iklan iwb
iklan iwb

black flagiwanbanaran.com – Bro dan sis sekalian…boleh saja HRC menganggap balap Philips Island merupakan tragedy. Begitu juga Marquez…IMHO walau masih berusaha tersenyum, direlung hati paling dalam pastinya juga kesel. Gimana nggak kangbro….poin yang tadinya sudah membumbung tak terkejar…tiba-tiba kudu menelan pahit tidak mendapatkan angka sama sekali. Dan dengan gap 18 poin dari Lorenzo….kini apapun bisa terjadi…..

Dalam rekaman video yang dirilis Motogp.com…..jelas terlihat Shuhei Nakamoto (bos HRC) bersitegang dengan race direction pada detik-detik black flag dikibarkan. Argumentasi sia-sia yang tidak akan merubah apapun. Dari lintasan…Marquez juga nampak kebingungan dan baru ngeh setelah doi masuk kePIT….mendapatkan informasi dari tim bahwa mereka telah salah kalkulasi memberikan sign board “box” telat satu lap. Lemes sudah…..harapan menyegel juara dunia diAustralia atau setidaknya diMotegi kandas ditengah jalan. Sarung tangan dibanting…dan Marquez masuk kedalam untuk menenangkan diri. Hebatnya tidak butuh lama bagi doi untuk kembali tersenyum….disorot media dengan wajah sumringah. Kontrol emosi yang luar biasa. Pengalaman yang pastinya akan selalu dikenang oleh sang rookie….

Tidak ada intervensi apapun. Jika ada yang menganggap race direction bermain mata dengan tim biru….jian ngawur pol. Semua dilakukan secara profesional. Kalau boleh jujur….malah pengaruh HRC diajang Motogp lebih kuat brosis. So…konsen dari panitia atau race direction adalah murni safety. Dengan aturan yang diberlakukan…mereka berharap keamanan rider selalu terjaga. Proses perlindungan supaya karir sang rider bisa long lasting….lama tidak hanya dalam waktu singkat. Coba mzbro intip kondisi ban RC213V….serem to. Captured image yang IWB dapatkan ketika kru Honda mengamankan kendaraan tunggangan rider pasca ganti ban. Tidak heran Bridgestone sendiri tak berani memberi jaminan keselamatan pembalap jika mereka terlalu memaksakan diri melebihi putaran lap yang dipatok. Kondisi lintasan yang super abrasiv menuntut race direction berlaku tegas. Kenapa?…..

iklan iwb
RC213V
Kondisi ban hancur dengan kompon tercabik (Phillips Island race)

Sebab dipundak merekalah tanggung jawab terbesar dipikul. Jika ban meletus dan rider dlosor cedera parah….bukan kita, pabrikan ataupun Bridgestone yang disalahkan namun race direction. Lawong supplier ban sudah ngomong koq….terus ora digugu….yo emoh disalahkan. Tapi kenapa langsung black flag?. Apa nggak ada pertimbangan lain yang lebih ringan. Mungkin mereka melihat….tingkat kesalahan Marc dan kru masuk level tinggi. Shock therapy kudu dilakukan sebab selain regulasi telah dibuat…tidak ada kompromi untuk keselamatan. Tidak boleh lunak jika sudah memegang prinsip “No compromise for safety”. Bagi mereka….masa bodo masalah poin, namun konsennya lebih kearah tanggung jawab dan bekerja secara profesional sesuai tugas yang diberikan…..

Last…..yang patut digaris bawahi dari kejadian diatas adalah banyak orang akan angkat topi jika Marc sukses menyingkirkan lawannya didua balapan terakhir. Para rival juga bakal nyengir tidak bisa lagi ngeles seandainya sang rookie melewati semuanya. Tuduhan Marquez beruntung karena sang senior dirundung cedera dimusim 2013 hilang dengan sendirinya. Malah yang ada…..mahkota kejuaraan akan terasa manis. Mungkin terlalu prematur kita memprediksi. Namun melihat konsistensi, gaya balap, kematangan menghadapi segala tekanan dan dukungan tim tangguh…opini tersebut tidak terlalu berlebihan. Lorenzo saja mengakui Marc cepat disegala trek, konsisten, didukung motor kencang membuat kansnya mempertahankan juara dunia hanya 20-30%. Poin terpangkas hanya berjarak 18 poin?. Tenang aja brosis…melihat ngacirnya sibocah ajaib, kuat kemungkinan peta kekuatan tidak berubah koq. (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!