iklan iwb
iklan iwb
Power NMP merata tanpa jeda….

Walau sudah usang, namun baru kemarin IWb jajal motor besutan Honda secara full power habis-habisan. Atas ijin siempu kuda besi…Yayan seorang security dikantor IWB, maka aksi betot gas dilakukan…..

Trek lumayan panjang…sekitar 1km. Setelah hand-over kunci, motor yang jauh lebih nyaman ketimbang versi lawas ini IWB  bawa kejalan raya besar daerah Tanah Abang. Hari minggu yang lengang sangat mendukung hasrat ekplorasi New Megapro. Dan…..geber gas dimulai. Power gen Dazzler ternyata tidak hanya bertenaga dari bawah. Gigi satu, dua, tiga…empat dengan enteng dicekik hingga 1000orpm sebelum limiter bekerja memutus teriakan mesin. Power terasa rata tanpa jeda. Hal ini terbalik dengan Byson. Sebagai tunggangan harian, IWB bisa merasakan bahwa tendangan sikebo sudah mulai lemah pada 75000rpm. Dibutuhkan waktu lama guna menginjak 9000rpm. Dirute yang sama, IWB hanya mampu meraih 110km/jam bersama blue angel sedangkan NMP top speed tembus 118km/jam. Tidak diragukan….Byson kudu mengakui kedigdayaan NMP. Terus gimana dengan sisi lain???…

Yup…Yamaha masih bisa bertepuk dada. Dari handling khususnya bantingan ketika rebah, Byson jauh lebih nurut dan stabil. Hal ini tidak IWB temui pada NMP. Gen Dazzler anteng ketika melibas rute lurus namun tidak jika dibuat rebahan. Kalau dianalisa..bisa jadi spek ban NMP dari sananya kurang mendukung. IRC NR25 mempunyai pola gemuk dibagian tengah. Makanya grip pinggir kurang menggigit. Sementara Yamaha membekali ban murni Tubeless IRC Road winner layaknya CBR series Honda. Tapak lebar hingga kebibir pelk. Selain itu…suspensi NMP cenderung lebih empuk sehingga rebound sedikit ngayun jika mendapatkan tekanan ekstrim. Hal ini diakui oleh Yayan..siempu Megy. ” Opo maneh lek boncengan…dienggo rebah rodo goyang mas. Padahal wis tak setel medium. (Apalagi kalau boncengan….buat rebah agak goyang. Padahal kekerasan sudah aku setel medium – red)..” ujarnya…

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Dari pengalaman IWB, gejala diatas sebenarnya bisa hilang dengan penambahan adaptor pada suspensi supaya lebih keras dan nungging. Otomatis distribution-weight sikuda sikuda besi tidak banyak terkonsentrasikan dibelakang ketika boncengan. Maklum bro…kalau sudah ambles  dijamin handling juga bakal kedodoran. Last...memang tidak ada produk yang sempurna. Dengan harga yang terpaut tipis diantara keduanya, konsumen kudu jeli menjatuhkan pilihan. Mau mesin kencang??…sangat direkomendasikan ambil NMP. Tapi jika suka kestabilan handling plus tampang layaknya street fighter FZ1…Byson bisa menjadi pilihan. Keputusan ada ditangan sampeyan semua. Semoga berguna….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!