iklan iwb

460x110 (7)460x110_ok

IMG_1868

Bro dan sis sekalian…….setelah mengupas beberapa fakta tentang new CBR150R yang cukup mencengangkan khususnya sisi engine….kini IWB mulai melangkah pada sesi komparasi fitur. Yup…..jagoan dari masing-masing pabrikan dalam berkompetisi dikelas 150cc fairing sport. Selain fitur….IWB juga coba angkat perbandingan minor yang lumayan cukup memberikan perbedaan diantara keduanya. Dan berikut hasil komparasinya….
460x110REVSYOURBIKE

iklan iwb

Karena banyaknya bahan IWB sengaja memisahkan antara impressi berkendara serta komparasi desain diartikel terpisah. Sedang kali ini fitur umum yang IWB yakin para pembaca setia pasti ingin mengetahuinya. Seperti apa?. Kita langsung bedah satu persatu……

1. Split seat

Kedua pabrikan melakukan pendekatan berbeda pada desain jok. Sama-sama menganut model terpisah, Honda lebih menyukai desain nempel dengan harapan boncenger tetap merasa nyaman. Sedang filosofi yang dianut Yamaha untuk R15 lebih kepada desain visual. Ketika new CBR150R konsen sisi comfort…..maka R15 sisi visual. Hasilnya??. Cukup berhasil mzbro. Dari sisi visual split jok model R15 sporty bener. Menganut model pure split seat…..kesan moge look sangat terasa. Namun kompensasinya kudu mengorbankan kenyamanan sebab boncenger berpotensi melorot kebawah saat pengendara melakukan braking. Ketidak nyamanan diatas harus dirasakan sebab posisi jok belakang juga cukup tinggi. Sedang new CBR150R sebaliknya….

Mengandalkan split seat model turing bike layaknya Pulsar 200NS….sang fairing nyaman untuk boncengan. Posisi riding tidak terlalu menunduk…..gaya dorong gravitasi kedepan juga tidak memaksa posisi penumpang bergeser. Jadi ketika kita hard braking responnya santai wae mzbro. So….kedua desain memang mempunyai plus minus. Menang sisi visual…namun kalah soal kenyamanan. Sedang satunya….terkesan biasa namun nyaman. Selain itu new CBR150R juga menawarkan busa jok yang lebih empuk dan lentur. Sementara R15 cukup keras. Namun untuk cover jok….Yamaha memberikan material yang lebih tebal dan solid dibanding kompetitornya….

2. Tutup bensin

Walau sama-sama mengadopsi model rata…….new CBR150R menganut tutup lepas yakni tidak nyantol dengan tanki. Model ini sudah diadopsi Honda sejak generasi awal CBR150 dan terus dipertahankan hingga saat ini. Sementara R15 sebaliknya….mirip Ninja series seperti terlampir. Mana yang lebih nyaman?. Monggo sampeyan sendiri yang menilai….

3. Konsol speedometer

Dari sisi display speedometer bisa IWB katakan Honda cukup royal dibanding rivalnya. Ketika Yamaha hanya membekali keterangan odometer, trip meter serta fuel…..maka new CBR150R jauh lebih komplit. Tercatat odometer, fuel, temperatur engine (ditunjukkan dengan cold-hot) serta jam digital. So….dari sana kita bisa mengontrol tingkat panas engine. Walau ECU kipas akan menyala pada saat mesin kepanasan…IMHO fitur kontrol temperatur pada konsol speedo tetap diperlukan.

4. Ukuran ban

Yang menarik walau karet bundar belakang sama-sama dijejali ban berukuran 130/60-17….untuk depan kedua species ternyata berbeda. Jika new CBR150R dicangkokin ban depan 100/80….maka R15 satu tingkat dibawahnya yakni 90/80-17.? Efeknya memang nggak terlalu signifikan namun secara visual new CBR terlihat lebih gambot…..

5. Sensor speedometer

Beda dengan new CBR150R….YIMM menempatkan sensor speed pada engine yang akan mengikuti putaran RPM. Sementara K45 ditempatkan pada laher roda depan. Kendati secara fungsi sami mawon banyak yang mengatakan sensor pada mesin lebih terkesan berkelas…..

