iklan iwb
iklan iwb

Tiada disangka tiada dinyana kantor kami kedatangan satu orang Jepang bernama Makino san. Orangnya begitu ramah dan lugas serta berwawasan luas. Menurut pengakuan beliau sudah satu tahun tinggal diJakarta dan merupakan kesenangan tersendiri tinggal dikota ramah macam Jakarta. Dan kebetulan ternyata doi orang yang menyukai otomotif khususnya roda dua.

Bak gayung bersambut mulailah kita mengobrol mengenai kendaraan bermotor serta fenomena macetnya lalu lintas Jakarta yang makin menggila. Kebetulan Makino san kerja dihotelier industry sehingga semua informasi serta keterangan dijamin netral. Beliau mengungkapkan keprihatinannya atas semrawutnya kota Jakarta. Disaat itulah beliau membantah kalau penyebab macetnya Jakarta adalah motor. ” That’s totally wrong!” sergahnya tidak setuju akan pendapat itu. Beliau berpendapat biang macet sebenarnya adalah banyaknya mobil pribadi plus kurang disiplinnya para angkutan umum. Sebagai ilustrasi seandainya dalam satu ruas jalan berdesak-desakan tanpa ada mobil didalamnya dijamin tetap akan lancar. Sebagai pembanding diJepang sangat jarang orang memakai mobil dan memilih jalan kaki atau naik kereta api umum karena mahalnya pajak dan harga mobil. Jadi jangan dikira disana mobil murah, walau negara produsen  penghasil mobil harga mobil hampir sama dengan negara kita bahkan bisa dibilang diatasnya. Belum lagi pajak-pajak tetek bengek serta biaya parkir mobil yang mencekik gila-gilaan. alhasil orang enggan beli mobil.

Obrolan berlanjut tentang motor. Ketika saya informasikan kebeliau bahwa diIndonesia market Yamaha saingan dengan Honda, beliau terheran-heran. ” Wow good achievement!” Ujarnya memberikan apresiasi. Padahal menurut beliau Yamaha bukanlah merk prioritas yang dipilih oleh konsumen dinegara Jepang. Khusus untuk motor gede 1000cc yang paling laris adalah dua merk yaitu Honda dan Kawasaki. Sementara Yamaha menjadi pilihan terakhir.  Menurut beliau Yamaha  untuk motor mogenya kurang diminati. Bukannya tidak bagus tapi tren tenaga badak pilihan konsumen disana adalah Honda  atau Kawasaki. Walah…baru tahu. Pantesan penjualan Yamaha diseluruh dunia ngedrop sehingga Yamaha merugi. Dan hanya diIndonesia yang bagus. So dengan realita ini kita patut angkat topi buat YMKI dong ya. Tidak heran Yamaha Jepang meluluskan penyempatan slogan semakin didepan pada Yamaha M1. Lawong penyumbang penjualan terbesar…..kalo YMKI ngambek ogah kerja serius yang pasti Yamaha Corporation yang babar bunyak (babak belur). Ya nggak bro….(Iw/26/07/2010)

iklan iwb
iklan iwb
Previous articlePengaruh usia terhadap prestasi adu kebut motor……ngaruh nggak ya keRossi??
Next articleOalahhh ini to yang namanya Blackberry….
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!