iklan iwb
iklan iwb

IMG_6183Datang menggunakan Xeon RC warna merah….Syah Fata, teman IWB senyum sumringah. Yup…..hampir setengah tahun tidak ketemu tentu saja momen pertemuan serasa sangat berharga. Ngobrol ngalor ngidul….mulai dari kabar keluarga, kondisi kampung hingga akhirnya mengerucut tentang motor. Nah….dari sekian obrolan, IWB sedikit menyoroti tunggangan Syah yang rada beda. Mempunyai dua motor sekaligus yakni Beat serta yang terbaru siXeon……IWB mengendus ketidak wajaran. Opo kuwi????…..AHM Oil IWB (460x150)iwb460x140

Ban…..lebih gambot. Ukuran standart bengkak menjadi 110/80-14 (belakang) serta 90/80-14. Menurut Syah…..tidak ada kendala berarti dalam proses pemasangan. Plug and play kecuali sisi depan yang kudu mapras spatbor dalam kiri kanan. Yah….soal ini sih tidak terlalu mengagetkan dan bukan sesuatu yang menarik perhatian IWB. Namun…setelah mata melongok kesisi kiri, hhhmm…..koq shockbraker seperti bukan standart pabrikan yak. Yup…tidak salah lagi, suspensi yang dicangkokkan adalah milik Honda Beat. Merk berganti Showa dari sebelumnya Kayaba. Weleh….anyar maneh ki. Sontak tindakan tersebut menarik perhatian IWB untuk menanyakan alasan penggantian….

Menurut Syah…..doi baru tahu karakter suspensi Yamaha rada keras. Sebelumnya doi adalah penyemplak Honda Beat. Melihat kondisi sekitar kediaman banyak jalanan rusak….keputusan meminang shockbraker Beat ditempuh. Memboyong langsung dari dealer resmi seharga 185ribu….kini penopang suspensi siXeon berganti merk Showa. Hasilnya…..”Menghajar jalanan rusak jadi enak pakde. Tapi……hanya itu sih. Selebihnya nggak sesuai harapan” serunya. Mimik mukanya menunjukkan penyesalan. Lho….kenapa??…

iklan iwb

Buat kecepatan tinggi nggak sestabil biasanya. Boncengan juga menjadi kurang anteng…..limbung kang. Emang mending tetap pakai standart pabrikan sih. Tapi gimana lagi…udah kadung ngeluarin duit” ujarnya nyengir. Akhir perbincangan doi berencana mengembalikan shockbraker pabrikan dan melengserkan suspensi yang dipakai sekarang. Yup….keputusan yang tepat dan memang sudah seharusnya seperti itu. Bagaimanapun semua sudah dihitung oleh pabrikan. Kalkulasi jlimet dengan tujuan meraih handling secara maksimal. Hitungan beban serta geometri yang akan rusak jika dimodif sembarangan……(iwb)IMG_6182

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!