iklan iwb
iklan iwb

Kencang Mana sih…???

Pertanyaan ini tiba-tiba muncul begitu saja. Dua motorsport berbeda generasi tapi sama-sama 150cc. Siapa yang tidak kenal Suzuki RGR. Pada zaman keemasannya, motor sport keluaran Suzuki ini sempat menjadi idola para speed freak di era 90an sebelum Honda NSR  dan Kawasaki Ninja menggeser dominasinya. Di luncurkan pertama kali oleh Suzuki sekitar tahun 1990/1991. Motor berdaya kuda 26, 5ps dengan berat kosong sangat ringan 99,8kg dalam kondisi standart kecepatan puncak dengan mudah bisa mencapai 176km/jam (Pengalaman pribadi).  Cuma sayang RGR hanya mengandalkan mesin tekhnologi bisa di bilang jadul. Mengandalkan pendingin udara, tanpa fitur-fitur istimewa didalamnya, RGR konsumsi bensin lumayan boros.

Lambat tapi pasti era RGR semakin tergeser oleh eksistensi kompetitornya (Honda NSR dan Kawasaki Ninja). Sparepart yang lumayan mahal serta melemahnya tingkat penjualan memaksa Suzuki menghentikan produksi RGR pada tahun 1999.  Nasib sama menimpa Honda NSR. Kelemahan dari statusnya yg BU membikin puyeng para pemakai motor sport ini kalau terjadi kerusakan dan penggantian part. Praktis hanya Kawasaki Ninja yang menjadi favorit para rider penyuka kecepatan. Sparepartnya yang  terjangkau, serta dukungan penuh dari KMI menjadikan Ninja eksis sampai sekarang.

Kencang manakah sebenarnya Ninja dibandingkan RGR…??? berdasarkan data tehnis ke-2 pabrikan di pastikan Ninja menang dari segi power yang mencapai 30PS sementara RGR hanya 26,5PS. Tapi ternyata tidak ketika di coba di lapangan. Ketika mencoba Ninja L keluaran 2009 sensasi tarikan yang di dapat tidak sedahsyat RGR. Sejujurnya sedikit kecewa karena saya pribadi berharap lebih terhadap si Ninja ini. Kelemahan yang paling mendasar adalah kurangnya tarikan bawah. Tenaga baru terasa nendang ketika rpm menggapai 7000 keatas. Inilah kelebihan superkips yang nyata-nyata sangat membantu Ninja dalam power  & Fuel Efficiency. Kalo di fleshback jaman 90an dulu,  RGR dari tarikan bawah  sampai atas powernya sangat terasa. Hentakan  tolakan gravitasinya mampu memberikan sensasi yg luar biasa, tubuh rider serasa di lempar kebelakang. Banyak segi yang mempengaruhi hal ini. Kemungkinan besar dengan berat kosong RGR yang hanya  99,8kg output tenaga 26,5ps mampu secara murni direalisasikan di lapangan. Bandingkan dengan Ninja-L  yang mencapai 124,5kg. Memang susah untuk membuktikan secara hitam putih karena tidak ada data atau alat  ukur yang bisa di jadikan bukti konkret untuk mendukung pendapat ini. Hanya feeling saja yang di jadikan patokan. Apalagi informasi kencang terdengar bahwa speedometer Ninja versi L/M tidak actual alias maju 5-10 km/jam dari sebenarnya (Pernah di coba dengan speedometer Honda Megapro). Bandingkan dengan RGR yang tidak ada keluhan mengenai hal tsb. Entahlah….

iklan iwb

Tapi di balik itu semua, saat ini Ninja adalah rajanya. Tidak bisa di pungkiri. Fitur yang komplit dengan kecanggihan tehknologi mesin yang di benamkan di dalamnya menjadikan produk yang tidak terkalahkan dalam hal kecepatan. Bandingkan dengan RGR, tentunya jauh dan tidak fair rasanya jika membandingkan dengan Ninja dalam hal fitur. Bagaimana menurut brothers semua……monggo dishare(Iw/4/12/09)

Spesifikasi Suzuki RG-R (150)ss :

MODEL RG-V (SS)
DIMENSION AND DRY MASS L x H x W 680 x 1,970 x 1,120 m.m.
WEIGHT 99.8 kg.
PERFORMANCE
—MAXIMUM H.P. 26.5 PS. at 9,500 RPM.
—MAXIMUM TORQUE 2.1 kg.m. at 8,000 RPM.
ENGINE TYPE 2 stroke, forced air-cooled
FUEL SYSTEM SSS and SIPC
PISTON DISPLACEMENT 147 C.C.
BORE x STROKE 59.0 x 54.0 m.m.
INTAKE SYSTEM Piston and reed valve
STARTET SYSTEM Primary kick
LUBRICATION SYSTEM SUZUKI “CCIS”
TRANSMISSION CLUTCH SYSTEM Wet multi-plate type
TRANSMISSION 6 speed constant mesh
CHASSIS
—FRONT SUSPENSION Telescopic, coil Spring, oil dampened
—REAR SUSPENSION Swinging arm, oil dampened
FRONT TIRE SIZE 2.75 – 18 4PR
REAR TIRE SIZE 3.00 – 18 4PR
FUEL TANK INCLUDING RESERVE 11 liters
CCI ENGINE OIL TANK 1.2 liters

Spesifikasi kawasaki Ninja 150 L/M :

Type : 2-tak,crankcase reedvalve,SuperKIPS,HSAS
Diameter x Langkah : 59,0 x 54,4mm
Sistem Pendinginan : Pendinginan dengan air
Jumlah & Isi Silinder : Satu buah & 148cc
Perbandingan Kompresi : 6,8 : 1
Daya Maksimum : 30,1 KW ( 30,1 PS ) / 10.500 RPM
Torsi Maksimum : 20,5 Nm / 9.500 RPM
Karburator : Keihin PWL 26
Sistem Starter : Kick
Jumlah Transmisi : 6 speed, constant mesh, return shift
Sistem Pelumasan Oli : Oil Injection
Kapasitas Oli Samping : 1 liter
Kapasitas Oli Transmisi/Mesin : 0,87 liter
Knalpot / Muffler : Catalic Converter
Kapasitas Coolant : 1,3 liter
Suspensi Depan : Telescopic Fork Suspension
Suspensi Belakang : Monoshock Suspension
Rem Depan : Twin Pot Disc Brake
Rem Belakang : Twin Pot Disc Brake ( CW ) & Drum Brake ( SW )
Ban Depan : 2,75-17 4PR Tube-type
Ban Belakang : 3,0-18 4PR Tube-type
PanjangxlebarxTinggi : 1955mm x 705mm x 1070mm ( Cast Wheel ) 1955mm x 740mm x 1035mm ( Spoke Wheel )
Tinggi Tempat Duduk : 780mm
Jarak Poros Roda : 1.305mm
Jarak ke tanah : 145mm
Berat : 124,5 kg
Isi tangki bensin : 10,8 liter
Baterai : 12 V 4 Ah

iklan iwb
Previous articleYamaha FZ16 aka Byson
Next articleNew JupiterZ emang cuaakeepppp……
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!