iklan iwb
iklan iwb

Beberapa hari yang lalu telephone pribadi berdering. Terdengar suara perempuan dengan sopannya memperkenalkan diri. Namanya Tia merupakan salah satu sales Yamaha  kawasan Simpang Depok, dealer yang pernah menjadi target ketika berburu sikebo tahun lalu. Namun sayang karena unit sudah laku kala itu makanya pertemuan hanya sekilas. Terus kenapa tiba-tiba telephone kembali..???

Selidik punya selidik Tia dan para sales disana lagi gusar. Sebab katanya mereka bakal dipanggil sang bos gara-gara artikel Motodream tentang Byson. Disitu tercantum foto IWB pose didealer mereka lagi nongkrongin sikebo (klik disini). Lah…terus apa hubungannya?? IWB sendiri makin garuk-garuk kepala. Padahal artikel Motodream sudah November 2010 silam. Koq baru sekarang menjadi masalah??. Singkat cerita, mbak Tia menceritakan bahwa siBoz baru tahu ada artikel dari majalah resmi Yamaha yang membahas terntang perilaku sales yang kurang baik. Paragraph pertama bro Awan Motodream menuliskan…” Apa yang motodreamers bayangkan dari seorang Customer Service? Cantik, seksi dan pintar. Yup, betul sekali! Tapi sayangnya, terkadang, cara kerja mereka tak secantik orangnya, kecepatannya tak semulus body-nya. Mau kerja atau mau main handphone neng?. Banyak Customer Service (CS) yang seperti itu, sok sibuk di depan pak bos. Alih-alih kerja, eh…malah asyik ber-HP ria.  Dan bla bla bla….. (monggo klik disini untuk detilnya). Gara-gara kalimat itulah bos mereka meradang. Lho koq bisa???….sebab Motodream nyomot foto dari blog IWB tentang artikel Byson. Karena jepret/pose foto didealer mereka, bos berasumsi bahwa customer service yang sedang dibahas artikel Motodream adalah anak buahnya. Weleh ngawur tenan nih atasan. Btw gimana sih ceritanya IWB bisa masuk Motodream??  Sangat singkat!!…

Bro Bayu/Motodream calling ke HP pribadi dan menanyakan tentang kesediaan memberikan testimoni nunggang Byson serta minta ijin memasukkan kemajalah Motodream. Kemudian ketemu bro awan untuk interview langsung dikemayoran pada saat moment launching new Jupiter MX. Disanalah lewat coret-coretan singkat kelebihan dan kekurangan sikebo IWB utarakan plus keluhan speedo ngembun. Itu saja!!!. Jadi jika ada bumbu-bumbu kalimat pemanis dalam artikel semua terserah  penulis. Inilah yang membikin siboz blingsatan. Padahal tidak ada relasi sama sekali dengan mereka!!!. Tujuan sebenarnya sih positif, yakni menjaga kualitas pelayanan dari sidealer. Tapi alangkah bijak jika semua dicheck silang dulu sebelum menjatuhkan tuduhan. Dan karena itulah Mbak Tia menelphone IWB. Memastikan apakah yang dimaksud diartikel adalah mereka??? (walah ngesakne rek-rek!). Akhirnya langsung IWB klarifikasi bahwa tidak ada sedikitpun keluhan tentang pelayanan yang diberikan. Lawong mbak-mbaknya ramah-ramah dan sopan koq dikomplain ki piye?!…

iklan iwb
iklan iwb

Terakhir IWB sarankan supaya big bos dealer  langsung telephone aja keIWB biar masalah “clear”. Kasihan sisales, gara-gara berdasarkan asumsi belaka bisa bikin celaka dan berpengaruh pada kredibilitas kinerja mereka. Sayang hingga kini tidak ada call back dari bos dealer. Apakah sudah kelar masalahnya?? mungkin.  Karena kesibukan hingga saat ini belum sempat menghubungi mereka kembali. Dari kejadian diatas bisa disimpulkan bahwa efek dari media   sungguh menyeramkan jika diartikan sepotong-sepotong. Apalagi penulis kadangkala mengembangkan isi artikel supaya lebih menarik dan enak dibaca. Apapun itu, semoga misunderstanding internal Wira motor Yamaha Depok bisa terselesaikan dengan baik. Sekali lagi buat pak/bu boz….you have great staffs….friendly….cheerful and helpful. So no problem with them!!.  Mereka adalah aset yang kudu dipelihara. Buat mbak Tia dan teman-teman disana, maaf atas kesalahpahaman yang terjadi gara-gara foto IWB………..(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

26 COMMENTS

  1. @ Tri
    Bose malah sing kakehan dolanan hp bro. Kelihatan nggak pernah ngintip motodream zizizi..
    @ takumi
    Yoi bro..
    @ angga
    Disinyalir setelah itu siboz melarang ada foto2 didealer tuh. Jadi paranoid soalnya 😆

  2. wah berarti di blog tdk boleh asal nulis semau gue ya mas? salah2 objek artikel kena masalah. Salut buat mas iwan yg selalu balance dlm nulis artikel. semoga istikomah

  3. Yah makanya ane suka mengatakan efek media termasuk bloger cukup besar (walau efek bloger blm sebesar media konvensional). Bloger memang bukian jurnalis, tp bloger ttp punya kewajiban crosschek dlm menghakimi sesuatu.

  4. terus terang saya salut juga si bos dealer mengenai hal ini (walaupun agak salah sasaran). keperduliannya terhadap layanan pada customer patut diacungi jempol.

  5. mendingan mas IWB dpt sales yg ramah, cantik pula, kl pengalamanq seeh beberapa x masuk diler yamaha trus nanya sikebo, salesnya malah ngomel2 gak ramah blass, mlh ada yg ngmomong cari motor kok yg susah to segala, trus pas tanya pmbyrn diler hanya trima pembayaran credit aja, cash mrk tidak melayani, apa emang mesti kredit yaaah untuk dpt sikebo..?

  6. dulu saya juga sempat kesal dgn sales.. katanya kalo mau mendapatkan motor idaman mu harus bayar 2 juta dulu.. sempat kesal dgn ulah sales, tapi ya udalah biarkan saja, anggap saja pengalaman berharga

  7. Makanya pak bos kudu baca ampe selesai. Jangan sepotong-potong. Mnggo dilihat di paragraf terakhir….sama sekali justru membanggakan CS Yamaha secara jor-joran dan memuja setinggi gunung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here