iklan iwb
iklan iwb

Pertanyaan ini dilontarkan banyak teman kantor. Maklum buat ukuran motor lansiran 2002…siMegy termasuk tinggi dihargai oleh dealer. Rata-rata seperti tidak percaya atas informasi yang saya berikan. Sampai bengong….dan dikira ngibul. Walah…emangnya kenapa sih..????

Dari baru motor keluaran Honda ini hanya bertahan 6 bulan sebelum striping asli berwarna oranye dipadu kuning saya tutup scotlite hitam. Jujur…saya pribadi paling suka warna minimalis jadi black colour yang identik dengan aura garang membikin saya tidak betah atas striping bawaan pabrik. Mau dikeletek…sayang lawong harga striping satu set hampir 200ribu. Namun kalau lagi kangen baru scotlite saya buka sesekali supaya orang jadi pangling. Dan…berhasil karena teman kantor yang rata-rata bapak-bapak (emangnya saya bukan bapak 😆 ) menganggap striping betul-betul anyar beli dari AHASS. Dilalah tindakan ini membawa berkah tersendiri waktu motor dijual. Ketika dibuka……striping asli wis jan mulussssss tenan.   Hanya cek mesin sekilas tanpa banyak tetek bengek ditawar 7 juta. Deal akhir diangka 7,250juta….motor akhirnya sold. Lho memang harusnya berapa??…

DiJakarta Megapro lansiran 2002 maksimal bisa dijual hanya dikisaran 6juta….sudah mentok. Jangankan yang 2002, Megapro tahun 2005 saja paling 6,5juta….itu berdasarkan berbagai informasi teman yang berkecimpung didunia makelar roda dua. Lebih dari itu berat…soalnya makelar tentunya juga ambil untung. So pada kasus Megy saya beberapa poin yang membikin kuda besi ini mempunyai value tinggi yaitu :

iklan iwb

1. Kondisi chasing masih mulus tanpa ada bekas jatuh

2. Warna striping seperti motor baru alias tidak pudar termakan umur. Hal ini sering kita jumpai pada striping yang tidak ditutup apapun. Kendati tidak ada tanda scratch atau gores namun akibat panas dan hujan tone colour biasanya sudah berubah buram.

3. Chasing tidak ada getar ketika mesin digeber. Berarti komponen karet peredam masih dalam kondisi bagus (padahal sudah dijejalin sama potongan karet ban xixixixi….)

4. Speedometer mulus dan panel dalam dashboard putih bersih (lawong dari baru saya copot speedometernya).

5. Mesin prima. Akan kelihatan ketika digeber pada rpm tinggi….teriakan mesin bisa maksimal tanpa ada gejala brebet. Ketika kembali keidle mesin terdengar halus (servis rutin…setidaknya sebulan sekali oli mesin ganti)

6. Secara garis besar akan dicek alat pengereman mulai dari kampas, hingga karet bundar yang ada dimotor. Ketika ban brother sudah tipis…hal itu akan berpengaruh terhadap harga jual.

7. Pajak motor juga menjadi pertimbangan pembeli.

8. Selebihnya monggo dilengkapi sendiri.

Jadi semua berdasarkan kondisi tunggangan juga. Maka dari itu sayangi motor seperti kita menyayangi pasangan. Jangan kalah sama Valentino Rossi yang rela mencium Yamaha M1 nya ketika berpisah. So kenapa Megy lawas saya bisa terjual tinggi??…karena saya pikir perhatian dan perawatan yang tuluslah sumber semuanya. Ya nggak bro…….(iw/6/12/2010)

iklan iwb
Previous articleTingkah laku hewan koq makin nyleneh. Fenomena apa ini??
Next articleWahai para biker…sabarlah untuk menunggu new CBR150!!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!