iklan iwb
iklan iwb

Sedikit bingung sebenarnya kalau mau membahas tentang pabrikan satu ini.  Jujur bener-bener nggak ada greget sama sekali. Sepi inovasi, motivasi serta gebrakan siknifikan. Gimana nggak, dari segala produk yang ditawarkannya tidak mampu membikin konsumen ngiler. Hanya Satria FU150 saja saat ini yang penjualannya masih cukup menggembirakan….lainnya mlempem. Tapi koq bisa tetap adem ayem yah..??

Masih teringat jaman 1990an bagaimana Suzuki sempat merajai motor 2tak tanah air. Mesinnya yang terkenal lebih bandel dari Yamaha tak ayal membikin semua konsumen menjatuhkan pilihannya ke pabrikan berlambang S. Kalau brother tinggal dikampung atau kota kecil tidak susah melihat Suzuki Crystal  atau RC100 berseliweran. Populasinya bisa dibilang jempolan. Hingga Yamaha mengeluarkan FIZ-R motor bebek 2 tak hasil upgrade dari Force-one. Knalpot model racing plus cast wheel. Suzukipun dengan cepat bereaksi mengeluarkan produk tandingan yaitu Suzuki Crystal tune dengan modifikasi mirip layaknya FIZ-R tapi minus pelk palang. Mesin 2 taknya lumayan tahan panas. Jika brother menggunakan Yamaha buat bepergian jarak jauh, dipastikan wajib bagi brother untuk sering berhenti supaya mesin tidak overheat jika tidak ingin tiba-tiba mesin motor mati dijalan. Namun hal ini jarang kita temui pada Suzuki Cystal. Tercatat awal 90an Suzuki telah mengeluarkan setidaknya 5 varian itik yaitu Suzuki RC100, Crystal, Crystal tune, Tornado, Satria 120. Sementara produk sportnya juga mendulang kesuksesan terutama Suzuki RGR-150ss. Sayang setelah menginjak tahun 2000an inovasi Suzuki makin luntur. Apalagi setelah sukses shogun 110 ternyata tidak diikuti oleh para penggantinya. Ditambah gagal totalnya bebek Suzuki Arashi dikancah penjualan tanah air……Suzuki pelan tapi pasti market share makin turun. Tercatat tahun 2009 grup Indomobil tersebut hanya mampu mencaplok market share roda dua nasional sebesar 7%. Pencapaian ini ternyata tidak serta merta memotivasi pabrikan tersebut untuk segera membenahi kekurangan yang ada. Malah kabar terbaru  produksi Suzuki Thunder 125 akan dihentikan pada tahun 2010. Hal ini ditengarai makin merosotnya penjualan siThundie. Strong point sebagai produk motorsport dengan harga terjangkau kini harus berbagi dengan  pabrikan India lewat Pulsar135, Pulsar 180 dan TVS RTR160. Saat ini rata-rata penjualan hanya mampu dikisaran 26ribuan. Sangat jauh dibanding awal-awal launching (2004) tembus 100ribuan unit perbulan. Terus ada penggantinya nggak yah siThundie??…masih tarik ulur alias ragu. Self confidence crisis seperti telah melanda para petinggi Suzuki. Walah….piye to iki Suzuki? masak kalah sama Bajaj serta Minerva?? modal gede tapi miskin inovasi…….

Sadar atau tidak…..ada ketidak beresan didalam tubuh Indomobil grup roda dua. Dulu ketika tahun 2006, saya sempat bekerja pada salah satu advertising  company yang mempunyai relasi khusus dengan Suzuki Indomobil (waktu itu kita sebagai Advertising Agency Suzuki APV). Berhembus kabar dari internal karyawan Suzuki sendiri, suramnya penjualan serta inovasi tidak lepas dari memblenya manajemen Indomobil. Marketing Manager yang memegang kendali Suzuki roda dua bukanlah orang yang mempunyai kredibilitas dibidangnya. Tetapi diangkat karena faktor nepotisme atau dekat dengan big bos besar.  Dan terbukti…..makin mundur. Hingga saat diambil alih oleh bapak Joko Utomo (dulunya marketing Manager 4 wheels, APV) ternyata belum juga menampakkan perubahan siknifikan. Kini alasan lain mengemuka……terhambatnya gerakan para dedengkot bos lokal akibat tingginya intervensi dari Suzuki Jepang. Entahlah siapa yang benar. Apapun alasannya bisa dibilang kini Suzuki sudah bisa dikatakan mati suri. Jika tidak cepat tersadar…..habis sudah. Jangan sampai memulai dari nol kembali. Sebab bakal banyak menyita biaya dan tenaga. Semoga cepat selesai krisis ditubuhmu Suzuki. Karena inovasimu kami tunggu…(iw/8/8/2010)

iklan iwb
iklan iwb
Previous articleBerikut komentar para pembalap Motogp tentang tragedy Tomizawa….
Next articleMinal Aidzin wal Faidzin…Mohon maaf lahir dan batin…
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!