6.? Swing arm atau lengan ayun

Sisi inilah kekuatan yang sulit ditandingi oleh new CBR150R. Dibekali swing arm almu die cast penampakan R15 memang jadi terkesan padat dan kokoh. Moge sport sangat kuat terasa. Sedang CBR150R….menganut model kotak reguler, handling keduanya sebenarnya tidak beda signifikan. Tapi sekali lagi….differensiasi yang disodorkan YIMM pada part ini mampu membuat potential buyer jenggot sariawan jambak rambut dewe saking mumetnya menjatuhkan pilihan :mrgreen: ….

7. Cover engine

Kembali desainer R15 begitu pintar mengangkat aura padat pada sang kuda besi. Celah atau kisi yang bisa merusak pandangan coba ditutup dengan cover engine. So…jangan heran jika leher knalpot tidak terlihat ketika kita mengintip kedepan. Sedang CBR150R….terbuka lebar. Namun secara teknis posisi CBR sebenarnya malah diuntungkan karena cooling system lebih optimal. Udara mengalir dari depan dengan leluasa. Sedang R15 harus mengandalkan kisi-kisi udara pada cover. Selama jalanan lancar sing nggak terlalu banyak mengganggu. Akan tetapi ketika didera kemacetan parah kemungkinan besar suhu engine new CBR150R lebih stabil sebab lancarnya sirkulasi udara akan membantu meredam panas….

8. Foot step boncenger

Untuk sisi ini bisa dikatakan new CBR150R selangkah lebih maju. Bisa kita lihat…..Yamaha mengandalkan pipa yang ditempel ke sasis sedang new CBR150R tidak. Menganut model terpisah….pabrikan menjejali komponen almu die cast sehingga lebih mewah dan berkelas. Selain itu mekanisme “klik” pada injakan boncenger R15 terasa kurang solid. Beda dengan CBR yang mengunci rapat saat ditutup…..maka R15 sebaliknya berpotensi kendor jika sudah berumur…

9. Stoplamp dan behel belakang

Yamaha menawarkan LED stop lamp pada R15. Sementara CBR masih mengandalkan bohlam biasa. Dari sisi visual dan keawetan….kondisi ini membuat R15 sedikit diatas lawan. Kemudian desain buritan. Mencoba melakukan pendekatan sport murni….Yamaha mengilangkan behel belakang sedang Honda tetap konsen pada sisi kenyamanan. Efeknya saat diparkiran……pengendara R15 memang dibuat botak sariawan ketika dihadapkan pada kondisi parkiran sempit. Soal visual….desain model ini membuatnya lebih sporty serta agresif. Kenyamanan??. Yo tetap enakan ada behel :mrgreen: ….

10. Shutter magnet key (SKS)

Kedua pabrikan mencangkokkan SKS demi safety. Walau sama-sama imbang tapi mekanisme pengoperasian secara pribadi lebih menyukai milik CBR sebab kunci hanya dipakai sekali yakni untuk membuka saja. Menutup tinggal geser dengan knob yang disediakan pabrikan. Sedang R15…..mau nutup atau membuka harus menggunakan kunci jadi terkesan kurang simpel…

11. Kontrol panel stang

Beda dengan R15…..Honda menghilangkan pass switch serta power on/off. Walau terkesan simpel…..penghilangan pass switch membuat CBR terasa kurang komplit. Cukup disayangkan mengingat fitur ini biasanya selalu hadir pada produk sport…

12. Hand grip

Honda membekali material besi pada jalu stang (hand grip). Sementara R15 hanya berbahan plastik membuatnya terkesan “cheap”. Secara fungsi jelas daya redam material besi terhadap getaran lebih baik dibanding plastik ringan…..

Yup….itulah sekilas komparasi fitur untuk memberikan gambaran pada brosis semua. Jadi kalau diperhatikan masing-masing produk memang mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Walau tidak komplit….harapan pribadi semoga bisa dijadikan acuan. Ojo malah bingung mzbro. Btw….sesi impressi test ride serta komparasi desain head to head akan IWB posting diartikel selanjutnya. Sampai disini ada pertanyaan mzbro??……(iwb)

rpms-banner

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

357 COMMENTS

      • nebeng sang pertamax, mumpung harganya lagi turun.. hehehe..
        Tinggal disesuaikan selera dan kebutuhan, semua ada keunggulan masing2.

