Brother…banyak sekali pertanyaan tentang konsumsi bahan bakar sigambot. Karena hal itulah saya berinisiatif untuk mengukur seberapa boros motorsport lansiran Yamaha ini. Walau mungkin tidak terlalu akurat disebabkan hanya mengandalkan indikator  speedometer bahan bakar, namun setidaknya bisa dijadikan gambaran bagi para biker yang penasaran akan tingkat kerakusannya……

Cara yang saya pakai cukup sederhana. Pada Byson ketika indikator bensin tinggal satu strip maka sinyal akan berkedip disaat itulah saya langsung isi pertamax 50ribu dan menulis angka kilometer. Tercatat odometer menunjukkan jarak tempuh 1,122km. Untuk saat ini satu liter pertamax harga 6600 rupiah. Otomatis tunggangan mendapatkan asupan sebanyak 7,57liter. Testing dimulai. Seperti biasa tunggangan diajak beraktifitas menembus kemacetan ibukota…jalan bervariasi kecepatan sedang hingga tinggi. Cara berkendara biasa saja alias tidak pecicilan. Buka gas ngurut tanpa betot seenak udele dewe.  Yah…intinya jalan santai saja. Hari dan waktu berjalan…..dan pas pada hari kelima saat pulang kerja….indikator bensin berkedip-kedip menandakan bensin tinggal satu bar. Disaat itulah kembali langsung saya catat odometer. Angka menunjukkan jarak tempuh 1,458km. Nah dari data ini kita bisa langsung olah dengan hitungan sederhana yaitu…

1458 – 1122 = 336 (km)/7,57 (liter) = 44km.

Jadi  dalam testing, 1 liter bensin pertamax mampu digunakan sigambot untuk menempuh jarak 44km. Tentu hasil tersebut tidak mutlak dikarenakan tiap gaya berkendara masing-masing orang berbeda. Karena saya yakin 1000% kalau biker memperlakukan motor geber-geber gas maka bakal lebih boros . Apakah bisa lebih irit?? saya optimis bisa jika route melalui jalan bebas hambatan tidak macet seperti Jakarta. Gimana bro….nggak terlalu boroskan?? (iw/12/11/2010)

Advertisements