iklan iwb
iklan iwb
I am cominggggg……….dua minggu sudah tidak berkutat melakukan upate blog. Ibarat pengembara perjalanan keluar kota alias boso ndesone pulang kampung sukses dijalanin. Maklum orang perantauan telah tiga tahun lamanya belum melihat kampung halaman. Orang tua sudah “muring-muring” (marah-marah red) dianggap anak durhaka. Padahal tiap saat juga ditelephone. Dilalah banyak sekali informasi yang saya sendiri baru tahu dan akhirnya membikin mata saya terbuka,…..betapa masih mendominasinya merk Honda diluar Jabodetabek.
Suasana lengang dan segar langsung terasa ketika perjalanan sudah keluar dari Cikampek. Kiri kanan persawahan kelihatan luas sekali plus rumah-rumah para penduduk dipinggir jalur pantura membuat hati adem ngeliatnya. Contrast dengan kondisi ibu kota yang carut marut macet sana sini. Perbedaan makin kuat ketika kita memperhatikan motor-motor yang lalu lalang disekitar Jawa Tengah. Mata memperhatikan jalanan yang luas bak lapangan sepak bola. Supra…supra…revo….astrea grand dan Revo lagi. Sementara motor laki yang mendominasi Megapro…GL Max… Megapro…Megapro..Megapro…baru Vixion. Walah….koq Honda…Honda dan Honda lagi. Kelihatan sekali merk Honda masih sangat kuat membumi dimasyarakat kota kecil. Tidak terkecuali ketika menginjakkan kaki dikota buaya Surabaya. Motorsport Megapro begitu mendominasi disana. Jauh sekali dibanding Jabodetabek yang rata-rata Vixioners.Perjalanan tidak hanya berhenti dikota Bonek. Tercatat kota Jember, Jombang, Nganjuk, Kediri dan Tulungagung menjadi route perjalanan yang bisa menjadi bukti kuat bahwa Honda masih menjadi pilihan nomor satu masyarakat Jawa Timur. Apalagi Kawasaki……bisa dikatakan miris dan merana. Kecuali seri Ninja 2tak atau 4taknya sesekali terlihat melintas dijalanan. Tapi jangan tanya bebeknya macam Edge atau Athlete. Bakal susah sekali dijumpai. Mendapatkan kesempatan berbincang dengan salah satu penduduk Tulungagung. Katanya merk bebek yang menjadi favorit orang disana adalah SupraX125 dan Revo. Motor laki adalah Honda Megapro. Khusus untuk matik….score imbang antara Yamaha Mio dan Honda Beat.  Teknologi bukanlah pertimbangan utama bagi mereka. Melainkan harga jual kembali tinggi, gampang perawatan, sparepart murah dan irit tentunya.

Sebagai ATPM memang dilema. Teknologi tinggipun kadang kurang mendapat sambutan hangat. Untuk itulah survei sangat diperlukan buat mengetahui dan mengerti apa keinginan konsumen seluruh Indonesia…..bukan diJabodetabek aja tentunya. Pantesan AHM nggak mau bergeming tetap kekeh dengan mesin  supercub dan GLnya. Dari realita yang  ada saya yakin bahwa penyumbang terbesar penjualan Yamaha atau merk lain nonHonda berada di Jabodetabek. Entahlah…..hanya analisa pribadi saja mengingat tidak ada data hitam putih yang bisa jadi acuan otentik pendapat ini.  Jelas Yamaha tidak boleh lengah sedikitpun……karena musuhnya memang kelas berat alias bukan kacangan. Jadi tetap angkat topi buat prestasi YMKI yang bisa menempel ketat bahkan beberapa kali memukul KO penjualan Honda….(iw/15/7/2010)

iklan iwb
Previous articleMaaf….Blog rehat dulu sekitar dua minggu ya bro or sis….
Next articleNew Megapro September 2010 akan meluncur???….
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!