iklan iwb
iklan iwb

gp-banner-460x110

IMG_1569Iwanbanaran.com – Pertanyaan tersebut tiba-tiba terlontar begitu saja dibenak IWB. Sebagai Blogger yang intens mengamati tren dan keinginan para biker….gambar prototype yang dipajang Yamaha Iwata diJepang sedikit menarik perhatian IWB khususnya sistem suspensi R25 yang disinyalir belum menganut monocross system….uk460x140(Gif)460x150(1)

Masih ingat awal pertama kali Honda merilis CB150R. Motor hasil revolusi sport AHM melompat jauh meninggalkan gen lawas. Niat untuk mencangkokkan monoshock reguler layaknya CBR150R dianulir karena desakan rival mereka yang sudah dijejali monocross. Fakta ini diungkapkan salah satu pentolan teknis AHM ke IWB yang mengakui betapa pentingnya sistem monoshock Pro-Link untuk menyamai monocross Vixion. Hingga project awal kudu direvisi ulang. Dari monoshock konvensional….confirmed dirombak dengan Pro-Link System. Hasilnya…secara handling CB150R jauh meninggalkan gen sport naked Honda lainnya…bahkan Tiger sekalipun….

iklan iwb

Yamaha sendiri cukup konsisten menjejali seluruh varian sport mereka dengan sistem monocross (kecuali Byson). Diperkenalkan tahun 1973 pada motocross bike 250cc berlabel YZM2SO….monocross akhirnya menjadi perangkat wajib varian sport pabrikan garputala hingga sekarang. Cara kerja monocross sebenarnya cukup simpel namun efeknya lumayan nampol. Diikat menggunakan connecting road atau cushion arm bukan model konvensional yang dicangkokkan langsung keswing arm….kelebihannya membuat bantingan lebih lembut dan kestabilan untuk high speed makin terjaga. Masing-masing pabrikan memberi nama paten untuk sistem monoshock linkable. Jika Yamaha Monocross…Honda Pro-Link…Kawasaki Uni-Track maka Suzuki Full-floater…

Last…belum jelas apakah Yamaha bakal menjejali monoshock R25 dengan sistem Monocross atau konvensional. Mengingat status R25 diJepang kemarin masih berupa prototype. Yang artinya apapun bisa terjadi. Namun menilik display diTokyo Motorshow…R25 memang belum monocross system. Nah pertanyaannya….ngaruh nggak sih buat sampeyan jika seandainya R25 dicangkokin monoshock konvensional. Toh  insinyur garputala memberikan jaminan handling pada sang seperempat liter??. Atau hal sepele tersebut bisa membuat sampeyan urung memboyong sang pararel engine??. Monggo berikan opini dan urun rembugnya :mrgreen: …..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!