iklan iwb
iklan iwb

460x110 (7)460x110_ok

IMG_1868

Bro dan sis sekalian…….setelah mengupas beberapa fakta tentang new CBR150R yang cukup mencengangkan khususnya sisi engine….kini IWB mulai melangkah pada sesi komparasi fitur. Yup…..jagoan dari masing-masing pabrikan dalam berkompetisi dikelas 150cc fairing sport. Selain fitur….IWB juga coba angkat perbandingan minor yang lumayan cukup memberikan perbedaan diantara keduanya. Dan berikut hasil komparasinya….
460x110REVSYOURBIKE

iklan iwb

Karena banyaknya bahan IWB sengaja memisahkan antara impressi berkendara serta komparasi desain diartikel terpisah. Sedang kali ini fitur umum yang IWB yakin para pembaca setia pasti ingin mengetahuinya. Seperti apa?. Kita langsung bedah satu persatu……

1. Split seat

Kedua pabrikan melakukan pendekatan berbeda pada desain jok. Sama-sama menganut model terpisah, Honda lebih menyukai desain nempel dengan harapan boncenger tetap merasa nyaman. Sedang filosofi yang dianut Yamaha untuk R15 lebih kepada desain visual. Ketika new CBR150R konsen sisi comfort…..maka R15 sisi visual. Hasilnya??. Cukup berhasil mzbro. Dari sisi visual split jok model R15 sporty bener. Menganut model pure split seat…..kesan moge look sangat terasa. Namun kompensasinya kudu mengorbankan kenyamanan sebab boncenger berpotensi melorot kebawah saat pengendara melakukan braking. Ketidak nyamanan diatas harus dirasakan sebab posisi jok belakang juga cukup tinggi. Sedang new CBR150R sebaliknya….

Mengandalkan split seat model turing bike layaknya Pulsar 200NS….sang fairing nyaman untuk boncengan. Posisi riding tidak terlalu menunduk…..gaya dorong gravitasi kedepan juga tidak memaksa posisi penumpang bergeser. Jadi ketika kita hard braking responnya santai wae mzbro. So….kedua desain memang mempunyai plus minus. Menang sisi visual…namun kalah soal kenyamanan. Sedang satunya….terkesan biasa namun nyaman. Selain itu new CBR150R juga menawarkan busa jok yang lebih empuk dan lentur. Sementara R15 cukup keras. Namun untuk cover jok….Yamaha memberikan material yang lebih tebal dan solid dibanding kompetitornya….

2. Tutup bensin

Walau sama-sama mengadopsi model rata…….new CBR150R menganut tutup lepas yakni tidak nyantol dengan tanki. Model ini sudah diadopsi Honda sejak generasi awal CBR150 dan terus dipertahankan hingga saat ini. Sementara R15 sebaliknya….mirip Ninja series seperti terlampir. Mana yang lebih nyaman?. Monggo sampeyan sendiri yang menilai….

3. Konsol speedometer

Dari sisi display speedometer bisa IWB katakan Honda cukup royal dibanding rivalnya. Ketika Yamaha hanya membekali keterangan odometer, trip meter serta fuel…..maka new CBR150R jauh lebih komplit. Tercatat odometer, fuel, temperatur engine (ditunjukkan dengan cold-hot) serta jam digital. So….dari sana kita bisa mengontrol tingkat panas engine. Walau ECU kipas akan menyala pada saat mesin kepanasan…IMHO fitur kontrol temperatur pada konsol speedo tetap diperlukan.

4. Ukuran ban

Yang menarik walau karet bundar belakang sama-sama dijejali ban berukuran 130/60-17….untuk depan kedua species ternyata berbeda. Jika new CBR150R dicangkokin ban depan 100/80….maka R15 satu tingkat dibawahnya yakni 90/80-17.  Efeknya memang nggak terlalu signifikan namun secara visual new CBR terlihat lebih gambot…..

5. Sensor speedometer

Beda dengan new CBR150R….YIMM menempatkan sensor speed pada engine yang akan mengikuti putaran RPM. Sementara K45 ditempatkan pada laher roda depan. Kendati secara fungsi sami mawon banyak yang mengatakan sensor pada mesin lebih terkesan berkelas…..

6.  Swing arm atau lengan ayun

Sisi inilah kekuatan yang sulit ditandingi oleh new CBR150R. Dibekali swing arm almu die cast penampakan R15 memang jadi terkesan padat dan kokoh. Moge sport sangat kuat terasa. Sedang CBR150R….menganut model kotak reguler, handling keduanya sebenarnya tidak beda signifikan. Tapi sekali lagi….differensiasi yang disodorkan YIMM pada part ini mampu membuat potential buyer jenggot sariawan jambak rambut dewe saking mumetnya menjatuhkan pilihan :mrgreen: ….

7. Cover engine

Kembali desainer R15 begitu pintar mengangkat aura padat pada sang kuda besi. Celah atau kisi yang bisa merusak pandangan coba ditutup dengan cover engine. So…jangan heran jika leher knalpot tidak terlihat ketika kita mengintip kedepan. Sedang CBR150R….terbuka lebar. Namun secara teknis posisi CBR sebenarnya malah diuntungkan karena cooling system lebih optimal. Udara mengalir dari depan dengan leluasa. Sedang R15 harus mengandalkan kisi-kisi udara pada cover. Selama jalanan lancar sing nggak terlalu banyak mengganggu. Akan tetapi ketika didera kemacetan parah kemungkinan besar suhu engine new CBR150R lebih stabil sebab lancarnya sirkulasi udara akan membantu meredam panas….

8. Foot step boncenger

Untuk sisi ini bisa dikatakan new CBR150R selangkah lebih maju. Bisa kita lihat…..Yamaha mengandalkan pipa yang ditempel ke sasis sedang new CBR150R tidak. Menganut model terpisah….pabrikan menjejali komponen almu die cast sehingga lebih mewah dan berkelas. Selain itu mekanisme “klik” pada injakan boncenger R15 terasa kurang solid. Beda dengan CBR yang mengunci rapat saat ditutup…..maka R15 sebaliknya berpotensi kendor jika sudah berumur…

9. Stoplamp dan behel belakang

Yamaha menawarkan LED stop lamp pada R15. Sementara CBR masih mengandalkan bohlam biasa. Dari sisi visual dan keawetan….kondisi ini membuat R15 sedikit diatas lawan. Kemudian desain buritan. Mencoba melakukan pendekatan sport murni….Yamaha mengilangkan behel belakang sedang Honda tetap konsen pada sisi kenyamanan. Efeknya saat diparkiran……pengendara R15 memang dibuat botak sariawan ketika dihadapkan pada kondisi parkiran sempit. Soal visual….desain model ini membuatnya lebih sporty serta agresif. Kenyamanan??. Yo tetap enakan ada behel :mrgreen: ….

10. Shutter magnet key (SKS)

Kedua pabrikan mencangkokkan SKS demi safety. Walau sama-sama imbang tapi mekanisme pengoperasian secara pribadi lebih menyukai milik CBR sebab kunci hanya dipakai sekali yakni untuk membuka saja. Menutup tinggal geser dengan knob yang disediakan pabrikan. Sedang R15…..mau nutup atau membuka harus menggunakan kunci jadi terkesan kurang simpel…

11. Kontrol panel stang

Beda dengan R15…..Honda menghilangkan pass switch serta power on/off. Walau terkesan simpel…..penghilangan pass switch membuat CBR terasa kurang komplit. Cukup disayangkan mengingat fitur ini biasanya selalu hadir pada produk sport…

12. Hand grip

Honda membekali material besi pada jalu stang (hand grip). Sementara R15 hanya berbahan plastik membuatnya terkesan “cheap”. Secara fungsi jelas daya redam material besi terhadap getaran lebih baik dibanding plastik ringan…..

Yup….itulah sekilas komparasi fitur untuk memberikan gambaran pada brosis semua. Jadi kalau diperhatikan masing-masing produk memang mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Walau tidak komplit….harapan pribadi semoga bisa dijadikan acuan. Ojo malah bingung mzbro. Btw….sesi impressi test ride serta komparasi desain head to head akan IWB posting diartikel selanjutnya. Sampai disini ada pertanyaan mzbro??……(iwb)

rpms-banner

iklan iwb
Previous articleSuspect new product….Yamaha Soul GT125 blue core dibekali ban gambot??
Next articleMengintip lebih dekat aksesories Yamaha R-Concept……
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!