iklan iwb

banner-460x110px (2)

Bro dan sis sekalian….munculnya pemberitaan project K45 ternyata membuat mayoritas penyemplak CBR150R Thai kecewa. Uneg-uneg ini sempat IWB terima dan mayoritas merasa menjadi korban atas strategi yang dilalukan pabrikan. Kenapa setelah sebelumnya mengimport sang fairing dengan banderol yang cukup tinggi, tiba-tiba mereka meracik produk dengan segudang kelebihan yang tidak dimiliki oleh CBR versi Thai seperti Pro-Link namun harga? jauh lebih murah??. Keluh kesah tersebut menjadi konsen pribadi dan setelah melakukan beberapa diskusi….IWB sarankan buang jauh-jauh pikiran tersebut sebab bagaimanapun motor yang sudah sampeyan beli beda dibanding versi lokal. Maksude??….uk460x110460x110

iklan iwb

Disaat konsumen menuntut produk bagus banderol terjangkau…produsen berusaha putar otak meluluskan keinginan tersebut. Akhirnya dana digelontorkan membangun pabrik dengan harapan lokalisasi akan membuat biaya yang ditanggung bisa semakin ditekan. Efeknya…pricing juga terjangkau. Akan tetapi…pemangkasan pajak tentu saja tidak serta merta memangkas harga secara signifikan. Artinya…mereka kudu cari lain dengan beberapa perubahan spek material tanpa mengurangi kualitas yang sudah dipatok….

Usaha mereka membuahkan hasil. Maka lahirlah produk yang tetap yahud tapi banderol juga tidak menguras kantong. Produk yang bisa kita ambil contoh adalah engine PCX125 pada Vario125, CBR150R pada CB150R dan beberapa produk lain kedepan. Konstruksi engine identik namun beda spesifikasi material. Kita bisa menikmati produk kelas premium dengan harga yang cukup murah. Lak yo mantep to. Terus gimana dengan kasus K45 aka CBR150 versi lokal??…

Menilik dari sumber berikut….kondisinya tetaplah mirip. Berikut penuturannya….

” K45?itu lagi di garap oleh pihak AHM, CBR local itu memang?tidak sama dengan CBR Thailand. AHM akan terus jual CBR Thai, jadi dijual bersama-sama dengan CBR local. Banderol memang beda jauh, mesin secara kasat mata memang sama, tetapi materialnya sangat berbeda untuk menghemat cost. Bisa dibuktikan dengan material mesin K15 berbeda?dengan material mesin CBR150 Thai.?Jadi performancenya tidak akan setara dengan CBR Thai. Sebab kalau seandainya AHM berani menggunakan material mesin yang sama persis dengan CBR Thai, banderol tidak akan semurah ini…

Pihak Jepang juga sudah menyetujui perbedaan material ini. Karena mesin CBR150R aslinya bukan mesin biasa yang bias menggunakan material biasa, kalo pun materialnya di down grade, itu bakal sangat berpengaruh sama performancenya. Karena itu plan AHM motor?K45 itu untuk pasaran local aja?dan kalau?K45?seandainya akan di export ke luar negeri, material mesin revisi ulang, material mesin?akan disamakan dengan CBR150R Thai. (khusus export). Untuk local material mesin akan sama dengan K15..

Yup…itulah informasi dan ungkapan dari sosok yang tidak mau disebutkan jati dirinya. Sosok yang disinyalir tahu betul dan terlibat langsung dengan project K45. Dari doi pula diperoleh informasi, AHM rencananya akan tetap menjual CBR150 lokal dan Thai secara beriringan. Banderol ditegaskan…memang akan jauh lebih murah dibanding CBR150 versi Thailand. Konskwensinya kualitas material tidak akan setara versi import. Dari sini bisa kita analisa…jelas Honda bermaksud membenturkan sang fairing dengan Yamaha R15. Sebuah tindakan tepat mengganjal lawan agar tidak melenggang sendirian. Apakah ini artinya kualitasnya akan kalah dengan sang rival??….

