iklan iwb

Brother sekalian. Didunia ini memang ada hukum sebab akibat. Kalau sampeyan suka melanggar peraturan….maka apeslah yang menimpa. Seperti yang IWB alami malam kemarin (jangan dicontoh). Pulang kerja sekitar jam 12 malam, alih-alih mempersingkat waktu….malah sial yang diterima

Sebenarnya ada rasa tidak nyaman sebelum melakukan hal konyol tersebut. Tapi dikarenakan lumpur dan tanah liat hasil dari roda-roda raksasa truk pengangkut didepan kuningan Casablanca Jakarta begitu pekat, akhirnya niat tetap dibulatkan untuk bypass rute. Toh lalu lintas sepi ๐Ÿ˜† . Dan, akhirnya jadi juga sikebo biru digiring putar balik disatu sudut jalan yang sejatinya memang tidak boleh dilakukan.Dilalah sudah setengah rute…..sekonyong-konyong terlihat pak pol langsung nongol dibalik dinding seng menghadang bersama pentungan lampu merah kebanggaannya. Waduh….modar tenan!!

Dua Yamaha BM XJ900 diparkir mojok dikeremangan malam (wah ada dua petugas ternyata).ย  Jelas…pengayom masyarakat tersebut sengaja memposisikan seperti itu supaya tidak terlihat biker. ” Minggir disana..” serunya. ” Surat-surat…” tanpa basa-basi. Sambil memandangi petugas, IWB merogoh dompet disaku. Sulit mengenali raut muka secara jelas sebab mereka memakai penutup hidung serta helm kebesaran. Begitu pula seragam yang tertutup jaket. ” ikut saya…” ujarnya sambil berjalan menuju motor BM. IWB masih diam membisu. Petugas mengambil kertas tilang dari sepatu bootnya, dan tidak lupa bollpoint juga sudah disiapkan….

iklan iwb

“Sidang diJakarta Selatan ya!!” seru pak polisi. IWB masih diam. Sambil mengamati gerak-gerik petugas, terlintas ribetnya ngurusin sidang yang jauhnya amit-amit dari tempat kediaman. Lucunya, petugas seperti menunggu sesuatu keluar dari mulut IWB. Terbukti goresan tinta dari bollpoint tidak serta merta dicoretkan kekertas. ” Damai deh pak..” akhirnya terlontar juga kata-kata yang sebenarnya cukup IWB benci :mrgreen: . Terlihat mimik petugas langsung sumringah. Horeee…jebakan batman berhasillll!! (gitu kali dalam hatinya). Sejenak doi berhenti nulis. IWB menyodorkan dua lembar 10ribuan. “Apaan ini..!!” ketus petugas menolak. ” Limapuluh ribu tidak kurang!!..” ujarnya bikin IWB mlongo. Busyettt….nodong tanpa tedeng aling-aling.ย  Coretan tangan surat tilang diteruskan. Wah…koq lama-lama jadi ikut emosi rasanya. Tapi rasa panas berusaha ditahan daripada malah runyam.ย  IWB melirik petugas satunya yang juga sibuk menjaring biker lain…..

Polwan seperti ini mungkin efektif untuk meredam biker membandel ๐Ÿ˜†

” Wah jangan segitu pak. Nggak ada duit nih belum gajian..” ujar IWB. “ Udah jangan dipaksa kalau nggak punya. Nggak enak juga kalau ngasih-ngasih uang begitu..” ujar petugas sok bijak membikin IWB mau tertawa. ” Lah…emang 50ribu yang bapak minta tadi bukan uang pak..”!! seru IWB ngledek. Petugas diam tidak menjawab. Widih..neg euy lama-lama. Daripada berbelit-belit, akhirnya IWB memberikan penawaran, ” Dah pak…ini saya tambahi 10ribu lagi. Kalau mau ambil kalau nggak tilang aja!!….Petugas menaruh bollpointnya. Uang kertas merah 10ribu segera diambil seraya menyerahkan SIM dan SNTK. Wah..jebule mau juga. Tawar-menawar sudah kayak pedagang dipasar euy zizizi. ” Makanya jangan memutar balik sembarangan sebab bisa membahayakan pengendara lain..”sok nasihati sambil memasukkan uang kertas 3lembar kesakunya. Hanya 3 menit tercatat 3 biker sudah kena jaring. Interval tersebut menggambarkan hasil yang akan mereka terima. Bayangin….jika berdiri disitu 1jam aja, berapa uang kas yang mereka terima. Wah panen bener nih pak polisi….

