iklan iwb
iklan iwb

Akhirnya STNK sikebo biru sudah datang. Langsung pasang plat nomor orisinil dan ngacir kejalan raya dengan tenang. Maklum rasa penasaran potensi motor gambot Yamaha ini belum sepenuhnya tereksplorasi…….

Berangkat pagi menuju keJakarta berbekal doa dari rumah supaya tidak hujan…plus diberi keselamatan tentunya. Oh ya…kini tunggangan anyar telah tembus 511km. tidak terasa mengingat baru seminggu dipakai Jakarta-Depok. Setelah satu minggu berikut kesan-kesan saya ketika nyemplak Byson :

1. Suspensi agak keras jika dibandingkan dengan Megapro atau Tiger sekalipun. Kelebihan tidak terlalu empuk ketika buat rebah sangat stabil. Walau gambot manuver enteng dilakukan. Test dengan cara  zig zag tidak ada gejala limbung atau oversteering. Namun dengan kondisi ini sedikit mengurangi kenyamanan ketika kita berjalan melewati jalan beton (Bisa jadi ban tubeless terlalu keras)…dijamin perut yang buncit jadi langsing karena goncangan kecil yang dirasakan.

iklan iwb

2. Konsumsi bensin sejauh ini belum test secara akurat. Namun berdasarkan feeling tidak terlalu boros tapi juga tidak terlalu irit. Berkisar 1:45. Tentu saja tergantung gaya berkendara juga. Bar bensin akan cepat turun jika kita sering betot gas.

3. Ergonomi berkendara buat jarak jauh cukup nyaman. Namun ketika jalanan macet tidak terlalu lincah untuk nyelap nyelip akibat stangnya yang lebar (Ya iyalah nyamainnya sama Megapro lawas yang stangnya mungil xixixixi…)

4. Karakter mesin sangat smooth. Perpindahan gigi halus serta nyaman. Ternyata penambahan sistem tuas pada perseneling buat injak tumit dari YMKI membantu sangat signifikan. Kendati sebagian orang mencibir sistem tersebut karena merusak penampilan gen FZ16 ini, pada faktanya mampu merubah pandangan saya secara pribadi ketika menungganginya. Iseng-iseng nyoba dengan sistem cungkil kaki…menyiksa bro. So good job buat YMKI….

5. Accelerasi…..nih dia. Pasti menarik buat para speed freak. Byson ternyata powerfull dirpm awal hingga 5500 saja. Namun ketika sudah menggapai diatas itu pergerakan terbilang lemot. Sangat terasa tendangan torsi kedodoran akibat ban yang besar. Khusus untuk gigi 2 – 3 kurang bertaji. Powerband terasa sempit. Yang paling mantep adalah gigi lima. Pada final gear inilah terasa kenaikan mesin bisa disumberdayakan secara signifikan. Sayang sejauh ini kecepatan hanya bisa dikembangkan hingga 91km karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan…..ramai bro, ngeri.  Terus apa kesimpulannya..??

saya tidak rekomendasikan buat biker yang suka geber-geberan. Karakter mesin Byson bisa saya bilang “ngayun” dengan kata lain hentakan awal mesin kurang.  Tapi beda cerita ketika sudah jalan sangat comfort dan mesin halus. Lho koq bisa begitu..? analisa mengarah pada ukuran ban yang besar serta penyekat (Catalic Converter) yang kelewat gede pada knalpotnya. Byson cocok buat touring jarak jauh yang mengutamakan kenyamanan, kestabilan handling serta mesin yang minim vibrasi. Apa yang saya uraikan diatas dalam kondisi standart pabrikan. Jika dioprek akan beda ceritanya. So monggo disimpulkan. Semoga bisa menjadi bahan referensi…….(iw/23/10/2010)

iklan iwb
Previous articleDucati tidak punya uang..????
Next articleNew Honda CBR150r juga akan launching diIndia..???
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!