        Ijin nitip mas Iwan,
        Kisah Seorang Jenderal yang Ditilang Polisi | prasetyo676.com
        prasetyo676.com/2014/11/24/kisah-seorang-jenderal-yang-ditilang-polisi/#more-2257

        • Pilihan bijak tergantung calon konsumen

          Galeri model BMW
          prestigesotomobile.wordpress.com/2014/11/21/model-wanita-bmw-bmw-and-its-girls-2/

        • Absen…..

          ————————————–
          Biker Konyol ini Lupa Melepas Rantai Pengaman di Rodanya… Ngakak euy ! 😀

          enoanderson.com/2014/11/24/wth-lupa-melepas-rantai-pengaman-bikers-ini-nampak-sangat-konyol/

          • Hmmmm……berasa sedikit nyesel ambil R15 nih 🙂
            motorrio.com/2014/11/24/replica-motor-motogp-sampai-saat-ini-cuma-dua-ducati-dan-honda-yamaha-belum/

          • Kita liat 1 smp 2 tahun kedepan….mana yg kuat n stabil dr body hingga mesin…ambil contoh mesin vixion dr thn 2007 smp skrg 2014 masih joss….sdgkan cbr150rr udh pd rontok n kobong…

      • absen dulu ben gak ketinggalan jauh…
        ———
        Ini loh metode ECE R40 yang suka ada di brosur
        kobayogas.com/2014/11/23/mengenal-metode-perhitungan-konsumsi-bbm-ece-r40-mendekati-riil/

        • wah komplit, ay baru tau kalau ternyata speedo R15 tidak ada jam dan petunjuk suhu, padahal awalnya tak pikir R15 lebih komplit dari CBR. Kalau CBR kan tripnya cuma satu lek, R15 ada dua atau satu juga?

          Btw jalu setang ngaruh lek buat balancer saat kecepatan menengah hingga tinggi, lebih stabil dan mengurangi getaran berlebih. Cuma R15 menang banyak di Pass beam, engine cut off, swing arm dan lampu belakang yang juosss…
          ==============
          Ini loh metode itung bbm ECE R40
          kobayogas.com/2014/11/23/mengenal-metode-perhitungan-konsumsi-bbm-ece-r40-mendekati-riil/

          • Jalu stang dua duanya hanya berfungsi sebagai pengaman saat jatuh. Bahannya ringan semua, jadi BUKAN sebagai stabilizer. Kalau sebagai stabilizer materialnya harusnya yang berat seperti di suzuki / kawasaki ninja.

          • Buat tarzan itu belum pernah pake motor kenceng ya? Coba deh ente pake sport 2 tak 150cc keatas, kan powernya diatas rata2 tuh, bandingin sendiri antara yg pake jalu stang besi ringan ama yg berat , pas trek lurus aja cobain baru tau tuh beda antara jalu stang ringan, sedang sampe berat

          • Hehe sorry ya ane nggak berani ngebut pake ninja indonesia. Ngebut pake minimal 600cc dong, stabilizer nggak pake kali ayam, eh jalu setang. Tapi pake “SD”.

      • Artikel panas telep2 ni kang.hehe

        Masa cuma gara2 gak pake helm bmw z4 ini ditilang?
        prestigesotomobile.wordpress.com/2014/11/23/gara-gara-blusukan-bmw-z4-ditilang-polisi/

      • kesimpulan :
        R15 cocok buat ditaruh di garasi dan dipandangi
        CBR cocok untuk menemani kegiatan sehari-hari

        pesan : belilah sesuai peruntukan 😀

        • Ahm bisany cm ikut2an doang…ga pd melek tuh mata…yimm produksi motor model baru ahm ikut2an…R15 buatan lokal tp dieksport, cbr150 lokal cm bwt lokal doang…..kualitas bro…

    • Bukannya Foot step boncenger R15 bisa dicopot yaa
      ga kayak NVL

      aripitstop.com/2014/05/28/foot-step-belakang-r15-ternyata-terpisah-dari-rangka-tidak-seperti-vixion-model-baut/

      aripitstop.files.wordpress.com/2014/05/step-r15.png?w=640

      biar bisa di cuput cuput

    • wah, CBR kudu lepas tutup bensinnya ternyata ya mas

      Hot : Test ride dan review Honda CBR250RR empat silinder by MMBlog!
      monkeymotoblog.com/2014/11/25/lebih-dekat-dengan-honda-cbr250rr-mc19-empat-silinder-tua-tua-keladi-gallery-video/