Eitt tunggu dulu. Tema kita adalah komparasi dengan CBR150 Thailand. Jika disandingkan kompetitor belum tentu. Secara keduanya dituntut untuk memberikan harga terjangkau tanpa mengorbankan kualitas. So….perlu pembuktian dan komparasi lebih jauh saat peluncuran nanti. Tapi jika pembandingnya dengan CBR150 Thailand…kualitas material sang fairing CBU tetaplah diatas CBR lokal.? Itulah kesimpulan yang bisa IWB utarakan berdasarkan dari beberapa sumber. Nah…buat para penunggang CBR150FI, piye…wis lego kan?. Artinya CBR150 yang sampeyan beli dengan harga 40juta keatas tetap punya value lebih karena secara material memang beda. Lek boso jowone…ono rego ono rupo kangbro. Jadi ora usah protes tur nyesek :mrgreen:(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

476 COMMENTS

    • ?

      padahal CBR150 Thailand aja yang dilokalin / dirakit secara lokal dengan platform yang sama > buat nekan harga…
      (tapi bisa melukai user CBR150 CBU)

      platform CBR150 fairing (Thai) beda sama platform CB150SF naked (Ina) > cuma mesinnya aja yang identik, begitu kan…?

      gimana kalo dinamakan CB150SF fairing aja atau nama lain yang pas, selain nama CBR150 lokal…?

      biar jelas klan n trahnya…

      apa mungkin penamaan CBR150 versi lokal biar lebih menjual…?

      “mungkin ini solusi dari produsen untuk memenuhi permintaan konsumen n untuk bersaing dengan kompetitor…?”

      -mohon pencerahannya-

      ?

      ?

      • ane spendapat tuh…, klo soal kualitas tetep lokal konten sma impor tetep beda, sma halnya dgn R15 lokal sma impor akan beda kode material partnya

      • ?

        nah itu kamsudnya bro…
        (ane ngga bahas tentang perbedaan kwalitas mesin lokal n global, tapi bahas platformnya)

        CBR150 fairing versi lokal beda platform dengan CBR150 fairing global > cuma mesinnya aja identik…, kenapa harus dinamakan CBR150 fairing lokal > kalo platformnya beda dengan CBR150 fairing global…?
        (padahal nama lain bisa lebih cocok > misalnya CB150RR fairing atau apa lah…) :mrgreen:

        CBR150 fairing versi lokal itu bukannya pengembangan dari CB150SF naked…?
        (maaf kalo salah n mohon pencerahannya)

        *ok lahh setiap brand punya kebijakan masing2…, tapi kan biar klan / trah / nasabnya lebih jelas… 😀

        ?

        ?

    • Kalau menurut saya, sasis twin spar seperti di CBR150R Thailand itu justru nilai jual yg perlu dipertahankan, sayangnya dirubah jadi truss frame.

      prasetyo676.wordpress.com/2014/04/10/kenapa-tutup-tangki-next-sport-fairing-honda-harus-rata-cb150-versi-fairing/

    • nama besar CBR bro, seprti ente bilang lebih menjual , itu mungkin yg jadi pertimbangan , meski-lagi2 – kwalitas mah ga tau dah (ini yg bikin gondog ama AHM).. 🙂

    • ehm…ehm….kualitas sepatu lokal kita padahal ada yang tembus kualitas export lho… semogakualitas k45 spt itu
      78deka.wordpress.com/2014/04/11/yamaha-kembali-ke-tt-isle-of-man/

      • harga tergantung marketing bro yg . so yg menetukan kwalitas juga marketing. tipi merk elji lcd dan led di singapur malaysia australia thailand dan beberapa negara asean lain itu buatan negara kita lho.
        maap lari ke elektronik 😀

    • KALO GAK MAU DI BILANG DONGOKGRADE YA BILANG AJA “FIT”

      misal kasih nama cbr 150 rr fit 😀

      • Omongke ngahaem ojo suwe2 kang iwan nyonge ora sbarrrr kie lahh jan? Ojo kasus koyo r15 ndang dubrojolke cbr lokallll

      • ane ga ngebayangin jilbabnya kayak apa yah kwalitasnya, secara pan lebih lebarrrrr dibanding casing diluar tyoe fairing (bebek, naked bike) ..bebek aja kayak gitu apalgi ini yg lebarrrr…mesti jadi perhatian AHM jangan ngasal soal jilbabnya kang iwan..

  1. Kalo sama cbr thai pasti jauh kang iwb… kalo sama R15 kyknya kang iwb kudu testride dua2nya nih nanti…. 😀

    enoanderson.wordpress.com/2014/04/11/honda-cbr150r-lokal-semakin-dekat-ini-dia-bocorannya/

  2. oooo ngono ta…………. jadi anda harus tetep bangga wahai pemilik cbr thai….. walaupun bersanding dengan cbr lokal….

