iklan iwb
iklan iwb

Koq goyang yah…??

Karena udah uzur akhirnya saya memutuskan motor pelk bawaan asli diganti dengan pelk aluminum merk champ. Kenapa memilih Champ selain harga yang terjangkau kebetulan ketika akan meminang merk TK ditoko langganan  stock sedang kosong. Terbujuk rayuan siengkoh diameter depan diganti dengan 17″ dan belakang 18″ karena berdasarkan pengalaman manuver motor akan lebih lincah dan enteng untuk menembus padatnya lalu lintas Jakarta yang makin menggila. Hanya butuh waktu 1 jam pelk baru warna item sudah terpasang. Motor jadi kelihatan lebih galak dan nungging. Mantap….!!

Ketika pertama kali mencoba hati merasa puas. Terasa sekali perbedaan accelerasi motor jika dibandingkan dengan pelk bawaan aslinya. Enteng dan bertenaga. Betul kata si engkoh, manuver motor jadi terasa lebih lincah. oh ya…motor harian saya adalah Honda Megapro keluaran tahun 2002.  Ini adalah motor pertama beli dari hasil keringat sendiri jadi apapun yang terjadi tidak akan pernah saya jual. Dulu beli baru dengan harga 15,1juta bandingkan dengan sekarang yang tembus diatas 20jt. Ckckck…makin edan aja harga motor. Dari pertama beli sampai sekarang tidak pernah rewel, serta tidak pernah sekalipun turun mesin alias belum oversize sama sekali . Walau sudah termasuk manula performa tidak kalah dengan motor-motor keluaran baru sekelasnya. So terlepas dari cerita-cerita minor motor laki keluaran Honda kalau saya ditanya, sebagai motor harian tingkat kepuasan, saya kasih nilai 8,5 karena tidak merepotkan dan bandel. Kembali ketema…..ternyata senangnya hati hanya sebentar. Kombinasi 17″ depan dan 18″  kelemahan baru terasa ketika motor digeber pada kecepatan diatas 90km/jam. Gerak ban depan terasa lebih liar kurang stabil. Tangan harus benar-benar mantap memegang stang karena goyang dikit ban depan akan ikut goyang. Walah….serem bro!!! alih-alih pengen tunggangan lincah malah buah simalakama yang didapat. Dengan kejadian ini patut menjadi pelajaran bahwa pabrikan sudah memperhitungkan sedemikian rupa. Kelincahan manuver memang kita dapat tapi kestabilan pada kecepatan tinggi menjadi tumbal. Pertanyaannya kenapa hal itu tidak berlaku pada Kawasaki Ninja ?? Ninja seperti yang kita tahu dari sananya mempunyai kombinasi 17″ front dan 18″ rear. Pabrikan sudah memperhitungkan hitungan geometri sasis secara detail dan tidak sembarangan. Untuk Ninja pengaplikasian ukuran pelk yang berbeda bukan tanpa tujuan.  Makanya kalau kita baca dibuku panduan selalu ditekankan oleh pabrikan bahwa melakukan modifikasi atau perubahan-perubahan spek dari pabrikan sangat tidak disarankan karena akan akan mengurangi kenyamanan dan safety. Baru nyadar deh hehehe…..(iw/28/02/10)

iklan iwb
iklan iwb
Previous articleWalah….Harga Kawasaki Ninja Naik!!!
Next articleRossi menunggu tantangan berikutnya…..
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!