iklan iwb

Tidak terasa umur siijo sudah masuk tahun kedua. Berbagai suka duka telah dilewati. Mulai dari ban bunting, pelk peang hingga sensasi stabil yang diberikan oleh motor penipu ini. Lho koq penipu??…

Siapa yang tidak terkecoh dengan tampang Athlete. Mayoritas orang yang tidak kenal dunia otomotif menganggapnya sebagai kuda besi underbone layaknya Satria FU. Bahkan seringkali IWB menemui pertanyaan-pertanyaan yang membikin tersenyum sendiri. Pasca IWB terangin harga hanya 15,1juta plus, 4 perseneling layaknya bebek, tanpa kopling tangan dll….mereka mulai bengong tidak percaya. ” Wah….murah banget yak…saya pikir 18jutaan. Tampangnya sangar sih…ternyata seharga Supra ya mz..”. Ujar mereka. Tapi ada lagi komentar lucu…. “Oo..punya Kawasaki yak. Emang kapan meluncur mas..??.” Walah…sudah dua tahun lebih produk ini dijalanan masih ada aja yang kurang ngeh. Inikator kegagalan advertising geng ijo??…

Kelemahan Athlete adalah pada suspensinya yang terlalu soft. Makanya kalau buat boncengan rantai bakal sering gasruk ke chain cover. Kemudian rantai…ini nih. Sudah wajib hukumnya diganti dengan Sinnob punya. Kalau nggak sampeyan bisa direpotin tiap dua minggu setel rantai. Dari sisi part….kampas remnya amit-amit mahal. Banderol 90ribu…..depan dan belakang sami mawon. Terus…karet foot step bawaan pabrikan kualitas juga kurang bagus. Tidak genap satu tahun dipastikan sudah lower minta ganti. Selebihnya…..tidak ada masalah berarti. Casing tetap rapet, mesin tidak pernah rewel sekali start langsung hidup dan handling masih mumpuni. Maklum seiring usia kekuatan komtir biasanya tidak sewaras barunya dan biasanya diikuti penurunan kendali stang. Bensin???…iritttt pol. Smapi kadang sering lupa dimana tempat pom bensin 😆

iklan iwb

Kini siijo hanya dipakai istri berangkat dan pulang kerja yang jaraknya 9km. Karena itu penampilan dikembalikan kefull standart pabrikan. Mau IWB jual diganti matic…eee malah tidak mau. Menurut istri…lebih seneng Athlete karena dikendarai stabil. Soale pernah nyoba matic saudara….testimoni istri ” emoh mz…ngleyang dienggo banter. Sik enak Athlete..” ujar istri menggeleng. Yo wis…sak senenge waelah. Itulah celakanya kalau orang sudah pernah ngrasain produk Kawasaki. Motor sudah serasa yang paling mantep handlingnya. Biarin aja. Toh…IWB juga jarang pakai. Jadi kesimpulannya setelah dua tahun pakai….kayaknya belum mau berpaling kelain hati nih bro. Piye iki???….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!