Senyum fresh petugas...bikin adem semuanya

Nominal segitu ternyata tidak seberapa. Sebab Yusuf, teman satu kantor pernah ditodong 100ribu gara-gara absen menyalakan lampu utama didaerah Shangrilla Tanah Abang Jakpus. Nyebelinnya..ratusan motor lain yang tidak menyalakan lampu tidak diberhentikan. Ketika protes malah dibentak-bentak tidak karuan. Dengan dalih denda besar jika sidang, Pak polisi (bernama Wahyu) mematok uang sogok tanpa belas kasihan…yakni 100ribu tidak kurangย  sepeserpun. Bisa ditebak sampai dikantor, Yusuf ngomel-ngomel. Yang nggak ikhlaslah duitnya diembat, nggak ridholah, nyumpahin petugas hidup bakal tidak pernah enak dll. (Wihh serem pokoknya mzbro). Dari segala contoh diatas, terbukti…..aturan bakal percuma kalau tidak dibarengi pembenahan moral masing-masing individu. Padahal polisilah yang membikin para pengendara segan. Sederhana…jika mereka semua tidak mau disogok, pasti biker mikir 10000kali untuk melanggar lalu lintas. Kalau sekarang…menggampangkan. Dikasih uang rokok beres koq ๐Ÿ˜†

Sebenarnya tidak semua petugas berperilaku seperti itu. Banyak juga pak Polisi yang baik dan menghindari uang haram. Sayang jumlah mereka hanya segelintir ditelan oknum yang jumlahnya mendominasi. Yup…itulah gambaran aparat lalu lintas negara ini. Salah jika prinsip menaikkan gaji akan bisa menekan korupsi. Sebab sudah sifat manusia tidak akan pernah merasa puas. Terakhir…buat mzbro semua. Selalu patuhi lalu lintas. Artikel ini hanya share pengalaman supaya kita semua bisa mengambil intisari didalamnya. Bahwa taat terhadap lalu lintas itu lebih utama dan membikin aman pada diri sendiri. Aman terhadap kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas dan tentu juga aman dari terkaman polisi-polisi nakal. Ada pengalaman serupa mzbro?? monggo dishare……..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

60 COMMENTS

  1. ealaaahhh…
    trnyata g’ jauh beda sama surabaya masss…
    podo wae…
    uang yg brbicaraa…
    huuffttt…

  2. @ Anggiwirza
    Ooo gitu. Wah nggak kepikiran mzbro :mrgreen:
    @ Buchoss
    Walah..jebule Suroboyo yo ngono to cak ๐Ÿ˜ฏ . Wis podo wae berarti

  3. wah, kok pake ngajak damai aja sih masbro….? mbok ditilang ae, tanggungjawab gitu! kan emang salah…sekalian membantu Polri biar bebas korupsi?

    oya, nama petugasnya masih inget gak? sebutin kalo inget, laporin ke provostnya….

  4. Pernah bro. di bunderan HI arah tanah abang juga pernah. masalahnya saat itu larangan motor langsung muter ke arah tanah abang baru dipasang. apes karena gak tau.

  5. @ kangmase
    Idealnya begitu. Tp pikiran saya sama dng ribuan biker diluar sana…males ribet :mrgreen: hehehe

  6. kebanyakan police mata duitan….soalnya mau masuk police aja harus nyogok puluhan juta pula tuh…..

