iklan iwb

Brother…..soft launching betik Yamaha sudah dilakukan. Bersama Jorge Lorenzo kemarin diKasuari Lounge, JCC Jakarta secara resmi Lexam dirilis bersama  para petinggi pabrikan garputala pak Dion, pak Paulus dll. Lewat artikel sebelumnya akhirnya banderol harga yang diatas kompetitor juga terbukti. Eiitt…tapi jangan meradang dulu. Menurut klaim motor ini memang beda dari kompetitor. Seperti apa sih…??

Gara-gara modem jebol, updating kabar dari JCC harus pending satu hari. Tapi its oke.…kali ini kita akan kupas sedikit lebih dekat tentang siLexam. Mulai dari harga dulu…..Yamaha dengan percaya diri menjual betiknya dikisaran 16,4juta. Sungguh harga yang fantastik jika kita melirik Honda Revo matic. Tapi dengan diplomatis pabrikan garputala mengatakan target market Lexam memang diperuntukkan buat kalangan ekskutif. Issue dilarangnya mobil memakai BBM bersubsidi dipercaya bakal merubah pola kebiasaan kaum ekskutif muda yang mencari alternatif kendaraan roda dua menggantikan roda empat mereka. Dan Lexamlah jawabannya..!!! motor yang didaulat bakal menjadi alat transportasi handal karena nyaman, minim getaran dan mudah dikendarai dipercaya bakal bisa memuaskan sipemakai. Apalagi teknologi baru yang dinamakan YCAT (Yamaha Compact Automatic Transmission) layaknya T-Max dibenamkan padanya. Fungsinya..?? minimize vibrasi dan membuat mesin lebih awet. Hanya itu..?? tidak brother. Lexam juga menggunakan V-belt (racing type) dengan ukuran lebih pendek sehingga accelerasi dijamin makin galak. Makanya jangan heran jika performa dan  durability Lexam bakal diatas kompetitor ( Average use penggantian mencapai 40ribu km – klaim pabrikan). Sisi keunggulan lain betik dibanding matic adalah ground clearance yang tinggi plus wheel base lebih panjang…so ini artinya kelelahan akibat berkendara jarak jauh yang sering ditemui pada matic tidak akan kita dapatkan diLexam…sebagai generasi betik.  Yang kedua dari segi fitur juga telah dilengkapi shutter magnet key dan rear brake lock…..parking safety purposes. Lewat slogan Yamaha Lexam “Live The Difference” pabrikan garputala mematok target penjualan dikisaran 1500-2000 unit dalam satu bulan….

Jika kita memperhatikan semua informasi diatas, jelas Lexam diposisikan sebagai motor premium. Pricing yang setara dengan new MX bakal mempersempit market sibetik. Coba tanya saja pada para biker muda seandainya mereka mengantongi doku 16,4juta…mana yang dipilih antara bebek 5 speed MX dibandingkan Lexam..?? kita yakin bebek underbonelah yang dipilih. Sekali lagi…Yamaha pastinya sudah mempertimbangkan untung ruginya memposisikan Lexam dilevel sekarang. Seperti yang pak Paulus bilang ” siapa menyangka matic akan sebooming seperti sekarang……maka dari itu kami optimis bahwa betik juga bakal bisa diterima masyarakat!!”. Yup….semua memang kudu dibuktikan dulu. Lewat kelebihan yang ditawarkan bisa jadi Lexam mencuri hati masyarakat. Jujur…betik Lexam dari sisi desain memang ciamik. DNA body hampir mirip dengan Jupiter MX. Satu lagi yang bikin nggak “kuku”…..rear lamp design berbentuk horizontal. Mengingatkan kita akan lampu motor modern yang tanpa kompromi…..uniknya menjadikan kuda besi  malah menjadi enak dipandang mata. Terakhir….berikut saya upload foto Lexam dari semua angle supaya brother sedikit tidaknya mempunyai bayangan seperti apa betik Yamaha ini. Setelah itu monggo dishare pendapat sampeyan semua. Ocreee…..(iwb)

iklan iwb
iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

35 COMMENTS

  1. @ Xiank
    Monggo mzbro…
    @ Caspro & nick69
    Desain kalau dilihat secara asli lebih keren ketimbang gambar. Cuma ya itu tadi….kudu merogoh kocek lebih dalam mzbro….

  2. wah emang pantas dihargai segitu…sebanding sama modelnya…
    thanks info n pictnya bro…lengkap bnget :mrgreen:

    @bennythegareng
    apanya yang pembdohan otomotif bro ?
    jngan asal ngomong deh…anda kali yang bodoh sok ngomong pembodohan….

  3. Yang di garasinya cuma ada R2 gak usah ngotot. Kata YMKI motor ini nyasar konsumen R4 !!! Ya udah kalo begithoo… (Dasar, yang pasarnya sempit dikasih Lexam. Sedangkan retromania yang ngarep Fino malah gak dikasih-kasih…) TERLALU !

  4. aneh liat manuver yamaha. hanya dengan target penjualan 2000 unit/bulan saja mereka berani bermain d segmen yg belum jelas pangsar pasarnya. sedangkan untuk skutik retro yang memiliki potensi pasar yang jauh lebih besar, yamaha ogah2an nelorin produknya (fino, fiore).
    bisa jadi ini salah satu indikasi yamaha akan sulit bersaing dg kompetitor d tahun ini. cmiw…

  5. haiyah masih pake ac alam alias air-cooler, speedomeer masih anal ok, kayaknya juga masih pake bohlam pijar weleh2 apanya yg dijual ?? kyknya cuma lorenzo nya doang, makan tuh model tampang. masih bagusan supra gw huhuhu 😛

  6. Paulus S Firmanto, GM Promotion & Motor Sport Division, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia dengan sigap menjawab. “Yamaha Lexam bukan ngomongin hemat bahan bakar,” ungkapnya.

    “Kita tidak menjanjikan konsumsi bahan bakar dan kecepatan pada Yamaha Lexam. Tapi kami menjanjikan kepraktisan dalam berkendara dan solusi kemacetan. Karena target konsumen kita adalah “four wheeler” yang mencari solusi transportasi di tengah kemacetan,” jelasnya.

    ==========================================================

    ANEH YA BRO, MOSOK UDAH GAK IRIT MASIH AJA GAK BISA KENCENG.
    TRUS BENSINNYA BUAT APA AJA??

  7. BTW kompresi yamaha lexam brp ya, wah klo tinggi mau gak mau pertamax pdhl matic rata2 borosnya kek gitu, Mending Supra/Mio wae klo gue cz kompresi rendah ,jaman skr pertamax lagi naik trus ‘mumet tenan’.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here