iklan iwb
iklan iwb

banner-460x110px (2) image

Bro dan sis sekalian…tekad YIMM untuk menghasilkan rider ber-skill mumpuni terlihat serius. Hal ini bisa kita lihat dari manuver mereka yang kabarnya mengirim 4 pembalap dan 6 teknisi keSuzuka guna mendapatkan training step pertama persiapan Suzuka 4 Hours Endurance Race di Jepang…..

460x110uk460x110

iklan iwb

Training perdana ini berlangsung 2 – 9 April di dua tempat, Suzuka dan Osaka. Adapun 4 rider yang dikirim adalah tim YIR (Yamaha Indonesia Racing) Racing A (Immanuel Pratna, Rey Ratukore) dan tim YIR B (Sigit PD, Sudarmono). Satu tim juga diisi masing-masing 3 teknisi dari tim-tim balap Yamaha Indonesia. Di Jepang lalu berkolaborasi dengan dua tim Jepang sebagai instruktur, RC Kosien untuk YIR A dan Ito Racing buat YIR B. Motor yang digunakan adalah YZF-R6….

Pembalap dan teknisi ditempa dengan teori dan praktek secara profesional. Layaknya rider kelas dunia tentunya mereka mendapatkan pengetahuan penting on dan off track. Khusus buat pembalap ada sesi praktek balap di sirkuit 4 period dimana satu period menempuh 12 lap dalam training step 1 ini. 

Sirkuit Suzuka adalah sirkuit technical course dan setiap pembalap harus belajar bagaimana mendapatkan waktu yang baik dan harus konsisten. Sirkuit itu memiliki 21 tikungan, masing-masing tikungan mempunyai karakter cara riding yang berbeda-beda sehingga rider harus mengetahui kapan melakukan pengereman dan kapan melakukan “open throttle”. Dengan mengetahui karakter masing-masing tikungan, rider menjalani training dengan safety dan mendapatkan hasil maksimal.

image

”Menjadi pembalap profesional harus memiliki mental dan fisik yang baik. Training kali ini dalam rangka persiapan agar sukses di balapan resminya. Dan terjun di balapan Suzuka 4 Hours pun menjadi evaluasi terhadap YRA (Yamaha Riding Academy) Gold Lokal & International yang telah dilakukan tahun 2013 (di Sentul Indonesia 2 kali dan Sugo Jepang sekali),” jelas Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

Teknisi tim juga berandil penting sehingga mereka diikutsertakan dalam training ini dibekali kurikulum mengenai Standar Operasional Procedure (SOP). Diantaranya mengenai setting suspensi yang tepat, pergantian ban dan gear sprocket yang efektif. Agar mendapatkan management (waktu) yang tepat untuk maintenance supaya motor siap digunakan dalam training maupun balap.  

Teknisi belajar fokus dan teliti dalam melakukan maintenance, pekerjaan dilakukan sendiri sesuai job desc masing-masing, belajar mengatur ban untuk persiapan training dan balap. Ke depannya, training ini bekal persiapan mereka masuk tim level dunia Moto2 di 2018. Di Indonesia, teknisi sudah dibekali pengetahuan dari YTA Race (Yamaha Technical Academy)……(YIMM PR edited)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!