  7. @ Topa
    Husss ojo banter2 mz :mrgreen:
    @ Abepura
    Saya juga bilang diartikel jangan dicontoh to. Artine pancen saya juga salah. Makanya mending patuhi peraturan lalu lintas biar tidak terkena terkaman polisi nakal. Tenang mzbro..masih banyak polisi baik juga koq. Be cool ๐Ÿ˜†

  8. waduh,tetep aja salah mas bro,lawan jalur jeh,
    yah tapi itu manusiawi,gak ada orang yg luput dari kesalahan,
    dan 2 polisi tadi itu juga memanfaatkan apa yang sering jadi kesalahan biker,so kedisiplinan dbn kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas itu harus bro,:-)

  9. Klo saya mending sidang bro, biayanya sama aja. Emang sih buang waktu & tenaga, tapi setidaknya ngga masuk kas pribadi si Pak Pol. Anggap aja itu hukuman buat kita. Btw plat nomer ga ditanya tuh? Hehehe…

  10. @ Aryo
    Yup…bisa susah untuk disiplin apalagi kalau diJakarta muternya jauhhhhh amir. Mentang2 jam 12malam, ketika lalu lintas lengang (masih ngeles)
    @ Angga
    Plat nomor lolossss…. :lo:

  11. klo polisi yg bener mah bukannya nunggu ditengah rute, tapi harusnya nutup jalan masuk (klo polisinya bener), terkadang malah polisinya juga sich yg memanfaatkan keadaan… ya mw gimana lagi…

  12. MENGHARAP POLISI JADI PENEGAK HUKUM YG SEBENARNYA HANYALAH BAGAI MIMPI DI SIANG BOLONG MAS IWAN….. DUNIA POLISI N HUKUM PENUH DG SOGOK MENYOGOK, LHA CM MAU MASUK PENDIDIKAN POLISI AJA HARUS SOGOK SEKIAN PULUH BAHKAN RATUS JUTA RUPIAH….
    MASUK AKPOL MINIMAL 150JT LOH…. NYATA TAPI SULIT DITEMBUS OLEH KPK… JARANG SEKALI YG TANPA UANG SOGOKAN!
    BGMN MENURUT BRO IWAN…..?

  13. Kisah semacam ini, ada di artikel saya, waktu itu, saya beradu debat kusirr dengan polisi yang akan nilang saya, ehhh diganjar kartu merah (slip merah) juga,ahahahahaha…memang saya salah tapi…..petugasnye ngehe, gapape deh dapet slip merah disidang 80 rebu…drpd dipalak mentah2 ama tu polisi,ehehehe

  14. bah..sama saja rupanya. di medan pun ya macam tu lah. memang sudah mendarah daging kayaknya. tapi kadang2 senang juga sih klw deal nya cocok, daripada repot. ya Ga??

  15. waa, seharusnya yang kek gini Ga Usah diPosting Mas Bro, karena Kesalahan di mulai dari sampeyan..

    Kecuali Sampeyan di posisi yang bener tapi Polkisnya Gokil dan sengaja nyari-nyari kesalahan baru deh Posting atau Sharing..
    Di sadari atau tidak Sampeyan sekarang sudah Menjadi Public figur lho Mas..Sudah sepatutnya memberikan contoh yang Baik,, hehehe ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

    PISS ..

