iklan iwb
iklan iwb

Kalau ditanya liar mana..?? semua bakal setuju bahwa mesin Ducati lebih galak ketimbang motor  prototype pabrikan Jepang. Karakter siDesmo yang dibuat murni sebagai gen prototype bike menjadi perbedaan mendasar tim Bologna Italia. Makanya jangan heran jika banyak rider kewalahan dalam menghadapi watak kuda besi tim merah. Hal ini diamini oleh Stoner yang menyebut Ducati adalah motor agresife…

Stonerlah satu-satunya rider yang mampu klop dengan Ducati. Sejak kepindahannya dari Honda ketim Italia tahun  2006 pembalap Aussie mencatat record dengan 23kali kemenangan, terbanyak sepanjang sejarah era 800cc . Penyumbang terbesar terutama diukir pada tahun 2007 dimana seluruh pabrikan Jepang terseok-seok atas transisi masa 990 ke 800cc. Kini musim 2011, performa yang gemilang juga ditunjukkan oleh Stoner. Tentu dia merasa senang atas  raihan tersebut. Ketika ditanya apakah sebenarnya perbedaan mendasar siDesmo dengan Honda RCV, doi menjawab bahwa pendekatan pabrikan Jepang dengan Italia sangat berbeda. Ducati merancang kuda besi prototype berdasarkan fungsinya sebagai prototype bike, sedang Jepang tidak. Honda membuat RCV layaknya motor masal yang mudah dikendarai oleh biker. ” Ketika mengendarai Ducati pertama kali anda akan merasakan sensasi berbeda. Anda akan didera getaran dan perpindahan gigi terasa agresife tapi uniknya bekerja dengan baik pada motor. Itu terasa aneh tentunya. Namun habis menungganginya selama 4 tahun, anda akan merasakan kenyamanan dan  normal. Kini setelah aku kembali keHonda, semua terasa begitu halus buatku. Sangat berbeda!! susah untuk membandingkan keduanya sebab memang betul-betul berbeda karakter. Satu agresif cenderung liar dan satunya lembut,” pungkasnya….

Kalau mencermati keterangan Stoner,bisa diambil kesimpulan betapa berbedanya Desmosedici. Sebuah mesin Honda RCV212v yang terkenal kencang saja dikatakan jinak dan lembut oleh sikanguru. Opo ora edan!! Jadi tidak salah informasi Rossi bahwa roda depan Ducati gampang ngangkat ketika gas dibetot keluar tikungan. Dan satu faktor tersebut yang membuat Ducati merubah ouput power supaya lebih rata. Gimana dengan Stoner..?? Kelihatanya sekarang nyetir sambil merem-melek berleha-leha ria. Lawong habis nyemplak motor liar disodorin RCV212v yang lembut dan halus. Yo ra mzbro 😆 ………(iwb)

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

22 COMMENTS

  1. betul mas. Kayanya tahun ini Stoner yang bakal duel di depan sama J-Lo. Btw, biar bisa melejit, harusnya Pedrosa disuruh bawa Ducati dulu ya. Habis jadi rider utama tapi minim prestasi.

  2. @ itzme
    Dilarang berfantasi lho mzbro xixixi….
    @ Angga
    Iya nih…makin nggak sabar
    @ Az147r
    Bulunya yg lembut. Byson je 😆
    @ dbs
    Penyakit Pedrosa tuh…
    @ Ucrit
    Podo2 Italine
    @ 12
    Yang ada pedrosa makin sering dlosor wkwkwk

  3. Klo sy ibaratnya abis naik Ninja150 trus pindah ke Mega Pro (ngeden tenan). Wah kek nya ada tulisan ONE HEART ya di RC211V, salut deh.

  4. hati saya milih pedrosa juwara taun ini, tapi kepala milih stoner yg unggul kisanak hehehehe kalo pakdhe rossi, ya tetep harapanya sesekali nyolong podium lah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here