iklan iwb

Bro dan sis sekalian….kaget rasanya ketika melihat tayangan berita disalah satu TV swasta. Dilayar terlihat petugas sedang sibuk merazia mal dan toko besar penjual helm tanpa SNI. Namun bukan itu yang membuat IWB shock. Yakni adanya indikasi helm-helm berembos SNI…..kualitas ternyata jauh dari yang disyaratkan. Terbukti beberapa helm pecah dengan mudah ketika dibanting oleh petugas. Suatu hal yang tidak boleh terjadi karena menyangkut keamanan kepala pemakai didalamnya!!….

Negara ini memang bobrok….tidak ada yang menampik. Lawong segalanya bisa diatur bahkan untuk meloloskan quality control sekalipun. Selain itu, lemahnya supervisi dari pihak berwenang seakan memuluskan cheating yang terjadi. Dalam berita berdurasi 2 menit tersebut dapat digali informasi alasan produsen mengurangi kualitas shell adalah menekan cost produksi karena mereka menganggap biaya yang sudah dikeluarkan untuk proses embosing lumayan mahal. Sayang produsen nakal tersebut tidak disebutkan dalam berita. Jadi alih-alih mendapatkan produk mumpuni untuk proteksi malah celaka yang didapat!!….

Jelas…dengan fakta yang terjadi, secara pribadi kini tidak terlalu percaya dengan embel-embel SNI. Peraturannya sih bagus untuk melindungi konsumen. Namun oknumnyalah yang menjadi biang kerok. Lah…..nyuwun sewu brosis, drama diatas yang terekspos. Dan IWB yakin masih banyak produk SNI KW bertebaran diluar sana yang tidak terendus petugas. Suatu kekuatiran lumrah pasca mengetahui realita yang disuguhkan. Kalau seperti ini, mendingan tetap berpegangan pada DOT dan SNELL sebagai patokan keamanan dengan memilih brand-brand internasional ataupun lokal ternama yang sudah terbukti durabilitas dan kekuatannya. Apakah salah??….

iklan iwb

Tidak juga…..demi nyawa kita. Sampai kapan?? tentu saja hingga negara ini menjamin bahwa produk-produk tersebut betul-betul aman dengan verifikasi yang ketat. Kalau tidak?? emoh ora sudi gawe!!. Mosok helm koq kayak krupuk, rentan pecah. Piye iki??. Yah….semoga saja kondisi ini segera direspon secara serius oleh pihak yang berwajib agar diambil tindakan keras, kalau perlu pembekuan bisnis. Sebab safety is number one….no compromise!!!. (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!