iklan iwb
iklan iwb

Tak kenal maka tak sayang mungkin berlaku untuk merasakan secara langsung perbedaan kedua kuda besi. Banyak pendapat yang mengatakan pengaplikasian sistem ABS pada CBR250r merupakan tindakan percuma. Sebab power kecil ditambah harga yang tinggi (beda 6,5juta) dianggap langkah berani dan malah merugikan kans varian ini. Tapi tatkala sampeyan mencobanya secara langsung….opini tersebut bisa saja berubah!!

Merasa kurang puas dengan test yang hanya 3 lap (Kamis 10/Maret/2011), maka memutuskan kembali mencoba siCBR250r. Apalagi permintaan mendapat lampu hijau dari bapak Nyoman sebagai perwakilan AHM pusat.  Yo wis ngacir mengenakan kostum kembali. Tanpa sengaja, test kedua disodorin CBR250r silver (non ABS type). Kala itu tidak terlalu memperhatikan tentang perbedaan kedua besi. Soale wis kadung terbius untuk menggeber mesin DOHC 250cc…..

Singkat cerita pada kecepatan tinggi, menghadapi L1…hard braking. Respon mengagetkan sebab kepakeman kaliper tidak semantep CBR warna merah (ABS). Alhasil melebar dari racing line yang biasa saya lakukan pada test pertama. Awalnya agak bingung dengan perbedaan yang dirasakan. Sambil menggeber tunggangan, mencoba menganalisa dan baru teringat bahwa CBR yang saya pakai saat ini versi non ABS. Oalaahhhh….ternyata beda polll!!! terutama  jarak berhenti. Titik pengereman berubah total antara CBR250r ABS dan non ABS. Perbandingan, nyemplak CBR ABS bisa mengerem sedekat mungkin ditikungan tanpa ada gejala ngeloyor atau keblablasan. Stabil…pakem banget tapi tidak mengagetkan. Walau bobot berat, gigitan kampas begitu mumpuni. Sedang pada non ABS..waktu hard braking motor bisa berhenti tapi kedodoran serasa kasar. Padahal hal ini normal dirasakan pada motor harian kita 😆 . Tapi gara-gara sebelumnya disuguhi CBR ABS…non ABS jadi serasa kurang maksimal. Uniknya waktu mencoba mengerem pada  kondisi normal alias not panic/hard braking, fungsi rem tidak ditemui perbedaan alias sama pakemnya…..(weleh…..canggih tenan profesor sing gawe xixixi… )

iklan iwb

Berdasarkan pengalaman tersebut, bagaimanapun fungsi Antilock Brake System bukan hanya isapan jempol belaka. Teknologi yang sejatinya untuk menghentikan roda pesawat ketika landing, tidaklah mubazir diaplikasi untuk kendaraan bermotor cc mungil sekalipun.  Salut buat Honda yang sudi menerapkannya pada motor seperempat liter. Kesadaran akan pentingnya safety pengendara sepertinya diperhatikan betul oleh pabrikan sayap mengepak.  Sayang harga lumayan jomplang jauh. Tapi sebenarnya untuk urusan nyawa, saya pikir tidak bisa dihargai dengan uang. Sebab ABS memang beda!!. Kalau ada kesempatan, monggo dibuktikan sendiri….!! (iwb)

iklan iwb
Previous articleLho…Ninja ZX-6 sudah dijual didealer Kawasaki??
Next articleApakah harga CBR150r bakal dibawah 30juta???…
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!