iklan iwb

Percaya atau tidak bahwa para pabrikan selalu mantengin tiap gelintir komentar yang sampeyan keluarin. Tingginya tingkat persaingan menuntut hal itu dilakukan. Sebab dari sanalah mereka mengaku bisa menampung, mengkaji serta mencatat keinginan tiap biker, tren apa yang dibutuhkan tanpa perlu survei jlimet mengerahkan kru kelapangan. Majemuknya pengunjung dari Sabang sampai Merauke juga menjadi alasan kuat kenapa mereka selalu mengintip tiap komentar yang nongol diwarung ini. Tapi jika yang diketik adalah debat kusir tidak berguna….apa intisari yang bisa diambil???Yamaha#1 460x170alt2

Itulah yang sempat diutarakan oleh salah satu pejabat pabrikan besar tanah air. Kecenderungan komentar yang melompong tiada berbobot membuat mereka mengeluh ke IWB. “Mz….koq komentar makin nggak karu-karuan yah”, ujar mereka menanggapi isi dari komen yang nongol di tiap artikel Iwanbanaran. Tentu saja sebagai pengelola warung, IWB tidak bisa ngapa-ngapain selain meminta kesadaran dari masing-masing individu. Ilmu banned sudah dilancarkan, moderasi dipasang, akismet dioptimalkan, sortir manual dijalankan….namun tetap jebol juga. Bahkan ilmu wak haji Taufik juga dibenamkan dalam setingan wordpress IWB….hasilnya tidak banyak membantu kecuali mengandalkan IWB yang kudu ngarungin secara manual. Miris memang…….

Secara pribadi IWB sangat terbuka jika ada yang ingin debat. Namun debatlah yang cerdas dan berisi. Tidak usah menyinggung mata pencaharian, binatang, ngatain dengan gender tertentu dan masih banyak lagi lainnya. Monggo….utarakan uneg-uneg sampeyan dikolom komentar, kritik pabrikan dengan pedas tanpa tedeng aling-aling. Beri masukan kepada mereka apa yang kurang, saran berguna yang akan menguntungkan kita semua sebagai biker. Kenapa??. Karena mayoritas adalah silent reader. Beberapa pentolah pabrikan selalu mencoba membaca komentar satu persatu dan jika ada sesuatu yang perlu ditindak lanjuti…..tiada sungkan perwakilan pabrikan mengontak IWB. Tapi itu dulu….1-copy

iklan iwb

Kini setelah kecenderungan komentar makin kacau, mereka mengaku males membaca tiap kalimat yang diketik oleh komentator. “Wah…saya? pusing mz bacanya. Jadi baru beberapa puluh komentar indikasi nggak bener, nggak saya lanjutin” seru mereka. Nah…kalau gini yang rugi siapa??. Pabrikan??. Nggak juga..toh ada jalan lain yang bisa ditempuh untuk menggali data. IWB?. Mungkin karena ada kerjaan tambahan. Tapi yang pasti…kita semualah yang rugi. Sebagai biker yang ingin mendapatkan perhatian lebih dari pabrikan, urung terjadi karena masalah sepele. Kesempatan berinteraksi secara tidak langsung dengan manufacture….pending ditengah jalan. Keluh kesah kita…tidak sampai ketarget yang diinginkan. Nah…apa ora sobek kalau kayak gitu….

Last.….kritiklah pabrikan dengan komentar yang cerdas demi kemajuan mereka yang secara tidak langsung menguntungkan kita semua sebagai biker. Dan ketahuilah bahwa tiap gelintir kalimat yang sampeyan ketik….akan diminta pertanggung jawaban pada sang khalik kelak. Jika bagus dan berguna….maka barokah dan amal yang kita dapatkan. Sebaliknya…jika hanya unsur adu domba, kebencian serta caci maki tak berkesudahan……seluruh komponen negatif tersebut akan dikembalikan kekita secara pribadi. Monggo buat pabrikan kuping panas berkat kritik cerdas berdasarkan bukti dan fakta, bukan berantem antar pengunjung yang tidak ada korelasinya dengan siproduk. Pabrikan melek…kita untung, ya nggak. Kalau begini….pabrikan yang pasti tetap merem. lawong aspirasi kita tidak nyampe akibat mereka males baca. Lhak yo ciloko to bro.....(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

264 COMMENTS

  1. Adem….
    Semangat bang iwan..
    Emang parah mas kmaren2 tak baca komen2e…
    Padahal wes di singgung loh kmaren2…moga ga pada ndableek..