    • selamat brooo,, ane bonceng yoo… 😀

      btw mantep banget lek IWB bisa nyicipin dua2nya,, tinggal pilih…

      mansarpost.com/2014/11/24/ketika-supplier-diinvestigasi-langsung-terkait-recall-produk-airbag/

    • josss kang iwan.. saya rasa udah obyektif penilainnya..

      numpang ya bro 😀
      ————–
      travelmotoblog.wordpress.com/2014/11/23/new-kawasaki-fury-athlete-2015-ada-kemiripan-dengan-z250/

    • Mas Iwan sendiri belinya R15, sudah ketahuan kan mana yg lebih baik? 😀

      Masa blogger senior milih motor yg lebih jelek untuk dibeli & dipakai sendiri?

  1. iki tak tambaih ben manteb, haaaahaaa.
    copy paste, dari @kumbangRaider

    Nihh Gw Kasih Perbandingan Yg Semuanya FAKTA:

    R15 Plusnya:
    -Kualitas Material Lebih Baik Dari CBR
    (Dia Punya Swing Arm Alumunium yg Bener2 Mantap)
    -Ada Pas Beam
    -Engine Cut Off
    -Buat Mejeng Sabtu-Minggu Ok Lahhh
    -Punya ?Racun? Yang Banyak, Mereka Punya :
    KNALPOT SAKURA,
    ECU DAYTONA Yang Bisa Disetting Melalui Android
    Single Seater, PADDOCK
    Pernak Pernik Moto GP
    dan Banyak Lagi Aksesoris Lainnya
    (Pabrikan ini Sangat Pintarrr, Mereka Paham klo biker2 indonesia tuh paling ga mau yang namanya Motor ?Standar? kebanyakan biker Tanah air Gila akan Modifikasi)

    R15 Minusnya:
    -Model Motor JADUL.
    (R15 ini udah keluar dari 2010, cuma ga pernah dimasukkin di indonesia, kemaren Dijual di india, thailand, Baru Tahun ini Pabrikan Bisa Me?Lokal?kan R15
    Jadi untuk desain udah BASiiii, Bengkel2 Modif Pinggir Jalan Pun udah banyak yg ngejual Fairingnya.
    Gak usah kaget klo Dijakan tau2 ngeliat ada motor modifan mirip motor sampean.

    -Motor Gak Nyaman Buat Dikendarai Jarak Jauh Secara Terus Menerus
    (Semua Pengendara R15 Mengakui Hal ini,Tapi Mereka Rela Badan Pegel-pegel demi look Sporty.
    Dan untuk Pengalaman Boncenger nya, ada yang pernah Kesangkut Ranting Pohon atau hampir kena Kepentok Portal Di perumahan, dan klo di Jalan Bisa Ngeliat Atap Kap Mobil)

    -Rantai R15 Kemrosak dan Suaranya sangat Mengganggu
    (FAKTA Kang iwan Sangat Terganggu dengan Hal ini dan akhirnya Mengganti Dengan Produk AFtermarket S**ob

    -Akselerasi Kurang Nampol
    (FAKTA Kang iwan Sangat Terganggu dengan Hal ini dan akhirnya Menurunkan Ukuran Gear Standar nya

    -Inden Lamaa (rata-rata 2 bulan)
    (Bisa Di usahain Cepet asal Kasih Upping Sama Salesnya, jadi punya orang yg dah antri duluan bisa dikasih ke Sampean Dulu)
    inden yang lama ini terjadi karena Pabrikan Juga Mengekspor R15 Kenegara-negara Lain,

    -BBM Kalah irit dibanding Kompetitor
    (Baca di Tmcblog, dia udah Kupas Tuntas dengan Sedetail Mungkin pengujian pemakaian BBM motor Kompetitor)

    -TOP Speed kalah dibanding Kompetitor Jika diadu Trek Jarak Jauh
    (Jangan Coba-coba Balapan Trek Jauh Dengan Motor Kompetitor, Pasti Keok Cos DOHC Sama SOHC punya Karakter Sendiri)
    (artikel Pertamax7 berdasarkan pengujian oleh Potretbikers yang dah nyoba Di trek Sepanjang 1,5KM SURAMADU, R15 Keok DAN udah Diulang 10x pun R15 Tetep kalah)