  3. Bisa jadi.. bisa jadi.. bisa jadi.. :mrgreen:
    Asal jgn dibawah Thailand aja, minimal setara lah Kang..
    komputermotor.com/2014/04/11/ninja-150rr-milik-bro-kazekage-ivan-tembus-183-kmjam-on-gps-namanya-putri-tapi-bikin-ngeri/

  4. Pencerahan ……hatur nuhun mas iwan……ane paham …..yo wis konsumen silahkan pilih sesuai selera ok……jgn pada gontok gontokan ……salam damai satu aspal

  5. belum tentu masbro.. material bisa jadi sama.. yg jadi pembeda adalah karena import.. kan pajak nya tinggi.. jd cbr thai pasti lbh mahal.

    • Material jelas beda mas… faktanya disini kualitas mesin no.5 , yg penting harga, merk, teknologi dan desain.

      • Broh liat kode mesin dari er15 itu 1pa artinya itu punyane nvl yang di templokin girbok 6spit
        Ingat emangnya tu motor di thailand nya berapa? N pajak bea masuk ke indo itu berapa brohhhh

      • berarti artikel ini sia2.
        bukannya sudah jelas isi artikel di atas?
        bukannya sudah dijelaskan bahwa mesin identik cbsf hanya beda setingan ecu
        siapa yg gk tau kwalitas part cbsf?semua dh faham.

        kwalitas cbsf setara cbr tai?
        hanya orang gobl** yg tetep ngeyel.

        kode produksi akan mengungkapkan semuanya.
        kita tunggu saja.

    • kalau tak percaya, tinggal buktikan sendiri.
      Kalau gue sih lbh baik percaya mas iwan, resiko kejeblosnya kecil. Hehehe

  6. Setuju banget…. CBR Thai 150 memang mesin yahud lantaran dibejek gas pol juga suara mesin n getarannya gk segaduh CB klotok2nya Ahaem

  7. yaaa kocak jg nih honda.. biasanya orang dagang di glodok atau dimana, barang jelek ttep di bilang, bagus ini.. bisa ini bisa itu.. seolah2 barang kwalitas premium.. laaa ini sepertinya menurunkan derajatnya sblm orang mau beli.. klo gtu, ok fix.. gausa di lirik sama skali nih motor wakakaka..

    • astra cuman mau untung gede doang. hihihi indonesia tercinta ini cuman dikasi barang downgrade. Hayooo…sopo sing arep tuku iki motor ??? ntar swingarmnya patah lagi deh kaya CB150.. Hadeuuhhh

    • Dilirik aja mzbro, tapi kalo modelnya gk asik ya tinggal pilih antara #Akusihyess atau #Akurapopo……… 🙂

  8. walapun lokal dibawah versi thailand tapi kualitas jangan ngisingdisini(memalukan).semoga.hehehe…g ada bocor alusan R25 kang?

  9. “AHM berani menggunakan material mesin yang sama persis dengan CBR Thai, banderol tidak akan semurah ini?” Kalimat ini sungguh MEMALUKAN… Semahal-mahalnya CBR150R kan karena import pajak, pak marketing ..hihihi. Lagipula, material CBR150R juga biasa aja, dilihat tekstur mesinnya aja kurang rapi..

  10. cbr gua tetep gua jual dan emang udah kejual , kampret emang honda , lagi seneng seneng pake cbr tau2 keluar si cb , ancur image mesin cbr gua

  11. Pertanyaan saya cuma ini, kalau benar K45 itu material mesinnya downgrade dari CBR CBU maka hanya akan diperjualbelikan di pasar lokal saja…

    Nah material sang Rival R15 berarti lebih baik dong karena untuk di ekspor ke mancanegara juga… as simple as it is…

    Kecuali… memang dibedakan mana material buat lokal dan buat ekspor alias walau satu atap dan satu pabrik tapi ada LIne khusus material ekspor… nah looo

    kobayogas.com/2014/04/11/test-ride-singkat-suzuki-thunder-250-2006/

    • WOWOW.. pikiran anda berarti sama dengan saya, pak..hihihi. Setuju dengan anda..Komentar anda 100% is great.. Honda KETERLALUAN, masa bisnis bertahun2 di Indonesia selama itu, kita diberikan motor kualitas apa adanya… Hal ini karena Honda jepang atau AHM yah??

      • Masa Thailand negara yg kurang dari indonesia malah dikasi motor yg bagus.. Secara ga langsung Honda sudah menganggap sepele nih konsumen indonesia nih..

      • AHM lah..kan you lah kebanyakan orang AHM bukan orang pri….yang berasal dari tiong…..sehingga sesuai dari asal usul meraka kuantitas lebih baik dari pada kualitas..

