iklan iwb
iklan iwb

Bro dan sis sekalian…inilah yang dinamakan kekuatan desain. Tidak perduli pihak pabrikan sudah memberikan fitur serta power mumpuni, konsumen bergeming hanya masalah rupa yang kurang sreg dihati. Melaporkan langsung dari T.Agung…sebuah kota kecil diselatan Jawa Timur, Honda Megapro versi Primus menjadi buruan para makelar roda dua disana….

Sharing serta diskusi dengan beberapa rekan IWB di T.Agung, seorang teman menawarkan kerjasama agar IWB bisa mencari motor bekas diJakarta guna diboyong dan dijual di T.Agung. Yang membuat IWB sedikit kaget adalah meroketnya banderol second hand Megapro Primus dibanding NMP. Percaya atau tidak…untuk Megy keluaran 2009, sang makelar masih berani menawar 18juta rupiah. Sebuah harga yang membuat IWB terbengong-bengong. “Wah….nang kene laris mz. Dadi buruan, cepet bener lakunya” ujar mereka. Setelah IWB telisik lebih jauh, jebule alasan yang melatar belakangi larisnya Megy Primus adalah desain yang lebih slim dan sesuai selera penduduk disana. “Yang laku warna hitam sama merah mz. Kalau kuning kurang. Tukune (belinya) 18 juta, tak dol maneh (dijual lagi) minimal 18.5juta pasti cepet..” selorohnya lagi!

Ketika IWB coba tanya tentang pasaran NMP, mereka hanya menggeleng. ” Kalau NMP saya nggak berani kulakan. Soalnya banyak yang kurang suka. Bentuknya itu, kata orang-orang kegedean. Khususnya lampu sama tanki” terang Didik, teman IWB. Nah…menarik sekali brosis. Mau mereka disodori teknology XRP engine, speedo digital ataupun suspensi monoshock…ternyata tidak selalu disambut dengan hangat. Malah yang diburu adalah produk yang notabene lebih inferior dari segi power atau fitur. Nyleneh juga ya bro….

iklan iwb

Tren kesukaan suatu daerah memang berbeda-beda. Fakta bahwa Megy lawas lebih laku dibanding New Megapro membuat kita melek atas besarnya kekuatan desain bagi masyarakat pelosok. Bukan hal yang mudah menebak keinginan pasar mengingat majemuknya selera biker. Uniknya…didaerah T.Agung, motor yang sudah didiscontinue malah mempunyai pasaran cukup tinggi. Sebagai contoh adalah Vario Techno 110. Untuk keluaran 2010, makelar masih berani memboyong dengan harga 14juta rupiah (disana barunya 15.8juta). Kemudian Yamaha RX-King lansiran 1995 tembus 12jutaan (syaratnya kondisi full standart) dan yang terakhir Beat Karbu. Matic Honda berdimensi mungil tersebut sukses menggeser pasar skutik second yang dulunya dihuni oleh Yamaha Mio. “Mio turun jauh mz, sekarang jamannya Beat. Sayang yang injeksi agak gemuk ya. Biasanya konsumen disini kurang suka.” Seru teman IWB!…

Last….satu daerah memang belum tentu mewakili aspirasi seluruh konsumen tanah air. Akan tetapi pasaran NMP yang jauh lebih rendah dibanding Megy lawas yang notebene menggunakan mesin lama (tipe GL) menjadi bukti bahwa rupa masih menjadi magnet nomer satu sebelum orang meminang barang. So urusan desain??…pokoknya jangan macam-macam deh. Megy Primus keluaran 2009 tembus 18.5 juta???. Unbelieveable :mrgreen: . Gimana dengan daerah sampeyan?. Apakah setinggi di T.Agung??. Monggo sharing informasinya…(iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!