    CBR 150 Plusnya:
    * Desain Model Paling FRESH dan Up to Date, Dengan Kiblat CBR1000RR FIRE BLADE, Kereeenn
    (Terbukti Anaknya IWB Malah Minta Dijemput Pake CBR REPSOL Dibanding R15 Punya Sendiriii,
    ingat anak kecil itu paling JUJUR, hatinya belum terkontaminasi Fansboy ataupun Target Sales
    dan desain ini sepertinya Everlasting, Walaupun 5 taun kedepan masih tetep Keliatan Elegan dan Kerenn)

    * Motor Sangat Nyaman untuk dipakai Sehari-hari dan Boncenger juga nyaman duduk dibelakang
    (Pabrikan ini Sepertinya Tahu Betul klo Kenyamanan adalah Faktor Yang Sangat Penting)

    * Tidak Perlu inden Lama untuk meminang motor ini
    (Pabrikan ini sepertinya Memprioritaskan Pasokan Dalam Negeri, Mereka BELUM MAU EKSPOR sebelum Pasokan Dalam Negri Terpenuhi Semua Sampai Ke Pelosok)

    * BBM irit
    (inilah Teknologi Pabrikan ini, ANEH TAPI NYATA, Bagaimana Mungkin Karakter DOHC bisa Diajak irit, Mau Kenceng Bisaa irit Juga Bisaa, BRiLLIANT)

    * Tenaga SUPERIOR untuk Trek Jarak Jauhh
    (Sudah Teruji melalui artikel Pertamax7 berdasarkan pengujian oleh Potretbikers yang dah nyoba Di trek Sepanjang 1,5KM Di SURAMADU, CBR 150 Berhasil Unggul Dibanding R15 Sampe Diulang 10x)

    * Handling Mantap
    (Semua Blogger yang ikutan Test Drive mengakui jika Handling CBR Sangat Nurut dan Gesit diajak Bermanuverr)

    CBR 150 Minusnya :
    -Tidak ada Pas Beam

    -Tidak Punya ENgine Cut OFF

    -Kualitas Material Kalah OK dibanding Kompetitor
    (Bahan Swing Arm Seadanyaa, Beda jauh dengan milik Kompetitor)

    -Rangka Ditengah Terlihat Kopong atau Bolong klo dilihat Dari Samping
    (inilah Konsekuensi Peralihan Sasis DELTABOX Ke TERALIS)
    Klo pendapat ku sihh Bolongan yang Disamping itu akan Berguna untuk Mengatasi ?Angin Dari Samping?
    Jadi Klo ada Hembusan ANgin yang Besar Dari Samping, itu akan Langsung Nyeplos dari bolongan Tersebut, Jadi Motor ga akan Oleng dan Tetap Stabil Walaupun terkena Terpaan Angin Besar Dari Samping.
    apakah ini sudah diperhitungkan oleh insinyur-insinyur pabrikan, atau ini hanya pendapat diriku saja,, hahaa

    -Konsekuensi lain Menggunakan sasis Teralis, Tentu Banyak Terlihat Bekas Las-Lasan Pada Rangka

    -Tidak Punya ?RACUN? Modifikasi Seperti Kompetitor
    (biker-biker indonesia paling ga mau yang namanya Motor ?Standar? kebanyakan rider Tanah air Gila akan Modifikasi)
    Pabrikan Sebelah Punya ECU DAYTONA Bisa Disetting Pake Android
    Punya Knalpot Sakura
    Pernak Pernik Moto GP dan masih Banyak Lagi Yang Lain.
    (mosok dirimu Cuma Jualan Single Seater, TankPad Doankk???)

    Ok, Tidak ada Produk Yang SEMPURNA, Semua Punya Plus dan Minus,
    Tinggal Kita Sendiri Mau Menjatuhkan Pilihan Ke mana?

    kalow perlu:

    di ulang….
    di ulang….
    di ulang……

    sampe ndoweh….

    wkwkkwkwkwkkwkwkwkwk

    • itu mah akal2 kang arno. Kang arno sengaja sms anaky kang iwan suruh jemput pake cbr repsol, ,biar kang iwan mau beli cbr 150. Dan akhiry. . .+trenteng+ kang iwb jd kompor r15 vs cbr 150.
      Impian kang arno pn tercapai, ,artikelpn dibuat.
      Tp sayang kang arno gagal pertamax.
      Kwkwkwkw.
      Kabur. . .sandal mana sandall

