iklan iwb
iklan iwb

Siapa yang nggak ngiler melihat perkembangan pasar roda dua Asia. Ketika sales Eropa lesu…mayoritas negara Asia khususnya Indonesia malah terjadi peningkatan gila-gilaan. Fakta ini ternyata tidak luput dari perhatian pabrikan Eropa seperti Ducati. Terbukti….mereka membuat langkah mengejutkan dengan membuka pabrik diThailand January 2011 yang lalu. Lah terus kenapa diulas lagi, bukannya sudah basi??? ssstt sabar mzbro, jangan ngamuk dulu :mrgreen: ….

Pabrik dijuluki ” final assembly plant”. Langkah tersebut persis seperti yang dilakukan Harley Davidson beberapa waktu lalu. Alasan menekan cost akibat pajak serta tenaga kerja yang mahal diEropa melatar belakangi tindakan mereka. Tapi tahu nggak bro?? dibalik semua itu…ada rumor kencang beredar bahwa Ducati sedang menyiapkan bisnis jangka panjang untuk pabrik diThailand. Maksudnya??…

Ducati single silinder engine...(hasil coretan ilustrasi dari Luca)

Yup, sampeyan benar!!. Isunya pabrikan Bologna berniat menjadikan pabrik Thailand untuk merakit motor kubikasi mungil.  Seperti dilansir Asphalrubber….

iklan iwb
iklan iwb

With Ducati’s Thai plant now operational, everyone is waiting for the rumored other shoe to drop, and for Ducati to start manufacturing small-displacement machines for the Asian market. While all of that is conjecture, there is a strong business case for Ducati going after the lucrative people-mover market in developing countries overseas. How that would resonate with the current Ducati brand isn’t entirely clear, though it plays well with the rumors we’ve heard of an Asian IPO. More on that later, concepts after the jump….

-Asphalrubber-

Kemungkinan tersebut sangat besar dan tinggal hanya menunggu waktu. Gurihnya pasar Asia membuat pabrikan merah mengubah strategy pasar untuk melakukan pemasaran keseluruh dunia khususnya Asia. Dengan Thailand sebagai final asembling manufacture, maka harga jual Ducati juga akan makin kompetitif. Kapan??….saat ini sih sudah berjalan lewat Monster series. Tapi apakah bakal ada varian anyar dengan kubikasi lebih kecil lagi??. Semua sedang menunggu realisasi. Cuma pertaanyaannya apakah tetap menggunakan merek Ducati?? atau branding ulang layaknya Brembo lewat Bybre. Ini yang masih belum jelas. Btw…mau nggak kalau sampeyan beli merk Ducati  made in Thailand?? Dengan kualitas sama harga makin terjangkau, kenapa nggak?? ya nggak bro…(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

38 COMMENTS

  1. Klo masih bermain di monster series pastinya masih tergolong superpsort mas. Mudah-mudahan pabrikan merah mau untuk memproduksi ducati 150cc dan 250 cc.

    nitip mas : fncounter.wordpress.com/2011/08/28/rider-cantik-penyemplak-suzuki-gsv-r-motogp/

  2. Ditunggu Monster 696 fit-nya…. wkwkwkwk….

    Bembro ama Bybre –> beda jauh banget kualitas finishingnya, ibarat bumi dan langit. Tadi baru liat disc depan Pulsar 220, masih lebih halus disc bikinan supplier lokal

  3. yang jelas gk bakalan bikin pabriknya di Indonesia, kecuali Ducati juga bikin bebek.. hehehe

    nitip mas iwan
    boerhunt.wordpress.com/2011/08/29/ktm-200-di-malaysia-r15-di-india-indonesia-hanya-penonton-dgn-penduduk-250-juta-lebih/

  4. kata-kata ‘HARGA SEMAKIN TERJANGKAU’ mungkin ada benarnya. namun tidak mungkin untuk masyarakat indonesia pada umumnya. Ducati tidaklah mungkin menjadi ‘motor rakyat’. Ada image tertentu yang saya yakin akan tetap dipertahankan. Motor sport-motor bertenaga. Dan harga yang ditawarkan rasanya agak sulit jika bisa menyamai sebuah motor sport honda seharga Tiger Revo.

    Coba saja lihat pabrikan seperti Piaggio. Bentuk mirip dengan si skupi namun harga bisa dibilang beda jauh. Memang dari material tidak 1 : 1 dengan skupi yang jelas2 beda level dari si piaggio yang bodinya semuanya besi.

    Mungkin ini adalah peluang Ducati untuk turun 1 anak tangga, menjangkau kelas dibawahnya (untuk mendapat laba tentunya). Dan semoga kedepannya lebih bisa lagi menjangkau kelas yang jauh lebih merakyat.

  5. Hm.. Kehadiran Pabrik Ducati di Thailand, jelas akan membantu perkembangan pasar di Asia tenggara khususnya dan Asia umumnya. Namun Ducati dgn kubikasi kecil sepertinya masih rada jauh, karena sementara ini Ducati masih akan tetap bermain dipasarnya yaitu Moge Premium. Untuk turun ke Moge biasa (non Premium) aja masih perlu pertimbangan khusus, apalagi turun beberapa tingkat ke Motor kubikasi kecil. Jadi sepertinya pecinta motor Ducati dengan mesin kubikasi kecil masih harus bersabar dulu.. 🙂

  6. Hmm… Sulit jualan di Eropa, mencoba mengais rejeki di pasar Asia? Sulit mah kalau masih mengandalkan image sekarang. Emang bisa Ducati menjual motor dibawah 2.000 USD?

  7. yang menyumbang keuntungan terbesar pabrikan motor jepang bukan dari penjualan moge nya tapi dari penjualan motor cc kecil, jadi wajar kalau ducati meniru, sapa sih yang ngga mau untung gede cuma memang perlu kejelian ducati untuk memilih tekno yang sesuai masalahnya konsumen asia masih rentan dengan harga.

  8. halaah,.. kalo dukati emang berani,. buat mesin 1 silinder 150cc liquid cooled DOHC ato sekalian OHV ajah :mrgreen:, buat bersaing sama pabrikan zuzukai, dengan kata lain, coba nyaingin satria f anyar,.. dengan model 11:12 pasti deh ane beli atu, xixixixi piss 3 jari,. 😀

  9. mantab banget dah, nice move buat ducati. jgn terus tersuan disegment dewa.. ngarepnya ada ducati monster 150 cc.. atau superbike 250cc.. sip dah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here