premium juga naik. Opsi ini masih dalam penggodokan. Namun Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan akan segera mengumumkan sistem yang dipilih pemerintah. Premium??. Kalau harga asli merosot menjadi 8500 koq Pertamax enggan turun ya bro?. Ngenteni opo jal?? 🙄 . Njaluk disawat onde-onde ancene? :mrgreen: …..(iwb)

rpms-banner

Post by IWB. Follow us on?.

Twitter : @iwanbanaran
FB Fanspage : Iwanbanaran.wordpress.com
Email : [email protected]
Youtube channel : Iwanbanaran
Path : Iwanbanaran
Google+ : Iwanbanaran
Blog Author : IWBspeed.com | Iwanbanaran.com

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

154 COMMENTS

      • nice info lek….
        ————-
        KTM RC200 vs Ninja RR Mono
        kobayogas.com/2014/12/18/komparasi-singkat-ktm-rc200-vs-kawasaki-ninja-rr-mono/

        • Kalo pendapat ane nih, lha kalo premium harganya naik turun, mengikuti harga minyak dunia, malah susah mas, lha wong pedagang barang kebutuhan, lek bensin harganya naik ikut naik, bensin harganya turun gak ikut turun, ane sempat baca di thread kaskus masalah harga minyak dunia yg turun, harusnya pertamax kan turun, saurane vice presiden pertamina ” kalau di jakarta harga Rp.9.950 aja banyak yang beli kenapa harus di turunkan harganya ” lek wakil presidenne pertamina wae ngomong begitu lha terus piye jal

      • Pertamax nggak akan turun lek, cari untung Pertamina

        ========

        Selain Trail, Mestinya VIAR Juga Produksi Varian Supermoto klxadventure.com/2014/12/17/selain-trail-mestinya-viar-juga-bikin-varian-supermoto/

        • menurut saya nih ya.. pertamina ini bagaikan motor honda dan shell bagaikan motor yamaha. klo pertamina ga di tabok secara langsung sm shell pas nuruin harga, pertamina gabakal mau turun. makanya pertamina seenaknya memonopoli harga di daerah yang gada spbu shellnya. saya juga berharap shell spbunya ada di Balikpapan sih. sakit hati lek harga murah cuman jauh di jawa. Balikpapan penghasil minyak malah kena mahalnya aja

          • Sama seperti disini (Rohil,Riau) bro,harga pertamax masih bertahan Rp 12.900,padahal hrga minyak dunia sdh semakin turun

    • nitip lapak kang,
      yang mau kredit motor bisa di saya
      Honda n Yamaha
      SYARAT KTP DAN KK BANDUNG SAJA
      +
      DP BISA PAKAI MOTOR BEKAS (dari tahun 1993 – 2014 ane terima dan , asal lengkap surat2nya, hehhe)

      PAGI DI SURVEY SIANG UNIT SUDAH READY BIOSA DI AMBIL, HASIL 3 JAM DARI SURVEY UNIT SUDAH BISA DI AMBIL

      G PAKAI LAMA DAN G PAKAI RIBET

      yang minat bisa langsung melucur kemarih
      http://www.kaskus.co.id/thread/53a145f750741036258b45d6/kredit-motor-hondaprice-list-bandung-area-dp-bisa-pakai-motor-bekas

      terimakasih kang

  1. Rekayasa aja tuh pemerintah, pake sobsidi fix sekian rupiah,

    Misal harga ekonomis untung premium 8000, trus subsidi fix 1000,
    Lantas pertamina jual 7000

    Lha yg tau harga ekonomis juga pertamina (pemerintah juga), bisa aja dia bilang harga ekokumis 9000, disubsidi fix 1000, pertamina jual 8000,

    Jadi pertamina sudah ekokumis untung karena jual 8000,
    Pemerintah juga dapet anggaran subsidi rekayasa 1000, yg gajelas ini mau masuk kemana

    Mending premium di hapus aja, itu ladang mapia buat ngeruk duit apbn via subsidi subsidi, dan ladang mapia buat ngoplos minyak jadi premium yg di jual ke rakyat via pertamina

    Wah panjang amat ini,,,,,
    Ngerti ora kowe son!!!!

