iklan iwb

Tontonan dimotegi kemarin sepertinya bakal tidak kita jumpai lagi dirace berikutnya. Ditengarai atas manuver-manuver yang membahayakan Lorenzo dari Rossi kini manajer Rossi Lin Jarvis mendapatkan mandat terselubung supaya disampaikan keRossi….

Bagi Yamaha Rossi dianggap terlalu agresive sehingga membahayakan posisi Lorenzo sebagai rider utama yang diharapkan memberikan juara dunia. Saat ini indikasi kuat? mengatakan bahwa Yamaha pusat telah memberikan alert bagi Rossi dan timnya supaya tidak menjadi batu pengganjal buat Lorenzo. Tentu saja sinyalemen ini mengagetkan The Doctor yang merasa apa yang telah dilakukannya dalam koridor racing secara bersih. Apalagi semuanya berjalan sangat baik hingga Lorenzo masuk kePit dengan tenang seolah tanpa ada masalah apapun namun ternyata Lorenzo berubah pikiran dengan mengadukan manuver-manuver Rossi ke Bos Yamaha. Seperti yang dilansir oleh autosport.com ” Memang manuver dia tidak cukup untuk mendapatkan hukuman dari steward, tapi dia betul-betul sudah melampui batas. Yang mana..?? ketika dia menyalipku, seolah-olah ingin mendorongku keluar dari sirkuit. Perilaku ini sudah ditunjukkan olehnya keGibernau dan Stoner, tapi aku tidak ingin seperti mereka. Seandainya aku harus bertarung berdua setelah aku memenangkan kejuaraan dunia ini, aku akan layani dengan gayanya. Ketika ditanya kenapa dia harus complaint masalah kecil ini keBos Yamaha? dia beralasan ” Ya….karena aku membalap untuk kejuaraan dunia rider dan konstruktor. Sebuah kecelakaan diantara kami akan sangat beresiko karena akan menjadi hadiah buat Ducati dan Honda merebut posisiku..” sergah Lorenzo ketika diwawancarai Gazetta Dello. Rossi sendiri mengaku kaget atas reaksi Lorenzo..” Aku terkejut dengan reaksi Jorge. Tenang diakhir, dan kemudian berubah pikiran. Aku tidak tahu mengapa..” ujar Rossi. Dia menambahkan ” Jorge mengatakan? bahwa dia ingin membalap dengan aku sampai lap terakhir. Dan inilah balap sampai lap terakhir. Kita saling menyalip beberapa kali sampai sedikit bersentuhan. Dan itu bagus khususnya buat aku karena aku finish didepannya. Pada kasus Jorge kemarin motor kita memang sangat berdekatan karena tidak ada ruang ketika dua motor sama-sama menikung. Selamat buat dia karena membalap dengan agresife pula. Namun bagiku gerakan menyalip tikungan terakhir merupakan kemenangan sesungguhnya, bukan karena posisi podium tiga…” ujarnya.

Tak ayal kejadian Motegi membuat Yamaha Pusat memanggil Lin Jarvis supaya bisa mengingatkan Rossi agar kedepan tidak terulang lagi. ” Lorenzo tidak ingin ada hukuman buat Rossi. Tapi dia complaint atas tindakan Rossi dan kami setuju akan hal itu jangan sampai terulang lagi kedepannya . Melihat pembalap satu tim bertarung secara agresif khususnya dengan kondisi perebutan juara dunia seperti saat ini. Jujur jantung saya berdegup kencang saat race berlangsung. Furusawa akan berbicara dengan Rossi tentang masalah ini. Kita tidak memberikan tim order namun kami ingin bertarung dengan sikap saling menghormati. Rossi tahu? Lorenzo belum menjadi juara dunia, dan kami peduli akan hal itu” ungkap Lin Jarvis. So bisa dipastikan agresifitas Rossi musim 2010? bakal dikebiri. Jika ini benar adanya, kita akan disuguhi balapan monoton seperti? Stoner atau Pedrosa yang selalu ngacir duluan tanpa adanya adegan saling menyalip seperti yang Rossi tunjukkan.? Bagaimana menurut brothers semua…..(iw/05/10/2010)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!