iklan iwb
iklan iwb

Eitt jangan salah bro. Judul diatas bukannya membandingkan dalam hal perfomance motor masing-masing. Tapi lebih sekedar tolak ukur keseriusan dalam menggarap pasar, advertising serta kesediaan jumlah dealer pada dua pabrikan Indihe ini. Karena ternyata Bajaj tidak ada separuhnya sama TVS.  Wah yang bener?? Tapi koq lebih sering lihat Pulsar ya ketimbang TVS dijalanan….

Itu diJabodetabek. Tidak ketika kita keluar dari area Jawa barat. Padahal jika ditanya sama bro-bro penyuka motor produksi India pasti kebanyakan akan pilih Pulsar ketimbang TVS. Cukup dimengerti kalau kita melihat bagaimana Bajaj lebih dulu landing dinegara kita ini dibanding TVS. Hanya sayang ternyata TVS lebih berani ketimbang bajaj. Dengan tekad bulatnya pabrikan tersebut memutuskan diri gabung bersama AISI serta membangun pabrik dengan investasi milyaran rupiah diCikarang. Sementara Bajaj tetap kekeh dengan BU condition belum mau mengikuti jejak TVS. Hal inilah yang kadang membikin banyak orang ragu akan sparepart Bajaj walau sejauh ini kekuatiran tersebut tidak terbukti.

Seperti kemarin ketika melakukan journey diJawa ternyata service center resmi TVS lebih banyak ketimbang Bajaj. Begitupun pulsa dijalanan hampir tidak pernah sekalipun menjumpai Pulsar. Hanya sekali melihat Pulsar UG4 didaerah Kediri Jawa Timur. Disisi lain penampakan TVS RTR 160 lebih sering dibanding Pulsar disana. Agresifitas TVS tidak sampai disitu. Ketika perjalanan dari Tulungagung keKediri banyak sekali umbul-umbul promosi TVS khususnya tipe bebek. Ada discount khusus serta DP ringan. Anehnya dalam perjalanan tersebut saya belum menjumpai satupun entah itu umbul-umbul, billboard ataupun dealer pabrikan berlambang bluetooth…..apa hanya faktor kebetulan saja?? bisa ya bisa tidak.  Analisa ini mungkin ada benarnya karena ketika dicek masing-masing website resminya jumlah dealer TVS ternyata 2 kali lipatnya Bajaj yaitu sekitar 268 dealer sementara Bajaj hanya sekitar 140an (Lebih kurang) seluruh Indonesia. Terbukti……Bajaj masih harus banyak berjuang dan membuktikan keseriusannya jika ingin menjadi pemain besar bersaing dengan pabrikan Jepang. Karena percuma walau punya produk bagus tanpa diimbangi 3Snya secara merata. Dijamin Pulsar bakal makin laris jika hal itu sudah dilakukan……(iw/20/7/2010)

iklan iwb
iklan iwb
Previous articleKok Stoner sewot ama Rossi ya..??
Next articleBagaimana nasib Rossi tanpa Burgess diDucati?..dan bagaimana kans Yamaha sepeninggal Rossi?..
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!