iklan iwb
iklan iwb

Brother sekalian….kurang tegasnya peraturan yang diberlakukan pemerintah dalam mengatur bensin subsidi, telah membuat rancu persepsi masyarakat tentang arti golongan bawah. Golongan masyarakat tidak mampu yang berhak mendapatkan subsidi. Maksude??…

Nonton satu siaran TV swasta….seorang reporter sedang mewancarai beberapa pemakai mobil pribadi yang sedang ngisi kendaraannya dengan bensin premium diSPBU Pertamina. Ada beberapa mobil jenis hatchback serta minibus keluaran anyar. Pertanyaannya simpel?, bapak ibu sudah melihat umbul-umbul spanduk dari pertamina yang menghimbau dan menyatakan bahwa bensin premium hanya untuk golongan orang tidak mampu??… jawabannya sudah. Tapi kenapa masih membeli premium?? jawabannya….bikin kita semua mengerutkan dahi……

Mayoritas berpendapat bahwa mereka juga bukan golongan atas yang kaya raya. Oleh sebab itu, mereka juga berhak mendapatkan bensin bersubsidi. Walah…sampai domblong IWB melihatnya. Jelas….spanduk yang dipasang Pertamina tidak efektif. Yang disalahkan siapa??….masyarakat??…..pemakai mobil??….tidak dong!!! pemerintahlah yang patut dipersalahkan. Sebab tolak ukur kata-kata “masyarakat tidak mampu” masih abu-abu, samar alias tidak jelas. Walau sebagian besar biker beropini kalau individu yang sudah bermobil bisa dikategorikan orang mampu. Tapi ternyata tidak!!! dari tayangan bisa disimpulkan bahwa para pemilik mobilpun merasa golongan bawah atau masyarakat tidak mampu kendati nunggang Honda Jazz sekalipun. Yup…..itulah gambaran nyata ketidak becusan pemerintah sebagai pembuat regulasi. Mau mengatur BBM bersubsidi dengan himbauan dan spanduk?? judule ngimpi!!!…….(iwb)

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!