    • ya di audit aj x buat pembuktiannya
      tapi emg kliatannya banyak ngambil untungnya, lha wong udah PT masak lokal sama keong harga disamain, biasanya karena regulasi pemerintah perusahaan asing harga lebih mahal

    • bener- bener masbro, haruse RON 88 d?hapus, lawong petral aja beli nya RON 92, krn dah ga ada yg jual RON88, tpi ama Petral RON92 diblending lg jadi RON88 buat dijual di Indonesia, ibarate beli alpard trus diubah jadi innova

  2. kalo pemerintah penurunan hrga premium aja pertamina aja langsung mengaku rugi, dengan alasan harga beli atau kulaane masih harga mahal. Giliran pemerintah naikin harga, pertamina diem-diem aja sambil kipas-kipas duit. Pemerintah juga gitu alasanya subsidi sudah ga bisa di kendalikan, Lha sekarang harga crude oil anjlok pmerintah ma pertamina angler aja dengan alasan baru digodok. Godoknya yg lama yaa biar win2 solution (pertamina-pemerintah).

  3. Di Kaltim sini banderol Pertamax kok masih nangkring di 12 ribuan/liter ya kang Iwan,padahal di daerah lain sudah turun menjadi 9 ribuan/liter. Mungkin pemerintah perlu disawat batu bara iki pancene.

  4. Kenapa gak turun…..soalnya dibeli pas masih mahal jadi kalau ikut turun ya rugi dong…..emangnya pertamax atau premium yg sodara beli hari ini hasil langsung dari kilang di sebelah rumah sodara….enggak dong itu dibeli dari kilang SG 2-3 bulan lalu….gitu sih kalau logikanya makelar minyak….

    • tapi biasanya begitu harga minyak dunia naik tanpa ba bi bu……… langsung naik kan harga padahal waktu beli dengan harga murah, tapi begitu harga minyak dunia turun banyak alasan ba bi bu…. pretttttttttt, piye jal………. namanya juga pedagang jualan gak ada yang mau rugi
      itu sudah hukum alam dari sononya gkgkgkkgkgk

  5. kalo gitu brrti dana transportasi dari pertamina ke spbu ditanggung masyarakat, jd tiap daerah atau bahkan spbu bakal beda harga ? hmm…

  6. nice info kang iwan..
    semoga aja dipercepat tu rencananya.
    Tpi kang iwan sbgai pembaca setia warung ini
    kang iwan pernah postingin berita SPBU Shell daerah jawa pada tutup..
    tpi di Medan SPBU Shell malah mau buka lapak (lagi tahap pengerjaan)
    knp bisa seperti itu ya?

    • coz di eropa udah pada alih BBM ke BBG, makanya minyak mentah turun harganya, karena sini masih pake BBM trs automotive tiap tahun grafiknya positif y udah deh pas juga harga minyak mentah turun, buka lagi deh, semoga aj bisa merata di daerah ben PT BBM Lokal gak kemaruk ngeruk untunge

  7. tapi di Petral itu RON 92 diblending lg jdi RON 88, mungkin harga sbnarnya itu harga kotor RON 88 msh dtmbah biaya blending,

  8. Trusss Harga Premium skarang brapayah??? dan kok harga pertamax blom turun heeemmmm untung motor sy minum premium. Tpi yasudahlah abaikan sja lgi pula. #BUKAN URUSAN SAYA (jokowi mode ON) ksixixixixixi. HaLlo joko LoVers.???? Salam 2 rebu ehh salam Piston JeNong+NgeBUuLl bukan nGiBUuLLLllllllll…:)

  9. wis gak usah pake rapat habisin uang rakyat saja, hapus aj premium dan subsidi pertamax / dgn kata lain kembalikan ron bbm asal saja pada premium so tidak ada lg istilah downgrade kualitas bbm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here