    PISS

  16. @ juragan
    Itu maksud saya mzbro. Pakai acara ngumpet lg
    @ gagan
    Saya dah pernah ngrasain mzbro. Dlu thn 98 daftar akpol. Dana krng kuat mental jg. Waktu itu mnta 60jt..
    @ gcm
    Keren…iwanfals mode:on
    @ fajar
    yup bener bro. Skrng sdh musim palak mempalak ๐Ÿ˜† . Jd kudu waspada
    @ vixioners
    Wah..ternyata diujung sumatera jg begitu zizizi. Judule sami mawon

  17. ane lebih tertarik sama pedagang pasar nya :mrgreen:

    azizyhoree.wordpress.com/2011/05/31/all-new-cbr-150-kompor-mleduk-motivation/
    =========================
    azizyhoree.wordpress.com/2011/05/31/all-new-cbr-150-kompor-mleduk-motivation/

  18. saya pernah om gara-gara plat nopol belakang gak ada tanda polantasnya diminta 50 rebu tapi berhubung cuma bawa 25rebu saya ijin dulu ke atm dengan SIM dan STNK dibawa nanti ketemu dipos sekalian ambil SIM dan STNK, eh ndilalah dijalan ada trafic lamp yang gak kliatan ketutupan pohon saya terjang,diberhentiin lagi deh sama tuh oknum sambil bilang “yaudah mas 25ribu aja” wkwkwkwkwkwkwkwk

  19. yah….tak kira di jawa the polisnya baik2 ternyata sama saja dengan daerah kalimantan/Banjarmasin..akhirnya UUD…, baru aja rekan bilang klo ada anak abg disetop gara2 lampu ga nyala, uang damai 80 rb…padahal byk yg lain ga nyalain lampu, mungkin abg kali jd berani gertak.

  20. Sudah adat Bro Iwan. Saya di surabaya juga kena “retribusi” pak polisi gara2 salah jalur. Apesnya lagi waktu ngomong damai, si bapak polisi malah ga terima, katanya mau menyuap aparat, tapi kalo ngomong titip sidang dia bisa bantu. Ujung2nya sama aja, harus bayar 100ribu dan ga bisa di nego. Padahal mereka tahu saya dari luar kota, bukan penduduk surabaya, harusnya ada toleransi karena kesalahan saya tidak menimbulkan kecelakaan. Seperti biasa, setelah uang masuk saku, nasehat2 lalu lintas di lakukan sebelum perpisahan. HUFH…

  21. Sudut pandang lain mas iwan, polisi korup, kalo begitu kita juga berperan, dengan memberikan sogok. Intinya, kita gk mau repot karena salah, polisi dapat enaknya dengan alasan kita melanggar aturan, padahal duitnya masuk ke kantong mereka secara pribadi…

  22. ikut sidang aja masbro IWB, PN jaksel deket ko di daerah ampera situ…dan gak akan lebih dari 50 ribu…cepet lagi sidangnya ๐Ÿ™‚

  23. Disidang ato tidak sama saja..
    Damai masuk kas Pol, Sidang masuk kas para Korup**r… Pisss…
    Jgn mengharap indonesia bisa bersih ky negara laen..
    Mau gaji 10jt para abdi negara masih aja kurang.. Indonesia ini bagai Hutan… yg kuat yg berkuasa menang…

  24. kalo jaraknya jauh banget (saya dulu kena di pelabuhan Gilimanuk, sedangkan saya di Denpasar) saya pilih nyogok ๐Ÿ˜€
    btw, slip biru masih ada kan??

  25. ane pernah nerobos lampu merah di depok padahal waktu itu bukan sendiri ada beberapa motor di samping saya…
    emang dasar apes cuma saya aja yg kena tilang padahal surat2 lengkap.
    pertama sih dipinta 150rb… gila…
    akhirnya nego tuh kaya di pasar loak jadi 30 rb, trus dinasehati ama polisi udh kaya ustadz aja kelaguannya.

  26. sepertinya polisi udah biasa berada ditempat-tempat yang sering terjadi pelanggaran dan sialnya lagi mereka sengaja menjebak kita, bukan memberitahu kita sebelumnya kalau lewat jalur itu tidak boleh.
    serba salah ya….
    punya surat2 lengkap tapi kadang2 polisi berusaha mencari kesalahan kita yang lain…..
    emang bener juga peraturan dibuat bukan untuk ditaati tetapi untuk dilanggar…dapet duit dech….