      • [email protected] pendapat anda..menurut sy AHM terlalu ribet…dab bikin pusing dgn roduk2 yg berbeda-beda…secara Nasinalisme..kok merendahkan diri sendiri…emang sehebat apa sich produk thai itu..klo begini saya jd menyesal telah beli produk AHM…(K15)…

      • betul sekali klo di jepang prinsipnya barang yang plg bagus dipakai didlm negeri tp yg kurang bgus di eksport keluar negeri
        jd y itulah bedanya negara kita yg bagus malah keluar yg lumayan g bagus di pasarkan didlm negeri sehingga y ruwet terus didalam negeri baik para alayer, marketing konsumen
        negara ini emg mash terjajah sampai skg

    • Pertanyaan bagus dari bang Kobay..klo kualitas R15 sama yg diexport dan lokal patut diacungi jmpol yamaha indo

      • Untungnye gue sudah Insyaf…jadi nggak kejadian seperti ini… >>>>>>> otomotif.news.viva.co.id/news/read/481075-komponen-bermasalah–honda–tarik–cb150r

    • Pasti itu kang… Di perusahaan ane aja…pasti line nya beda..untuk konsumen orang bule dan lokal…

      Rata2 eamng dibedakan..soalnya ongkos dan standarasisasinya beda…

    • memang beda bang kobay kang iwan di kalimat trakhir blg kl emg mau di ekspor kualitas akan di revisi sesuai standar negara yg mau impor..
      tp kl mnurut ane sihh realisyis jg klo gtu slny standar kualitas indo sm negara lain jg beda, klo pun kualitas indo di bawah negara lain jd atpm jg gak salah buat motor yg kualitas memang di bawah negara lain..
      skrg apa2 juga mahal jd klo brg murah kualitas oke yaa gak realisis lg..
      indonesia masyyarakatny juga belum mampu n belum siap klo di kasih brg yg bner2 kualitas tinggi

  12. Terus secara tidak langsung yamaha R15 yang produksinya untuk basis Export ke negri lain termasuk ke thailand, kualitas R15 diatas CBR lokal, setara CBR thailand, saya lebih expert ke produk yamaha, tidak ada istilah downgrade karena mengejar MS (market share), percuma MS diatas angin, mesin klothok2… Goo Yamaha, kalo honda mau maju AHM perlu berbenah, kekecewaan penunggang CBSF adlah coretan yg gx akan hilang dibenak masyarakat indo, kualitas matic nya juga yg bak kacang goreng biasa2 aja… (Salam rider_netral) bukan maksud menjatuhkan tapy buat kebaikan bersama tohh… “? ????????? “?

    • Setuju bgt..comen anda….sy bukan Fans Boy merek…cuma penyuka roda dua..alhamdullilah semua merek jepang udh pernah ane punya…terakhir produk AHM (K15)…menurut saya AHM terlalu ribet..produk satu msh banyak masalah udh bikin produk lain…Huffffff….Mana rasa Nasionalisme…padahal semua numpang jualan..di Negara kita tercinta…

    • Baca lagi mas dari atas…. Tiap pabrikan punya visi berbeda. Ada yg mentingin TEKNOLOGI, DESAIN, KUALITAS MATERIAL BAHAN. Setiap parameter punya pengaruh terhadap besarnya cost produksi masalnya dan lagi2 berpengaruh terhadap harga jual ke Konsumen. Ingat untuk riset ke-3 parameter tadi perlu dana dan waktu tidak sedikit gan.

      • Saya Ngerti maksud anda kog.. Namanya juga berdagang, pasti ada strategi masing2.. Cuman disini kita sebagai konsumen ingin yang terbaik aja dari perusahaan. Thx for your concern

      • Liat aja dari pembuatan motornya yg tiba2 diracik dalam sekejap dah jadi motor asal jadi…kalo motor bener risetnya sama uji coba bisa lama….lah ini prematur mulu 😀

      • yg terbaik dari sisi mana bro??
        klo secara kualitas selama ATPM buat motor yg lolos uji brarti tu scr kualitas di indo emg bgus bro..
        inget bro iap negara beda kualitas jd jgn ngeluh

    • basisnya bda bro..
      dari jaman buyut sampeyan basis honda di asean emg dr thai..
      bkn mslh eksport import kualitas tiap negara emg beda2, contoh simpelnya motor2 di thai itu diseting gak bisa nenggak premium tp klo di indo bisa..
      klopun r15 di eksport pasti ada perubahan perubahan tertentu gak mungkin sama persis plek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here