    • masalah irit BBM, hasil tes TMC enga bisa dijadikan acuan karena :
      – Pertama.. Beda BBM, R15 pk premium CBR pk pertamax
      – Kedua, kecepatannya beda, klo keduanya dipantengin di 60kpj on speedo, real speed CBR lebih rendah dr R15 jadi otomatis jauh lebih ngirit 😉

  2. Kalo desain sih r15 mengarah ke super sport, kalo cbr ke arah sport touring

    Perbandingan kurang chasis

    Secara value chasis dan arm unggul r15 tapi fungsionalitas gak ada beda, maklum kelas 150cc

    Kalo menurut ane kedua motor masih banyak kurangnya
    1. Kurang murah
    2. Kurang murah
    3. Kurang diskon

    Cuma yg ane heran r15 sama cbr populasinya sudah hampir seimbang, dah sering bgt liat cbr sama r15 berseliweran

    Padahal nambah dikit daoet ninja sl, tampilan motor 150cc power motor 250cc, oprek dikit r25 juga kelewatan jauh,

  3. kang Iwan, jalu stang kalau di lepas didalamnya ada balancer untuk mengurangi getaran mesin( mereduksi getaran di stang motor) yang tersalur ke stang dan diteruskan ke tangan… jd nurut kulo fungsinya sangat berpengaruh agar tidak gampang kesemutan… secara visual bagus R15.. (imho) suwun ulasanr kang… joss gandozz mubeng ndlosor….

  4. Secara pribadi saya tetap pilih R15 walaupun beda tipis dng CBR150R. Karena dari sisi kualitas material & design secara visual & keseluruhan R15 lebih oke. Cuma disisi mesin memang CBR150R lebih superior walaupun tidak mutlak.

    • soal desain suka2 aja tp soal mesin R15 gak ada apa-apanya dibanding cbr150, disurabaya r15 dikamplengi cbr150 sampe 10x…masih belum terima? diulang sampe 50x pun hasilnya bakal tetap menang cbr150,secara teknologi gitu lhoh…

  5. wow artikelnya buagus mass,,,,
    kalo R15 motor egois mas, alias enak buat sendiri bukan bukan boncengan (kasian kalo liat yg dibonceng, jengkiing buanget, kalo cewe sexy sih ane buntutin terus, tp kalo orangnya rada gemuk waalahh, ngeri liatnya kaya mo patah.. heheheh), beda sama CBR, enak buat boncengan sama yayanknya….
    yang jelas untuk kenyamanan motor harian plus touring ya CBR, kalo untuk agresif n sporty look ya R15… (pribadi saya pilih CBR)

    swing arm nya R15 keren tuuhh, klo CBR biasa ajah.. mas iwan, kira2 honda bakal ikut make swing arm kaya R15 ga..??? biar lebih manteb…

  6. kasihan cewek bocenger R15 lek Iwan,,,lebaran kemaren ketemu rider R15 boncengin cewek,arah tujuan solo,nyampe Indramayu tuh cewek mencak2 bokongnya panas,,hmmm

    • Tp faktanya cewek2 lebih suka bonceng yg nungging2

      Contoh,r25,r15,rr,monorel,ninja250

      Lha cbr nyungsep gk laku

      Ngoahahahaha

      • ninja masih manusiawi buat boncengan,,!!! R25 juga masih nyaman buat boncengan,,,,

        lihat ninja mono, seminggu mantengin jalan belum tentu lihat ini motor, mono kurang laku bukan karena nunggingnya, tapi karena jomblo silinder dan terlalu imut untuk ukuran motor 250 sesong,,,!!!

        realistis lah, ini ngomongin r15 nggak usah bawa merek lain, dasar koplak,,,!!!

  7. Alhamdulillah wingi wis kelakon tumbas R15 karo simboku.
    cash dikaranganyar Rp29.800.000 (tanpa cash back)
    Matur sembah nuwun donganipun nggih mbok…. pak….
    Mugi mberkahi.
    Suwun mas iwan….

  8. Wkwkwkwkwk

    Sport fairng pengen nyaman?????

    Sekalian ?????j? beli metik sm bebekkk

    Dijamin nyaman bgt

    Ngoahaahahahahaha

    • ya… sport fairing itu harus nungging…
      harus sendiri kalok pengen enak.
      harus nahan pegel.
      harus gak nyaman.
      dan harus menerima semua penderitaan atas semua ketidak nyamanan nya demi tampilan visual.

      silakan direnung sendiri pemikiran macam apa yang seperti itu 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here