iklan iwb
iklan iwb

wpid-460-x-110.jpg

Bro dan sis sekalian…seperti yang kita tahu, wak Haji Taufik sudah membocorkan sinyalemen hadirnya fitur remote pada versi update skutik Scoopy FI. Selain sang retro…indikasi Honda melengkapi fitur serupa pada varian lain tetap terbuka. Praktis jika fitur colokan charge HP (new SupraX125 FI) dan remote sukses dibenamkan…..jelas Honda dalam kondisi diuntungkan. Kenapa?. Walau bukan hal baru, konsumen akan menilai mereka adalah first mover pabrikan Jepang untuk fitur yang telah kita sebutkan….uk460x110460x110rev(1)

Suka atau tidak…image tersebut akan tertanam dengan sendirinya. Padahal jika sudi mengintip keluar negeri….Yamaha sendiri sudah membekali remote untuk klasik Fino Thailand. Namun…dengan alasan kurang cocok bagi konsumen Indonesia, fitur tersebut dilengserkan. Survei menjadi pegangan para R & D keputusan dibuat. IMHO IWB yakin, alasan sebenarnya bukan itu. Pricing-lah biang mereka kurang bebas berkreasi. Ngotot memberikan fitur komplit??. Resikonya terlalu tinggi karena banderol akan terkerak naik….

iklan iwb

Uniknya…beda dengan Yamaha, Honda mengambil jalan yang enggan dilewati kompetitor. Jika bocoran terbukti maka bisa kita raba, Honda terlihat lebih lepas menentukan jalan. Hal ini beda dengan sang rival yang terkesan hati-hati. Kenapa hal itu bisa terjadi??. Tidak bisa dipungkiri….resource grup Astra memang susah dijabanin lawan. Dana melimpah….dukungan vendor, koneksi tak terbatas hingga kekuatan masspro. “Core” sebagai pabrikan besar mampu memangkas pricing dalam taraf yang membuat siapapun bergidik….

Udah gila-gilaan sekarang. Ibaratnya buntungpun mereka nggak masalah yang penting market share” ujar salah satu kolega IWB mengomentari bombardir AHM. Bukannya tanpa alasan mzbro. Masih ingat nggak kita dibikin bengong dengan banderol Vario 125 yang dipatok pada angka 15jutaan saat pertama kali keluar. Kubikasi lebih besar, ESP engine, plus segudang fitur yang tidak bisa kita sebutkan satu persatu….namun pricing lebih murah. Hantaman Vario sontak mengejutkan Yamaha sebagai kompetitor. Produk skutik premium pabrikan garputala…Xeon langsung merasakan dampaknya. Terkesan overprice, YIMM akhirnya harus menyeting ulang strategi dengan merilis Xeon RC yang notabene lebih murah dibanding versi karbu. Emang nggak mumet mereka?. Ngelu rek……

Nah…jurus tekanan kembali dilakukan Honda. Loyal memberikan fitur pada konsumen namun banderol tidak naik signifikan. Percayalah….mereka pasti mampu melakukannya. Sedang Yamaha??. Sepertinya akan susah mengikuti irama lawan yang terlalu tangguh sumberdayanya. Tidak heran market share semakin tergerus…respon juga terkesan lambat karena masih memegang prinsip “prioritas”. Mana yang lebih dahulu digarap alias tidak bisa jalan beriringan. IMHO…jika bukan karena kuatnya DNA, nyawa dan karakter sport Yamaha….mungkin mereka sudah tumbang dari dulu disegmen ini. Untunglah satu hal itu sudah tertanam kuat sejak sama King Kobra. Hingga kini mereka masih mampu memelihara dengan baik…

Last…tidak gampang mengikuti gerak AHM secara ototnya juga beda. Hal ini disadari oleh Yamaha bahwa kekuatan mereka tidak sebanding. “nggangguin wae wis seneng om” ujar kenalan IWB saat ngobrol-ngobrol ringan. Sebagai satu-satunya rival yang dianggap Honda paling alot….Yamaha memang sedang diuji. Tekanan terus diberikan agar lawan benar-benar takluk. Edian tenan!. So….berusaha melawan Honda??.  Kudu njengking lan dlosor bener-bener kayaknya bro. Duite ora on serine je :mrgreen: ....(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!