iklan iwb
iklan iwb

Rasa percaya diri Jorge Lorenzo disinyalir anjlok setelah melihat hasil race Aragon. Balapan yang dipertontonkan Stoner bersama Honda RCV212v 2011 menebas optimisme tim Yamaha. Karena itu…dengan gentle doi mengatakan…..” Soner pantas meraih juara dunia”. Walah…wis nyerah ki 😯 ??…

Dilansir oleh Gpone, Lorenzo mengungkapkan…..

“Why did we struggle so much here after being so strong at Misano?  I’m asking myself that same question, and I’m having a hard time answering it.  The Hondas of Casey and Dani were faster than our Yamahas all weekend long.  I’m even surprised at the race pace I was able to maintain.  And seeing the potential of our rivals, it’s even surprising that the gap between me and Stoner is just 44 points. It would be nice if MotoGP had a situation like Moto2, where nearly everyone could fight for the win with elbow to elbow battles.  Who knows? Maybe with the return to 1000cc next year the situation will be more like that in MotoGP.”

I think the championship is now over.  Only Stoner can lose it.”

-Lorenzo/Gpone-

“Kenapa kita sangat kesulitan setelah balapan Misano?? aku banyak bertanya pada diri sendiri dan ternyata susah untuk mencari jawabannya. Honda dengan Stoner…selalu lebih cepat dari motor kami sepanjang akhir pekan.  Bahkan aku lebih terkejut lagi atas perfoma race yang aku jaga. Melihat potensi rival kami, sangat mengejutkan jarak poin diantara kami hanya 44 poin. Sebenarnya akan sangat menyenangkan jika situasi Motogp seperti diMoto2, dimana pembalap bertarung secara ketat…siku menyiku. Siapa tahu?? mungkin dengan kembalinya 1000cc tahun depan situasi bakal seperti itu diMotogp..

iklan iwb

Aku rasa perebutan gelar juara dunia sudah usai. Hanya Stoner sendiri yang bisa menghilangkannya…”

Dari keterangan diatas, Lorenzo berpikir berusaha realistis bahwa secara hitungan angka peluang tertutup rapat baginya untuk mempertahankan juara dunia (tersisa dua race). Dan ketika ditanya gimana rasanya seandainya betul-betul kehilangan angka satu dari motor kesayangan?? doi menjawab secara diplomatis…

“Well, in the end the number 1 is just a sticker on your fairing.  And this year Stoner deserves it.”

Well…pada akhirnya angka satu hanyalah sebuah stiker difairing. Dan tahun ini…Stoner pantas mendapatkannya…” ujar Lorenzo…

Mirisnya, Yamaha kehilangan juara dunia hanya ditahun pertama setelah ditinggalkan oleh Valentino Rossi. Tanya kenapa..?? (iwb)

iklan iwb
Previous articleSatu alasan kenapa Kawasaki Ninja 250r tidak cocok buat harian….
Next articleKenapa sih harga motor jauh lebih mahal dari faktur pembelian??…
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!