iklan iwb
iklan iwb

Setelah melihat secara langsung penampakan Honda CBR250r, maka bisa dibilang design motor Honda ini memang yahud. Akan tetapi banyak yang ragu akan kekuatannya dalam merontokkan kedigdayaan Ninja 250r. Lho koq bisa…??

Sebelumnya pernah kita ulas perbedaan antara mesin Ninja 250r vs CBR 250r. Sudah jelas dilihat dari segi apapun memang Ninja dipastikan lebih superior ketimbang CBR. Apalagi performa mesin satu silinder kubikasi 250 dari Honda ini ternyata hanya mampu meraih top speed 147km/jam ketika dilakukan test diThailand kemarin. Memang semua tergantung kondisi sirkuit. Hanya saja kalau boleh jujur performa yang ditunjukkan CBR 250r tidak terlalu istimewa jika dibandingkan kompetitor. Geng ijo dengan mesin pararelnya sangat gampang meraih 160km-170km/jam pada sirkuit pendek sekalipun. Ya iyalah…..malu dong kalau mesin dua silinder kalah dengan satu silinder. Jadi memang serasa tidak fair jika membandingkan kedua mesin secara head to head standart pabrikan……

Sssttt…tapi jangan senang dulu buat kubu Kawasaki. Sudah bukan rahasia umum bahwa pabrikan berlogo sayap mengepak mempunyai banyak konsumen yang loyal terhadapnya. Mau dikemas seperti apapun Honda tetap yang terbaik….itulah prinsip mereka. Apalagi CBR250 design begitu fresh. Tercatat beberapa perbedaan mencolok disematkan pada sang maestro dibanding Ninin. Yaitu semi digital speedometer dan antilock brake System (ABS). Dua hal ini bisa menjadi Strength factor sebab Ninja 250r hanya dibekali Speedometer analog serta rem cakram biasa.   Apakah ini berarti eksistensi Ninja 250r bakal terancam karena faktor tadi..?? bisa jadi. Soalnya sudah menjadi hal yang lazim bahwa barang baru akan lebih laris ketimbang yang lama. Lha terus kepriye dengan kalahnya performa CBR 250r ??…apa yang harus dilakukan Honda untuk menutupi kekurangan tadi??…Nah ini yang menarik. Honda harus tahu bahwa pada segmen tersebut konsumen merupakan biker yang cukup smart. Porsi kue yang kecil berisi orang-orang yang lebih mengedepankan style, performa dan gengsi. Ingat…rata-rata motor pada rentang harga diatas 40 jutaan bukan berfungsi sebagai motor harian. Namun lebih condong ke additional bike…alias motor kedua. Jadi kalau tongkrongan keren tapi larinya dikepretin sama kompetitor….ya bakal mikir yang mau beli. Terus apa dong solusinya..??

iklan iwb

AHM harus berani menekan harga banderol dibawah Ninja 250r. Semakin jauh semakin baik. Karena disinilah senjata ampuh untuk menjegal eksistensi Ninja 250r. Lha kepriye seandainya harga sami mawon dengan Ninin??…hhmmm kalau menurut pandangan saya abot bro. Berat….lha koq bisa?? sok tahu banget nih yang bikin artikel. Eitt tunggu dulu. Jangan ngamuk dong. Semua pasti ada alasannya. Gini….saya coba melakukan survei kecil-kecilan terhadap kedua produk ini. Nggak usah seluruh Indonesia….mereka adalah teman-teman kantor dan biker kenalan. Ketika disodorin gambar CBR250r…..satu kata yang diucapkan ” wah keren bro…” kompak tanpa ada koma sama sekali. Ditanya lagi pilih mana sama Ninja 250r..?? rata-rata langsung bilang..”  sama-sama keren sih, tapi mending CBR habis modelnya baru…” sekali lagi kompak tanpa koma. Tapi setelah saya terangkan lebih jauh tentang semuanya termasuk spek mesin, mayoritas langsung ragu dan jawabannya mengagetkan…bahwa jika harga sama atau beda dikit pilihan ke Ninja 250r. Namun kalau harga jauh lebih murah maka CBR 250r yang bakal dipinang. Tentu saja survei kecil-kecilan ini tidak serta merta bisa menginterpretasikan keadaan market dilapangan, namun setidaknya bisa menjadi gambaran pola pikir konsumen tanah air. Entahlah…..semua tergantung strategi. Dan biarlah waktu yang akan menjawabnya. Btw…kalau menurut brother sendiri jika harga sama mana yang dipilih antara Kawasaki Ninja 250r atau Honda CBR 250r..??? monggo dishare….(iw/7/11/2010)

 

iklan iwb
Previous articleWowww….Pulsar orange colour akan segera dipasarkan!!!
Next articleModifikasi New Megapro….terinspirasi CB1000r. Hasilnya Mantap!!..
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!