iklan iwb

Tindak-tanduk pabrikan Bajaj bisa dibilang sedikit susah untuk diikuti. Sebab semua hanya berdasarkan analisa dan perkiraan. Status BAI yang tidak tergabung dengan AISI juga sedikit menyulitkan dalam menggali informasi pabrikan “Indihe mari Jahe”. Disinilah peran para pengunjung blogger sangat dibutuhkan sebagai kanal informasi….

Kabar P220 bakal keluar Januari 2011 ternyata tidak terbukti. Walaupun TPT telah keluar BAI tidak serta merta membabi buta dalam merilis “The Fastest Bike In India” kepasaran. Terkesan soft dan terukur. Hal tersebut cukup dimaklumi mengingat Bajaj tidak mempunyai target khusus atau lawan langsung dalam pertarungan market motorsport tanah air. Ibaratnya slow but sure. Tentang prediksi peluncuran……diperkirakan awal Maret 2011. Itupun kalau tidak ada perubahan rencana. Dari sisi pribadi mau dirilis kapanpun tidak terlalu masalah. Yang penting cuma satu yaitu melakukan test ride simonster Pulsar guna membuktikan slogan kuda besi ini…apakah omong kosong belaka atau betulan. Yup…hasrat yang kudu terkabul. Setelah itu tentunya akan saya share kemzbro semua supaya bisa dijadikan bahan referensi, layak nggaknya sikuda besi untuk dibeli.  So pantengin aja terus mzbro. Ocreee…….(iwb)

Foto : Image taken by bro Ludy dihotel Parkit

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

10 COMMENTS

  1. emang sih bocorannya maret mas dari orang JAR samanhudi,kemarin test ride cuma sayang tuh treknya gak banget udah mah kecil,hujan trus jalannya berjerawat….jdnya kurang puas….tapi aslinya sama yg di foto beda banget,kerenan yg aslinya lho mas

  2. @ Satria
    Wah…mzbro jebule udah nyoba to. Gimana tenaganya?? terasa beda nggak sama P200 bro??
    @ Angga
    Belum monoshock aja bro yang saya kurang sreg….

  3. beda mas,hentakannya kaya p135 galak putaran bawahnya…cuma sayang treknya kecil trus hujan saya jd kurang puas…jdnya saya belum coba rpm tinggi.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama