iklan iwb
iklan iwb

Bukan padepokan gunung lawu atau cerita saur sepuh. Padepokan disini adalah gaya riding dimotegi kemarin. Sikribo beberapa kali tertangkapa kamera menurunkan kaki ketika hard braking persis seperti yang dilakukan The Doctor. Yup….Simoncelli tertangkap basah nyontek gaya Rossi yang agak nyleneh. Wah jangan-jangan emang bener nih berdua satu padepokan…..

Gaya Rossi menurunkan kaki memang menjadi bahasan topik hangat disejumlah media online tanah air. Bahkan kalau brother jeli nimbrung diforum-forum otomotif luar negeri, kebiasaan Rossi menurunkan kaki juga menjadi perhatian para fans Motogp. Why Rossi stick out the Leg? atau why Rossi hang out his leg while hard braking?….pertanyaan-pertanyaan itu umum dilontarkan oleh mereka. Riding style Rossi ini baru muncul 2 tahun terakhir ketika motor berkubikasi 800cc. Ketika era 990cc Rossi tidak pernah melakukannya. Waktu itu doi terkenal dengan gaya sliding (masih ingatkan bro ketika nyemplak Honda RCV211v atau Yamaha M1 990) bagaimana ban Michelin dibuat ngebul olehnya. Menurut Mike Doohan dengan gaya tersebut Rossi berhasil memangkas sepersekian ratus detik lebih cepat ketimbang menikung dengan gaya biasa. Namun hal ini tidak bisa lagi dilakukan ketika mesin downgrade kubikasi menjadi 800cc karena  less power jika dibandingkan mesin 990cc. Pada mesin 800cc tikungan menjadi kunci utama dalam memaksimalkan potensi tunggangan. Namun dasar the Doctor….berbagai eksperimen dilakukan untuk menutupi kelemahan mesin 800cc. Sehingga disinyalir gaya menurunkan kaki inilah yang kini dirasa menguntungkan buat doi.

Semua tentu ada alasannya. Walau ketika wawancara Rossi mengungkapkan bahwa hal itu hanya buat keseimbangan namun menurut para pakar  gaya tersebut adalah cara smart untuk mengalihkan tekanan pusat gravitasi (center gravity). Ketika motor dari kecepatan 300km/jam kemudian dilakukan pengereman kuat, dorongan gravitasi akan terlontar kedepan. Nah…dengan cara menggantung kaki otomatis dorongan center gravity akan terpecah mengikuti turunnya posisi kaki sehingga motor akan lebih mudah dibelokkan. Dibutuhkan konsentrasi serta kontrol yang prima supaya bekerja sesuai  keinginan.  Tidak heran kalau Rossi sangat kuat dalam hal late braking ketimbang rival-rivalnya. Jadi kasarannya Rossi bisa dikatakan nyolong waktu seperkian ratus detik dengan cara mengerem motor setelah sangat dekat tikungan. Entahlah…apakah benar hal tersebut mengingat semua hanya analisa belaka. Namun terbukti banyak rider lain yang kini mencontek gaya Rossi  tersebut. Tercatat Pedrosa, Stoner serta Lorenzo pernah melakukannya. Dan kini sikribo diam-diam menjadi pengikut The Doctor juga ketika diMotegi. Sempat ditangkap kamera berkali-kali doi menurunkan kakinya yang panjang ketika membelok. Jadi benar dong bahwa mereka adalah satu perguruan..? bisa jadi tapi yang pasti The Doctorlah gurunya jika memang itu benar adanya. Gimana menurut brother…..(iw/5/10/2010)

iklan iwb

iklan iwb
Previous articleEdannnnnn Bajaj Pulsar 180 UG4 turun harga Bro..!!!
Next articleYamaha mencak-mencak atas ulah Rossi diMotegi..!!
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!