iklan iwb
iklan iwb

Kesan pertama melihat motor ini…guediiii bro. Asli gambot tenan!!. Mulai dari kaki-kaki hingga mesin, terlihat padat berisi. Lekuk tubuhnya jelas menyiratkan kloningan B-King sejati. Body-nya yang panjang menggambarkan bahwa sikuda besi memang didesain sebagai motor turing. Dan…harus fair serta jujur IWB katakan Inazuma nggak fotogenik babar blas. Karena aslinya jebule lebih gahar ketimbang digambar…

Secara komposisi, garis desain Inazuma tidak terlalu nungging. Hal ini untuk memberikan kenyamanan terhadap pengendara. Maklum bro…species pararel engine 250cc dikategorikan sebagai turing bike, bukan sport murni. Tanki, spatbor, mesin, sasis terlihat sangat kokoh. Pantesan nih motor berat banget. Serba tebal euy!. IWB coba mengamati ban serta pelk motor palang tiga….ukuran depan 3,5 inch dan belakang 4 inch. Ajibbbb tenannn!!!. Ngintip dari depan….moncong muka awalnya terkesan wagu. Tapi setelah menjelajahi seluruh body….sinkron malah terkesan futuristik. Untuk panel speedo termasuk sederhana. Sebelah kiri indikator lampu sein, engine checking (FI) High Beam, temperatur serta Netral. Yang paling mencolok adalah RPM. Yup…sisi ini mendapatkan porsi paling besar….bulat dengan red line menunjuk angka 11ribu (maksimal 13ribu). Didalamnya terdapat display kecil untuk gear…bakal memberitahukan kepada rider posisi gigi secara digital. Kunci kontak belum SKS serta absen tuas saklar. Artinya Inazuma sudah menganut sistem AHO. Terus gimana dengan sektor lain??….

Engine padat mzbro. Kepala silinder termasuk mungil khas motor berpendingin radiator. Oli mesin tertera 2,1 liter….menyesuaikan jumlah silinder dan kubikasi yang besar. Beda dengan Ninja 250R…output muffler oleh Suzuki dipisah sehingga sampeyan bakal melihat dua knalpot nyembul pada sisi kiri kanan. Hadeeehhh…..jian moge look tenan. IWB jadi teringat Yamaha AS 73….nuansa pararel engine begitu terasa. IWB yakin nih motor hentakan awalnya pasti maut!!. SOHC dua silinder je, power 26HP torque 24,5NM….binal brosis!!. Untuk menunjang turing, joknya lebar dan panjang….serta yang paling penting empuk bro. Mau sampeyan menjelajahi Pantura….dijamin bok**g tetap adem. Insinyur Suzuki sudah mendesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan kenyamanan berkendara. Foot step boncenger dikaitkan pada sasis buritan membuat kaki tidak akan merasakan stres berlebihan akibat vibrasi engine…..

iklan iwb

Kesimpulan akhir…Inazuma lebih ganteng aslinya ketimbang digambar. Angka 40 jutaan terasa murah jika mzbro ngintip secara langsung. Sayang ketika IWB konfirmasi ulang ke SPG, disinyalir SIS ancang-ancang membanderol sipararel engine pada angka 48 jutaan OTR Jakarta (walah, kirain 43 jutaan). So…jika benar, maka ini berarti Inazuma bakal bersanding secara head to head melawan Ninja 250R karbu serta Honda CBR250R ABS. Kenapa SIS cukup pede?? bisa jadi beda purposes (turing bike vs sport bike) menjadi background keputusan dibuat. Inazuma dilepas 48jutaan?? gimana menurut brosis semua??? monggo berikan opininya….(iwb) 

iklan iwb
Previous articleHasil polling : Konsumen berharap Honda teralis memakai ban besar……
Next articleApa kata Doni Tata tentang balap malam hari??…
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!