  2. mantabh lek
    pertamax7.com/2013/04/19/gosip-honda-mau-komplain-yamaha-di-indoprix-perihal-yamaha-jupiter-z1-kenapa-honda-nggak-bikin-bebek-prototipe-juga/

  3. Setuju Mas…

    Saya biasanya gak pernah comen cman baca dowank…
    tapi untuk nyang ini saya harus coment dan bilang setuju sama Mas IWB…

    Kan smua rugi jadinya kalo begono, sy yg gak pernah komen kasar juga jadi gak bisa dapet produk bagus nantinya…

  4. buktinya suzuki hingga sekarang tidak mau mendengar suara customer, spare part di surabaya kebanyakan harus indent lama tidak ready stock seperti part honda & yamaha, suzuki tidak mau jual sport 150cc buat nandingin byson, NMP, vixion, cb150r
    suzuki tidak mau dengar keluhan customer….

  5. Monggo….dilanjut….komentar baik2 aja masuk karung….mengecewakan…lebih baik jadi silent rider…..sayonara

  6. Bener kang iwan, ketika saya mau komen ato tanya tentang artikel dah males duluan klo dah ada debat. Akhire cuma “silent reader” wae…

  7. berkaca dari yang sudah-sudah.. dengan artikel sejenis ini di IWB,, pasti fbh-fby berantem lagi di “artikel damai” ini.. liat aja..
    orang katrok semua fb mah.. mau y or h sami mawon..

    mending kaya ane..
    #baca artikelnya.. ga perlu baca komennya.. malesin..
    #n kalo mau komen, komen aja yang sesuai isi artikel..

  8. Susah mas wong ada fb yg slalu mmbela stiap ada cmen yg menjelek’an atw melemahkan stu produk pdhal tu fakta tp msih jg d bela2in oleh fb…

  9. ha forum komentar bebas koq mau bersih….dagelan ini….dagelan….maaf lho mas……ibarat mau makan saya cuci piring yang bersih dulu, itupun kalo mau makan pake piring!!

    ya memang baiknya semua komentator di verifikasi dulu….tapi apa daya nanti jadi sepi!

    maaf lho ini maaf….kadang bahasa menunjukan keberpihakan kepada pabrikan tertentu, gak ada angin gak ada trend apa apa tau-tau berita ke arah pabrikan itu melulu, apalagi yang punya warung nunjukin motornya….loh?? he he he….pantas aja banyak pengisruh bahkan ada preman ngajak ketemuan!! ha ha ha ngeri mas!! ini masukan dari saya lho….sukur-sukur mas IWB email ke saya berat ke pabrikan apa….maaf ya jangan salah terima

  10. Berat mas ngatur yg kek gto..orang mereka alay..blm dewasa..dr remaja jd alay dulu baru jd dewasa..wkwkwkwk..

  11. bgmana dgn slogan fbh…soal barang2 jualannya “semakin di BC semakin laris”…..

    BTW, saya jg malas baca komen2 kalo udah klonengan, sumpah serapah….

  12. hmm klo mau bc jangan bawa2 fisik apalagi menghina org kismin. serasa paling kaya sejagat, paling pinter, paling…….

    silakan bang iwan cek komen di postingan bang iwan.

  13. ane dukung kang…kl bisa,kl ada komen yg kluar dr tema,lngsung delet aja kang…apalagi kl dah mulai copas comen..pegel…

  14. setuju bang iwb..

    *sambil minum kopi

    salam one heart honda (pengguna cibi) 😀
    salam juga buat para bikers yamaha yang semakin didepan. (nvl) :D..
    cmiwwwwwwwwww

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here