iklan iwb
iklan iwb

Bro dan sis sekalian….pasti banyak yang penasaran, menang mana sih kira-kira jika keduanya diadu head to head. Statusnya yang sama-sama DOHC 4 klep 150cc membuat siapapun gatal untuk menggali kemampuan masing-masing. Sayang…walau sudah mencicipi, IWB belum pernah menyandingkan keduanya fight secara  terbuka. Sebelum akhirnya mendapatkan sedikit pencerahan dari pengalaman teman kantor…..

Marni0….doi adalah teman kantor penunggang Honda CBR150R PGM-FI. Soal motor, Marnio cukup open dan tidak fanatik. Terbukti dalam keseharian, Marnio lebih sering nunggang Jupiter MX ketimbang sifairing. Ketika IWB tanya….alasannya simpel, ergonomi riding CBR kurang bersahabat digunakan menembus padatnya lalu lintas Jakarta. “Enak MX mas, selain tidak pegel…torsinya gede. Lincah buat nyelap-nyelip!” selorohnya penuh kejujuran. Sedang CeBeEr hanya digunakan sesekali untuk menemani siMX. Yah…ibaratnya sebagai tandem brosis.

Mengingat umur motorsport Honda tersebut masih sekitar 3 bulan, IWB coba korek testimoni dari doi. Menurut siempu, komsumsi bahan bakar Honda CBR150R ternyata cukup irit…..mampu pada kisaran 1:38-40km. Kemudian untuk tenaga, nafasnya panjang banget. Pergiginya bisa dipanteng hingga 11,000RPM. ” Atasnya yang mantap mas…saya puas banget powernya. kalau sudah teriak tenaganya terus ngisi..” ujar Marnio. Dan pada kesempatan itu pula doi bercerita pernah adu geber melawan Satria FU150. Berawal dari bundaran HI menuju arah Blok-M, motor engine generasi FXR150 tersebut memang sengaja mengintimidasi seperti ingin tahu kekuatan kuda besi racikan Honda. Marnio tidak tinggal diam….

iklan iwb

“Saya layanin mz. Selepas putaran kita sama-sama tancap gas” terang Marnio. Pada jam 12 malam…jalan besar Sudirman memang cukup lengang. Menurut Marnio, berputar dipancuran HI….pada gear dua langsung betot gas hingga mentok. Posisi Suzi didepan motor Marnio. “Tarikan awal Satria memang kencang. Gigi dua dan tiga…Satria unggul. Masuk gear 4….baru motor saya mendekat mz. Satria bersih bisa disalip ketika masuk kecepatan sekitar 120km/jam. Masuk Gigi 5 makin jauh mz…..kayaknya sudah kehabisan nafas. Waktu saya melirik speedometer, speed CBR150R saya sekitar 146km/jam. Puas bener saya…asli puas mz sama CBR..” serunya terlihat sumringah tidak dibuat-buat. Cerita yang menarik brosis….

Menurut pengakuannya, dalam drama adu speed Marnio belum sempat memakai gear 6 sebab rute mengharuskan doi belok kearah Semanggi. Open throttle juga natural tanpa menggunakan teknik selip kopling. Hhhmm…..sayang tuh. Padahal bisa cepat mengail RPM tinggi kalau hal itu dilakukan. Otomatis tarikan makin nampol. Btw…kedua joki sudah sama-sama nunduk untuk mengurangi benturan angin depan. Jarak rute memang lumayan panjang…..sekitar 2 km. So, dari penuturan bro Marnio kita setidaknya gambaran…tentang mana yang unggul antara Honda CBR150R versus Suzuki Satria FU??. Namun jika kurang percaya, silahkan dibuktikan sendiri (IWB mah percaya bro, lawong sudah nyicipin keduanya :mrgreen: )

Last….Honda sepertinya memang sengaja menyeting mesin CBR150R pada karakter overbore. Jadi untuk kubikasi sekelasnya…..walau kurang nampol pada putaran bawah, top speed CBR150R adalah rajanya. Karakter ini dipertahankan sejak era Sonic yang nyomot basis engine CBR125. So masih ada yang menyebut CBR150R lemot?? kudu dilihat dulu, apa arti lemot disini…..(iwb)

Noted : Thanks  bro Marnio, nice story

iklan iwb
Previous articleHelp…satu Yamaha Vixion raib digondol maling!!!….
Next articleHonda sharing ilmu buat para SMK. Kesempatan nih….
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!