  27. weleh… disini polkisinya kok mlah gak mau diajak damai yak… 2x kna tilang dan disidang, diajak damai mlah dibentak.. apa tkut yak klo diajak damai ntar dilaporin ๐Ÿ˜€ padahal di KOTA kecil loh Tulungagung-Trenggalek, Jatim.

  28. enak yah bisa tawar menawar dengan polisi hhe..
    aq sih mending ditilang deh mzbro drpd mesti kasih uang jajan ke polisi..
    kalau lagi sial ketangkep polisi tuh pasti ada saja salahnya meskipun surat2 lengkap tapi adaaaa ja salahnya..
    semoga kedepannya aparat negara qt tercinta ini bisa memperbaiki diri agar citra mereka tidak jatuh dimata masyarakat..

  29. Waduh, itu sama aja nyogok mas, ingat lo, yg nyogok ama yg terima sogok ancamannya neraka, hi ngeri….

  30. polisi emang mata duitan semua,,,,,semoga dibalas oleh Alloh…amiinn,,,uang haram???? apa kata dunia

  31. hmmm…uang yg didapat dgn cara “miring” toh akibat ny jg ditanggung sndiri…gak usa jauh-jauh terkadang anak pejabat polisi terjerat narkoba dan lain-lain…ato pejabat polisi itu yg terkena penyakit silih berganti…uang didapat dgn cara gampang/mudah sejalan juga dgn habis ny sangat mudah…
    *percaya gk percaya itu lah kenyataan nya…coz ini terjadi di lingkungan ane sndiri…hehehehe

  32. barusan saya abis jadi korban pak polisi yg blm ganjian mas iwan, emg bner tu pak polisi udah kea pdagang pasar, tawar menawarnya ga kalah deh ama ibu2 PKK.
    ta kasih 12ribu aja eh di embat jg akhir’a ama dia. Hehe

  33. @ rambutan bogor
    12 ribu juga lumayan buat beli pulsa… heheheheh
    maklum tanggal tua lom gajian….

  34. seharusnya gak usah ada sidang setelah tilang, untuk pelanggaran umum/ringan.. cukup pada tempat kejadian ditetapkan pelanggaran dan denda… setelah itu denda tilang harusnya dibayar via bank atau atm ke rekening negara..

    *kalo bisa dipersulit kenapa dipermudah…

  35. kenapa gak difoto skalian orangnya gan???ato namanya,,heheheheeh,,,,tp bsa2 besok juragan iwb dicegat ntar,hi3

  36. @AXS125:
    iy lumayan buat beli cimol. Hehe
    pantesan aja polisi pada gendut makanin duit haram mulu. ..

  37. slah satu pengusaha yg gak perlu barang atau jasa buad diusahain, cukup seragam polici. pelanggaran yg udah jadi tradisi, dibuang yg susah bgt.. ke depan polisi pake robot kali..

  38. nih, artikel ttg slip biru
    nasional.kompas.com/read/2008/12/13/19241988/function.session-start

  39. ane pernah juga dulu tahun 2000 (lom jaman plat sementara) kena waktu bawa motor baru mau servis lom kluar platnya. dibrentiin dipinggir jalan trus diminta sim ma stnk, gw pikir nih polisi aneh lha jelas lom ada platnya kok diminta stnknya… ane bilang ga ada trus ane kasih kwitansi dari dealer, tuh polisi ga mau terima, ribetnya dia nilang bukan nahan sim tapi mau bawa motor ane, jadi terpaksa ane damai dengan mahar 50 rebu, tp kata temen2 ane tindakan ane tepat coz klo tuh motor baru mpe kena angkut bakalan jadi motor abal-abal…

  40. wealah gak adoh2 teko ngalam malah….lampu gak nyala kena uang damai 150rb, knalpot N0b1 kena 100rb, lampu riting warna merah 100rb…beugh….mending sidang ae wes talah

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama